• Terkini
  • Trending
  • Semua

Muhammadiyah Lapor Balik Ahli Waris ke Polres Pamekasan

1 minggu lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

3 jam lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

1 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

1 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

2 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

2 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

2 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

3 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

3 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

3 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

3 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, September 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Muhammadiyah Lapor Balik Ahli Waris ke Polres Pamekasan

Perselisihan kepemilikan lahan MI dan TK Aisyiyah ABA IV di Jalan Bhayangkara, Pamekasan, berlanjut ke ranah hukum. Muhammadiyah mengadukan unggahan TikTok yang menyebut mereka sebagai mafia tanah.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
27 Agustus 2026
in Hukum, Peristiwa
10 1
0

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pamekasan Azis Ashari (kanan), dan Wakil Pimpinan Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Ainor Ridha, (kiri) saat ditemui di Polres Pamekasan, Kamis (27/8/2026).

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sengketa lahan yang ditempati MI dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IV di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Laden, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berujung saling lapor.

Sehari setelah ahli waris lahan, Sitti Nurul Aini Siska, melaporkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pamekasan Azis Ashari, dan Wakil Pimpinan Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Ainor Ridha, terkait pembukaan gembok pagar sekolah, pihak Muhammadiyah mengambil langkah hukum dengan dimas ke Polres Pamekasan.

Azis dan Ainor mendatangi Polres Pamekasan, Kamis (27/8/2026), untuk mengadukan akun TikTok milik Nurul Siska. Mereka mempersoalkan unggahan yang menyebut Ketua Muhammadiyah, pihak yayasan, kepala sekolah, dan guru sebagai komplotan mafia tanah.

“Kedatangan kami ke Polres Pamekasan dalam rangka mengadukan akun TikTok Nurul Siska. Di TikTok-nya itu mengunggah sesuatu ujaran kebencian, penyebaran berita bohong, dan juga pencemaran nama baik,” kata Wakil Pimpinan Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Ainor Ridha.

Menurut Ainor, unggahan tersebut tidak hanya ditujukan kepada Azis secara pribadi, tetapi juga Muhammadiyah sebagai organisasi. Ia berharap polisi menindaklanjuti laporan tersebut, yang menurutnya mengandung pelanggaran terkait informasi dan transaksi elektronik.

“Unggahan akun TikTok yang bernama Nurul Siska itu menyebutkan bahwa kami ini adalah komplotan mafia tanah. Di situ disebutkan ketua yayasan, guru TK, terus dewan guru dianggap komplotan mafia tanah,” ujarnya.

Terkait sengketa, ia menegaskan, sejak awal Muhammadiyah telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Pihaknya juga mengaku telah beberapa kali mendatangi ahli waris untuk membicarakan sengketa tersebut.

“Sejak awal munculnya persoalan itu sudah kita melakukan langkah-langkah secara kekeluargaan, mendatangi ahli waris, sampai lebih ya berkali-kalilah,” ujarnya.

Bahkan, kata Ainor, setelah ahli waris memasang gembok dan menutup akses masuk sekolah, pihak Muhammadiyah masih berupaya menemui ahli waris sebelum gembok dibuka. Namun, saat itu Nurul Siska tidak ditemui dan pihak Muhammadiyah hanya bertemu suami serta iparnya.

Ainor mengatakan, apabila upaya kekeluargaan tidak menemukan titik temu, pihaknya siap mengikuti proses hukum yang ditempuh ahli waris.

Ia meminta klaim mengenai kepemilikan tanah tidak disampaikan melalui media sosial, melainkan dibuktikan melalui mekanisme hukum.

“Kalau memang mau menempuh jalur hukum, mari kita tempuh mekanisme hukum yang ada. Jangan sampai persoalan ini diframing sebagaimana unggahan itu,” katanya.

Sementara itu, Azis Ashari mengatakan tuduhan sebagai mafia tanah telah mencederai nama baik dirinya dan Muhammadiyah di Pamekasan.

“Saya dan lembaga kita itu disebut sebagai komplotan mafia, komplotan mafia tanah, bahkan kita disebut sebagai mafia tanah berkedok kemaslahatan umat,” kata Azis.

Menurut Azis, bangunan sekolah tersebut telah berdiri selama puluhan tahun. Karena itu, apabila ada pihak yang mengklaim kepemilikan lahan, ia mempersilakan persoalan tersebut diselesaikan melalui mekanisme hukum.

“Kalau seandainya mau melakukan, mengakui, ya harus ditempuh melalui jalur hukum, umpamanya melalui mekanisme perdata dan semacamnya. Ya silakan, kita juga pasti merespons,” katanya.

Sehari sebelumnya, ahli waris lahan melaporkan Azis dan Ainor ke Polres Pamekasan setelah keduanya membuka gembok pagar sekolah yang dipasang ahli waris. Pembukaan gembok itu dilakukan setelah pihak ahli waris menyegel akses sekolah karena mengklaim lahan tersebut sebagai milik keluarganya.

Tags: Ahli waris sengketa lahanMI dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IVMuhammadiyahPimpinan Daerah Muhammadiyah Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version