• Terkini
  • Trending
  • Semua
APMS Demo Desak Pembubaran PT Sumekar Line

APMS Demo Desak Pembubaran PT Sumekar Line

1 tahun lalu

Gagal Tangkap Pengedar Sabu Polres Pamekasan Beralasan Buta Medan

2 jam lalu

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pamekasan Ingatkan Pancasila Harus Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

4 jam lalu

Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir, Pamekasan Cari Bibit Pemain dari Tingkat Kecamatan

17 jam lalu

DPRD Pamekasan Setujui Perubahan APBD 2026

19 jam lalu

Dinkes Pamekasan Jelaskan Kronologi Penanganan Balita MGF Sebelum Meninggal

20 jam lalu

Pasien Puskesmas Bandaran Buang Obat Pemberian Dokter Usai Dirawat

24 jam lalu

DKPP Pamekasan Tuntaskan Bantuan Benih untuk 959 Kelompok Tani

2 hari lalu

Penjaga Sekolah di Pamekasan Diduga Cabuli Siswi SD

2 hari lalu

33 PPPK Paruh Waktu Pamekasan Mengundurkan Diri, Gaji Ada yang Hanya Rp 600.000

2 hari lalu

Dua Camat Klarifikasi Usai Disorot Bupati Pamekasan karena Absen Penutupan MTQ

3 hari lalu

Tim Ombudsman RI Datangi RSUD Smart Pamekasan

3 hari lalu
Bupati Soroti Camat Galis dan Batumarmar Absen di Penutupan MTQ XXXII

Bupati Soroti Camat Galis dan Batumarmar Absen di Penutupan MTQ XXXII

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Oktober 1, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

APMS Demo Desak Pembubaran PT Sumekar Line

Diduga ada benturan kepentingan pejabat, gaji karyawan tertunggak

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 September 2025
in Peristiwa
13 1
0
APMS Demo Desak Pembubaran PT Sumekar Line

Aliansi Penyelamat Masyarakat Sumenep (APMS) berdemontrasi mendesak pembubaran PT Sumekar Line, perusahaan di bawah naungan Pemkab Sumenep, karena sarat kepentingan individu dan membebani keuangan daerah.

0
SHARES
136
VIEWS

SUMENEP, MADURANET – Gelombang kritik terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sumekar Line kembali mencuat. Aliansi Penyelamat Masyarakat Sumenep (APMS) mendesak pembubaran perusahaan pelat merah itu setelah menilai pengelolaannya gagal, sarat konflik kepentingan, dan justru menjadi beban keuangan daerah.

Dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (4/9/2025), koordinator aksi Dedy Wahyudi menyoroti suntikan dana Rp 4 miliar yang diberikan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) kepada PT Sumekar menjelang Pilkada 2024. Dana tersebut disebut tidak tepat sasaran, terlebih perusahaan saat ini disebut tengah sakit kronis.

“Penggelontoran dana ini jelas sarat konflik kepentingan. Yang mengucurkan dana adalah Yayak Nurwahyudi, Kadis Perkimhub sekaligus Komisaris Utama PT Sumekar. Ini bentuk penyalahgunaan wewenang,” tegas Dedy dalam orasi.

Pihaknya menyebut kebijakan itu bertentangan dengan sejumlah aturan. Mereka mengutip UU No. 28 Tahun 1999, tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dari KKN,

“Tidak hanya itu, merka juga melanggar UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan UU Tipikor No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001,“ tegasnya.

Ketiganya menegaskan larangan benturan kepentingan serta ancaman pidana bagi pejabat yang menyalahgunakan kewenangan.

“Dengan posisi ganda yang dipegang Yayak Nurwahyudi, indikasi pelanggaran hukum ini semakin terang,” kata Dedy.

Di sisi lain, PT Sumekar disebut masih menunggak gaji karyawan dan tidak lagi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Ironis sekali. Karyawan tidak digaji, PAD tidak ada, tapi uang rakyat justru dikucurkan,” tambah Dedy.

Dalam aksi tersebut, APMS menyampaikan lima tuntutan utama. Pertama, evaluasi dan penggantian jajaran direksi serta komisaris PT Sumekar. Kedua, Pembubaran PT Sumekar sekaligus penindakan terhadap direksi dan komisaris yang dianggap tidak profesional.

Ketiga, pelunasan tunggakan gaji karyawan. Keempat, penegasan sikap Bupati Sumenep terhadap polemik ini. Kelima, mereka akan mendatangi kediaman pribadi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan menduduki rumahnya, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Setelah satu jam penyampaian orasi, Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, sempat menemui massa. Namun, kehadirannya ditolak. Demonstran menegaskan hanya ingin berdialog langsung dengan bupati.

“Surat kami sudah jelas. Kami akan bertemu bupati, bukan kalian,” pungkas Dedy.

Tags: BUMDBupati SumenepPT Sumekar LineSumenep
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version