• Terkini
  • Trending
  • Semua

57 CPNS Dilantik Bupati Pamekasan Berpesan Agar Maksimal Layani Masyarakat

2 bulan lalu

74 Koperasi Merah Putih di Pamekasan Siap Beroperasi, 8 Titik Terkendala Lahan

4 jam lalu

Haji Her Tawarkan Diri Carikan Solusi Kasus Perusakan Indomaret di Palengaan

4 jam lalu

Pemkab Pamekasan Perluas Layanan Kependudukan, Warga Pegantenan Tak Perlu Lagi ke Kota

5 jam lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Jembatan Swadaya, Dorong Peningkatan Status Jalan Desa

10 jam lalu

Pemkab Pamekasan Sebut TMMD Percepat Pembangunan Desa

1 hari lalu

Dinsos Pamekasan Optimalkan Pemutakhiran Data Bansos Lewat Desa dan Partisipasi Mandiri

1 hari lalu

TMMD ke-130 di Pamekasan Sasar Pembangunan Jalan hingga Bedah 10 Rumah Warga

1 hari lalu

DPO Kasus Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

2 hari lalu

UHC Prioritas di Pamekasan Kembali Aktif November 2026

2 hari lalu

Rivalitas Joki Sapi Karapan antara Guru dan Murid

3 hari lalu

Tak Mau Dimadu Melaju ke Final Karapan Sapi Piala Presiden 2026

3 hari lalu
AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Oktober 15, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

57 CPNS Dilantik Bupati Pamekasan Berpesan Agar Maksimal Layani Masyarakat

Sebanyak 57 CPNS Pamekasan resmi diangkat menjadi PNS. Selain itu, 64 orang mengikuti pengambilan sumpah/janji PNS, termasuk enam lulusan IPDN.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
24 Agustus 2026
in Pemerintahan
10 0
0
0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta, aparatur sipil negara (ASN) yang baru diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS), tidak menjadikan status kepegawaian sebagai tujuan akhir. Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang nyata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kholilurrahman dalam agenda penyerahan petikan surat keputusan (SK), pengangkatan CPNS daerah menjadi PNS daerah, sekaligus pengambilan sumpah/janji PNS di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (24/8/2026). Sebanyak 57 CPNS hasil rekrutmen 2024 menerima SK pengangkatan PNS, terdiri dari 23 tenaga kesehatan dan 34 tenaga teknis.

Kholilurrahman mengatakan, pengangkatan sebagai PNS membawa tanggung jawab yang lebih besar, karena aparatur tidak hanya bekerja untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga telah menyatakan kesediaan mengabdi kepada negara dan melayani masyarakat.

“Jangan menjadikan status PNS sebagai tujuan akhir. Jadikan status itu sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik kepada nusa, bangsa, dan negara,” kata Kholilurrahman.

Ia mengatakan masyarakat kini memiliki ekspektasi tinggi terhadap pelayanan pemerintah. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, profesional, dan berkeadilan. Karena itu, keberadaan aparatur di tengah masyarakat menjadi penting untuk membangun kepercayaan terhadap pemerintah.

Tidak kupa, Kholilurrahman berpesan, agar PNS baru tidak merasa paling tahu atau paling hebat, setelah memperoleh status dan kewenangan. Mereka diminta terus belajar serta melayani masyarakat dengan hati nurani.

“Jangan pernah merasa bahwa masyarakat adalah pihak yang membutuhkan kepada aparatur. Kita yang diberi amanat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan,Mohamad Alwi, menjelaskan pengambilan sumpah/janji PNS diikuti 64 orang.

Selain 57 CPNS formasi 2024, lajut dia, terdapat satu CPNS formasi 2021 serta enam lulusan IPDN yang sebelumnya telah berstatus PNS dan tinggal menjalani pengambilan sumpah.

“Yang dilantik 57. Yang disumpah 64. Ada enam orang dari STPDN, mereka sudah dilantik menjadi pegawai, tinggal disumpah,” kata Alwi.

Menurut Alwi, satu CPNS formasi 2021 baru menjalani pengangkatan karena sebelumnya terdapat kendala yang perlu diselesaikan, termasuk berkaitan dengan kesehatan.

Sementara enam lulusan IPDN yang mengikuti sumpah di Pamekasan tidak seluruhnya bertugas di lingkungan Pemkab Pamekasan. Mereka hanya menjalani pengambilan sumpah, selanjutnya kembali ke instansi asal.

Tags: ASNBKPSDM PamekasanBupati Pamekasan KholilurrahmanCPNSPelantikan PNS di PamekasanPemkab PamekasanPNS
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version