PAMEKASAN, MADURANET – Sengketa lahan yang ditempati MI dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IV di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Laden, Pamekasan, Jawa Timur, kembali berujung laporan polisi.
Ahli waris lahan, Sitti Nurul Aini Siska, melaporkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pamekasan Azis Ashari dan tim hukum Muhammadiyah Ainor Ridha ke Polres Pamekasan, Rabu (26/8/2026).
Kuasa hukum pelapor, Zaini, mengatakan laporan tersebut berkaitan dengan tindakan membuka gembok pagar sekolah yang sebelumnya dipasang kliennya. Menurut dia, pemasangan gembok merupakan upaya kliennya mempertahankan hak atas tanah yang diklaim sebagai warisan Matirap Sadikin.
“Ini bentuk perlindungan hak oleh klien kami. Apa yang dilakukan klien kami merupakan bentuk mempertahankan hak,” kata Zaini.
Dalam laporan polisi, pihaknya melaporkan dugaan tindak pidana pengrusakan yang disebut terjadi pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Pelapor menyebut gembok pagar dibuka secara paksa menggunakan palu dan besi oleh pihak Muhammadiyah. Kerugian akibat kerusakan gembok dilaporkan sebesar Rp 460.000.
Zaini mengatakan sengketa lahan tersebut telah berlangsung sejak 2023. Ia menyebut surat kuasa mendirikan bangunan yang sebelumnya ditandatangani kliennya pada 18 September 2020 kemudian dicabut pada 14 November 2022 karena dinilai disalahgunakan untuk pengurusan peralihan hak atas tanah. Polisi kini diminta menindaklanjuti laporan tersebut sesuai proses hukum.
Di sisi lain, tim hukum PCM Pamekasan Ainor Ridha menyayangkan laporan tersebut. Ia menilai pemasangan gembok oleh ahli waris sebelumnya merupakan tindakan sepihak yang justru mengganggu kegiatan belajar siswa. Muhammadiyah juga berencana membuat pengaduan masyarakat ke Polres Pamekasan terkait tindakan penyegelan sekolah, yang dinilai mengganggu kepentingan umum.
“Kami juga akan melaporkan terkait pencemaran nama baik oleh Saudara Nurul Siska karena telah memposting di TikTok soal tuduhan mafia tanah,” kata Ainor.
Ia mengatakan pengaduan tersebut rencananya disampaikan ke Polres Pamekasan dalam waktu dekat.












