• Terkini
  • Trending
  • Semua

Sejumlah Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Rawan Kebakaran saat El Nino

1 hari lalu

Modus Kulakan Solar untuk Ditimbun Polres Pamekasan Ciduk Pria asal Pasean

15 jam lalu

Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

23 jam lalu
Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

2 hari lalu

Lokasi Sekolah Rakyat Pamekasan Mulai Menemukan Titik Terang

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Pesan Jamaah Haji Agar Tidak Ditelantarkan

2 hari lalu

Komisi I DPR RI Cek Stok Beras di Gudang Bulog Madura

2 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Target Semua Karyawan SPPG di PamekasanTerlindungi

3 hari lalu

Peringati Hardiknas Bupati Pamekasan Tekankan Penguatan Karakter dan Sekolah Bebas Perundungan

3 hari lalu

Persoalan Upah Buruh Belum Sejalan Kepentingan Perusahaan

5 hari lalu

Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Tunjukkan Peningkatan Berat Badan dan Kedisiplinan

5 hari lalu
4 Guru Besar UIN Madura Dikukuhkan di Hari Pendidikan Nasional

4 Guru Besar UIN Madura Dikukuhkan di Hari Pendidikan Nasional

5 hari lalu
Upacara Kemerdekaan RI Awali Pembelian Tembakau Bawang Mas

Bos Bawang Mas Haji Her Apresiasi Karya Buruh

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Mei 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Sejumlah Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Rawan Kebakaran saat El Nino

Data kebakaran meningkat, cuaca kering picu potensi lonjakan kasus.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
6 Mei 2026
in Kesehatan
10 0
0

Aksi heroik petugas Damkar bersama Koramil setempat, saat dua rumah warga dilalap api di Dusun Tengah, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, pada Sabtu (18/10/2025).

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Pamekasan dipetakan sebagai zona rawan kebakaran seiring meningkatnya kasus dalam setahun terakhir dan dampak cuaca kering akibat fenomena El Nino.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Misyanto, mengatakan pemetaan dilakukan berdasarkan data kejadian sepanjang 2025 hingga awal 2026.

“Wilayah rawan kebakaran tersebar di Kecamatan Pamekasan, Pademawu, Tlanakan, Proppo, Larangan, Galis, Pengantenan, hingga Palengaan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut tidak lepas dari pengaruh cuaca ekstrem yang cenderung panas dan kering.

“Bisa dilihat, sepanjang Januari 2026, tercatat empat kasus kebakaran, terdiri dari satu kasus akibat kompor gas elpiji, satu kasus korsleting listrik, dan dua kasus akibat kelalaian manusia. Sementara itu, pada 2025 tercatat lebih dari 115 kejadian kebakaran yang tersebar di 13 kecamatan di Pamekasan,”

Data tersebut, lanjut dia, menjadi dasar peningkatan kewaspadaan serta di susul cuaca elnino yang cenderung membuat suhu panas meningkat.

Ia menambahkan, wilayah utara Pamekasan juga tetap menjadi perhatian meski belum memiliki pos damkar tersendiri.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, pihaknya menyiagakan 44 personel, jumlah yang sama seperti tahun sebelumnya. Personel tersebut dibagi dalam beberapa regu untuk memastikan respons cepat saat terjadi kebakaran.

Selain itu, dirinya mengupayakan pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat. Hingga saat ini, Damkar telah menggelar delapan kegiatan edukasi, baik di markas maupun langsung ke lapangan.

“Kami berharap seluruh stakeholder, mulai dari kecamatan hingga desa, bisa bersama-sama mencegah kebakaran,” ujar Misyanto.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Yusuf Wibiseno, mengingatkan potensi peningkatan kebakaran akibat fenomena El Nino yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Menurut dia, suhu tinggi dan minimnya curah hujan meningkatkan risiko kebakaran, baik di lahan kering, rawa, maupun kawasan permukiman.

“Dampak paling mungkin adalah meningkatnya kejadian kebakaran di berbagai wilayah. Makanya masyarakat harus meningkatkan kehati-hatian,” tandasnya.

Tags: Cuaca elninoDaerah rawan kebakaranDamkar PamekasanKebakaranPamekasanPemkab PamekasanSatpol PP
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version