• Terkini
  • Trending
  • Semua

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

2 bulan lalu

Dari Buruh Plafon ke Mimbar Doktor, Perjalanan Elman Duro Melawan Keterbatasan

18 jam lalu

Bupati Minta Pamekasan Tidak Bergantung Pemain Bon-bonan

18 jam lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

2 hari lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

3 hari lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

3 hari lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

3 hari lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

3 hari lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

3 hari lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

3 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

3 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Oktober 25, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

Sebanyak 12 santri mengikuti I’lan Baca Kitab Metode Al-Fatih dengan materi Safinatun Najah dan Fathul Qarib.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
5 September 2026
in Pendidikan
10 0
0

Santri IBS PKMKK saat mengikuti I’lan Baca Kitab Metode Al-Fatih dengan materi Safinatun Najah dan Fathul Qarib, Jumat (4/9/2026).

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – MTs dan MA Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan, menggelar I’lan Baca Kitab Metode Al-Fatih dengan materi Safinatun Najah dan Fathul Qarib, Jumat (4/9/2026), di halaman pesantren setempat.

Direktur IBS PKMKK, Achmad Muhlis, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menguji kemampuan membaca teks Arab, melainkan dituntut mampu menerjemahkan, memahami kaidah nahwiyah dan sharfiyah, serta memahami substansi fikih dalam kitab yang dibaca.

“Sebanyak 12 santri mengikuti I’lan, terdiri dari tiga santri dengan materi Fathul Qarib dan sembilan santri menggunakan Safinatun Najah,” ujar Muhlis.

Ia menjelaskan, para siswa dibimbing guru master dalam bidangnya, yakni, Moch. Cholid Wardi, bersama tiga ustad lainnya; Naufal Maulana,  Zainal Mustofa, dan Moh. Fauzi

Guru besar Sosiologi Islam tersebut juga memaparkan, selain baca kitab, kegiatan dilanjutkan dengan uji kompetensi ilmu tajwid Gharib Musykilat Marhalah Tsaniyah. Santri diuji memahami bacaan isymam, imalah, saktah, naql, tasyhil, dan rum, termasuk riwayat empat qurra’. Penguasaan Nadzam Hidayatus Shibyan dan Tuhfatul Athfal juga menjadi prasyarat.

Uji kompetensi tajwid tersebut dibimbing guru master Mohammad Holis. Muhlis mengatakan rangkaian kegiatan itu menunjukkan, pendidikan di madrasah tidak hanya mengejar kelancaran membaca Al-Qur’an dan kitab kuning, tetapi juga ketepatan metodologis dan pemahaman keilmuan.

“Santri tidak cukup hanya tahu, tetapi harus mampu membaca, tidak cukup membaca, tetapi harus memahami, dan tidak cukup memahami, tetapi harus mampu menjaga adab serta mengamalkan ilmunya,” kata Muhlis, Sabtu (5/9/2026).

Muhlis berpesan agar kemampuan akademik yang diperoleh para santri tetap bermuara pada akhlak. Menurut dia, tradisi pesantren perlu terus dihidupkan melalui pendidikan yang terukur agar melahirkan santri yang kuat literasinya, tajam nalarnya, benar bacaannya, dan luhur akhlaknya.

“Buat bangga orang tua, agar Allah juga bangga,” pesannya.

Tags: Guru besar UIN MaduraIBS PKMKKKabupaten PamekasanPendidikan islam modernPendidikan pesantrenPesantren ModernPondok kyai Mudrikah Kembang Kuning
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version