PAMEKASAN, MADURANET – Sebuah rumah terbakar di Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026) malam.
Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Api baru berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 20.00 WIB setelah petugas gabungan bersama warga melakukan pemadaman.
Kasihumas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui seorang saksi yang berada di sekitar lokasi. Seusai melaksanakan shalat Maghrib, saksi mencium bau menyengat seperti kertas terbakar, yang berasal dari dalam rumah milik Rahmad Hidayatullah Razak (45), warga Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
“Tak lama kemudian, terdengar suara kaca pecah disusul kobaran api yang membesar dari dalam rumah,” kata Evan, berdasarkan laporan Kapolsek Pademawu Iptu Sutikno, Jumat (28/8/2026).
Melihat api membesar, lanjut Evan, saksi kemudian meminta pertolongan warga. Warga berupaya memadamkan api sembari menghubungi kepolisian dan pemadam kebakaran.
Petugas dari Polsek Pademawu, Tim Identifikasi Polres Pamekasan, Pemadam Kebakaran, dan PLN kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Evan menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh tindakan pemilik rumah yang membakar sejumlah barang di dalam rumah.
“Pemilik rumah diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa. Namun, kami masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kebakaran,” ujarnya.
Pihaknya menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, pemilik rumah berhasil diselamatkan. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami peristiwa tersebut.
Evan mengimbau masyarakat, guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan tempat tinggal yang memiliki kondisi atau situasi yang membutuhkan penanganan khusus.












