• Terkini
  • Trending
  • Semua

Warga Desa Ketargenah Pamekasan Krisis Air Bersih, Satu Sumur Diperebutkan Tiga Dusun

2 bulan lalu

DPO Kasus Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

2 jam lalu

UHC Prioritas di Pamekasan Kembali Aktif November 2026

3 jam lalu

Rivalitas Joki Sapi Karapan antara Guru dan Murid

12 jam lalu

Tak Mau Dimadu Melaju ke Final Karapan Sapi Piala Presiden 2026

14 jam lalu
AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

15 jam lalu
Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

15 jam lalu

Siswa MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Pamerkan 18 Karya IPA dari Barang Bekas

1 hari lalu

48 Pasang Sapi di Pamekasan Berebut 6 Tiket Menuju Piala Presiden

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Janjikan Perbaikan Lapangan Karapan Sapi Asem Manis

1 hari lalu

Polisi Selidiki Pemilik Ekskavator Perusak Indomaret di Pamekasan

2 hari lalu

Setengah Abad Hasan Berjualan Topi di Sudut Arek Lancor

3 hari lalu

Polisi Pamekasan Mulai Selidiki Perusakan Indomaret di Palengaan

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Oktober 12, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Warga Desa Ketargenah Pamekasan Krisis Air Bersih, Satu Sumur Diperebutkan Tiga Dusun

Demi kebutuhan air sehari-hari, warga Dusun Tlanduh Desa Ketargenah Selatan rela menempuh jarak 1 kilometer dan mengantre hingga 4 jam di tengah ancaman sumur yang mulai mengering.

oleh Joni Pranata
20 Agustus 2026
in Peristiwa
10 0
0
0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sejumlah warga di Dusun Tlanduh, Desa Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan harus menempuh jarak hingga satu kilometer demi mendapatkan air bersih.

Kondisi tersebut dirasakan warga Dusun Tlanduh I dan Tlanduh II. Mereka mengandalkan satu-satunya sumur yang masih memiliki sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Umayah (58), warga Dusun Tlanduh, mengatakan sumur tersebut menjadi sumber air bagi masyarakat dari tiga dusun di wilayah tersebut selama musim kemarau.

“Masyarakat dari tiga dusun mengambil air dari sumur ini. Hanya ini satu-satunya sumber air yang bisa diandalkan di sini,” ujar Umayah.

Setiap hari, warga datang dengan membawa jeriken maupun wadah air lainnya. Mereka bahkan harus berjalan kaki hingga sekitar satu kilometer untuk mendapatkan air.

“Setiap hari kami rela berjalan kaki sampai satu kilometer untuk mengangkut air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Persoalan tak berhenti pada jarak yang harus ditempuh. Sesampainya di lokasi, warga masih harus mengantri cukup lama untuk mendapatkan giliran menimba air.

Menurut Umayah, antrian bisa berlangsung hingga berjam-jam karena jumlah warga yang membutuhkan air cukup banyak. Sementara sumber air yang tersedia sangat terbatas.

“Sumber mata air di daerah sini hanya satu. Jadi kami harus berbagi dengan masyarakat yang mengambil air. Antriannya bisa sampai satu hingga empat jam,” ungkapnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pamekasan segera memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat. Terlebih, kondisi sumur yang selama ini menjadi tumpuan warga mulai mengalami penyusutan.

“Saya berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah untuk masyarakat di sini. Kondisi air sumur sudah menipis, sementara kebutuhan masyarakat meningkat selama musim kemarau,” harapnya.

Keluhan serupa disampaikan Sri (62), warga Dusun Tlanduh II. Ia mengatakan kesulitan mendapatkan air bersih tersebut telah berlangsung hampir dua bulan.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan air bersih dalam jangka pendek, tetapi juga solusi permanen agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.

“Kondisi seperti ini sudah berlangsung sekitar dua bulan. Kami berharap ada bantuan pengeboran sumber air untuk tiga dusun yang terdampak sebagai solusi jangka panjang,” pungkasnya.

Tags: Air BersihBantuan Air BersihBPBD PamekasanKekeringanPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Joni Pranata

Joni Pranata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version