• Terkini
  • Trending
  • Semua

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

2 jam lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

22 jam lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

2 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

2 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

3 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

3 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

3 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

4 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

4 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

4 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

4 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, September 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

Pemkab Pamekasan membuka ruang pengaduan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik secara langsung.

oleh Joni Pranata
7 September 2026
in Pemerintahan
10 0
0
0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berupaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman berencana menghidupkan kembali nomor telepon pengaduan masyarakat, seperti yang pernah diterapkan saat dirinya memimpin Pamekasan pada periode pertama.

Menurut Kholilurrahman, keberadaan saluran pengaduan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui di lapangan.

Pengelolaan nomor pengaduan nantinya akan melibatkan staf. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan tingkat persoalannya.

“Jadi dikelola oleh staf, apa yang bisa dijawab silakan dijawab oleh staf, apa yang tidak bisa dijawab diataskan ke Pak Sekda dan lain sebagainya,” ungkap Bupati Kholil.

Ia menilai, keterbukaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan pembangunan. Sebab, warga merupakan pihak yang bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan di lapangan.

Karena itu, pemerintah tidak boleh menutup diri dari masukan maupun keluhan masyarakat. Justru, laporan warga dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui persoalan yang belum terselesaikan.

“Pemerintah jangan eksklusif, keterbukaan ini akan membantu kami dalam memahami, dalam mengetahui adanya hambatan-hambatan pembangunan di masyarakat,” tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan Pamekasan itu mengaku, selama dirinya menjabat, masyarakat cukup aktif menyampaikan keluhan melalui nomor pribadinya. Rata-rata terdapat tiga keluhan yang diterima setiap hari, mulai dari persoalan sampah, jalan rusak hingga jembatan yang nyaris putus.

”Saya screenshot, saya kirimkan ke dinas terkait dan alhamdulillah bisa segera diatasi,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan masukan kepada pemerintah daerah.

Baginya, pengaduan masyarakat bukan sekadar keluhan, melainkan salah satu sumber informasi bagi pemerintah untuk mengetahui kondisi nyata yang terjadi di tengah masyarakat.

Ia berharap, keberadaan pusat pengaduan nantinya dapat membuat pemerintah lebih responsif terhadap berbagai persoalan warga.

“Dengan adanya pusat pengaduan seperti itu, pemerintah akan semakin sibuk. Dan memang itu yang seharusnya. Kita harus maksimal, kalau tidak kita khianat,” pungkasnya.

Tags: Bupati Pamekasannomer pengaduanPemkab Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Joni Pranata

Joni Pranata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version