• Terkini
  • Trending
  • Semua

Enam Tahun Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan Masih Buram

4 bulan lalu

Cek Fakta: Salah, Anggaran Kacang Otok Prokopim Rp 543 Juta

9 jam lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengering di Perbukitan Plakpak Pegantenan

15 jam lalu

Kabar Gembira, Marbot dan Muazin Masjid di Pamekasan Berpeluang Dapat Jaminan Sosial

19 jam lalu

Bupati Pamekasan Ajak Pemuda Berkreasi Melalui Kesenian dan Kebudayaan

20 jam lalu

Haji Her dan Ning Inayah Wahid Hadiri Stand Up Comedy Santri Berbicara di Pamekasan

1 hari lalu

594 Ibu Hamil di Pamekasan Alami Kekurangan Energi Kronis

2 hari lalu

Cek Fakta, Disporapar Pamekasan Tegaskan Anggaran Tisu Rp 2,41 Juta Setahun

2 hari lalu

Pembacaan Puisi Anak Yatim Iringi Pembukaan Traditional Pamekasan Culture

2 hari lalu

Dari Buruh Plafon ke Mimbar Doktor, Perjalanan Elman Duro Melawan Keterbatasan

4 hari lalu

Bupati Minta Pamekasan Tidak Bergantung Pemain Bon-bonan

4 hari lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Oktober 28, 2026
26 °c
Pamekasan
30 ° Kam
30 ° Jum
30 ° Sab
29 ° Ming
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Enam Tahun Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan Masih Buram

Belasan korban kembali mendatangi Polres Pamekasan untuk mempertanyakan perkembangan penanganan perkara yang dilaporkan sejak 2020. Polisi menyatakan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
9 Juli 2026
in Hukum, Peristiwa
10 0
0

Sejumlah korban dugaan penipuan mendatangi Polres Pamekasan, Selasa (7/7/2026).

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan memastikan penanganan dugaan penipuan yang diduga melibatkan mantan pegawai BRI Cabang Pamekasan masih buram. Hingga kini, perkara yang dilaporkan sejak 2020 itu, masih mandeg di penyelidikan.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, menjelaskan bahwa perkara masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut.

“Masih tetap proses penyelidikan,” ujarnya singkat.

Sebelumnya pada Selasa (7/7/2026), sebanyak 17 korban mendatangi Polres Pamekasan untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus yang telah mereka laporkan sejak 8 Juli 2020.

Perwakilan korban, Tofik Hidayat, mengatakan laporan yang telah berjalan selama enam tahun itu belum memberikan kepastian hukum bagi para korban.

“Kami hanya ingin keadilan. Sudah lebih dari enam tahun kami menunggu, tetapi sampai hari ini belum ada kepastian. Kami datang bukan untuk mencari sensasi, melainkan meminta negara hadir memberikan perlindungan kepada korban,” kata Tofik.

Menurut dia, para korban juga mempertanyakan perkembangan upaya kepolisian dalam mencari terduga pelaku, Muhammad Lukman Anizar (MLA), yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2020.

Sebanyak 17 korban mengaku mengalami kerugian dengan total sekitar Rp 7,8 miliar. Mereka menyebut terduga pelaku menawarkan program investasi dengan skema bagi hasil dan lelang yang mengatasnamakan Bank BRI, sehingga korban menyerahkan sejumlah uang.

Korban lainnya, Rudi Hartono, mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 51 juta. Ia berharap proses hukum terhadap perkara tersebut dapat segera dituntaskan.

“Jangan sampai korban terus diminta bersabar, sementara kepastian hukum tidak kunjung datang. Kami hanya ingin kasus ini benar-benar dituntaskan,” kata Rudi.

Berdasarkan data yang diperlihatkan korban, Polres Pamekasan telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor DPO/38/XII/RES.1.11.2020/Satreskrim tertanggal 4 Desember 2020 terhadap Muhammad Lukman Al-Anis (MLA) dan Nizar.

Dalam DPO tersebut, yang bersangkutan diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan, penggelapan, atau kejahatan perbankan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 atau Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 49 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998.

Tags: Dugaan Penipuan BRIEnam tahun DPOKasatreskrim Pamekasanpolres Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version