• Terkini
  • Trending
  • Semua

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

1 jam lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

5 jam lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

6 jam lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

1 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

1 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

1 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

1 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

2 hari lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

2 hari lalu

Istri Kuli Bangunan Kabur Bawa Perhiasan Anaknya

3 hari lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

3 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

3 hari lalu
Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, September 4, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

Pemkab Pamekasan monitor 12 SPBU untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan mencegah pembelian menggunakan jeriken tanpa rekomendasi.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 September 2026
in Ekonomi
10 1
0

Kabag Perekonomian Setda Pamekasan saat monitoring ke SPBU Kabupaten Setempat, bersama sejumlah OPD terkait, Jumat (4/9/2026).

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dipicu oleh keterlambatan distribusi BBM serta meningkatnya permintaan konsumen pada Agustus 2026.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Pamekasan Sri Puji Harijani mengatakan, kondisi tersebut membuat masyarakat panik, dan berbarengan membeli BBM. Akibatnya, stok solar dan Pertalite di sejumlah SPBU habis pada akhir Agustus.

“Pada awal September ada keterlambatan distribusi dari Pertamina Patra Niaga Surabaya. Ditambah lonjakan permintaan naik di bulan Agustus,” kata Puji saat monitoring penyaluran BBM bersubsidi di sejumlah SPBU Pamekasan, Jumat (4/9/2026).

Menurut dia, habisnya stok bahan bakar di sejumlah SPBU membuat masyarakat berbondong-bondong mendatangi SPBU yang masih menyediakan BBM. Kondisi tersebut kemudian memicu panic buying dan memperpanjang antrean.

“Beberapa SPBU pada akhir Agustus, kuota solar dan Pertalite sudah habis, sehingga konsumen menyerbu SPBU yang masih ada. Konsumen mulai panic buying,” ujarnya.

Untuk merespons kondisi itu, Bagian Perekonomian Setda Pamekasan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah melakukan monitoring dan evaluasi selama dua hari di 12 SPBU. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya.

“Kami dua Hari ini sudah melakukan sidak ke 12 SPBU di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya

Selain memastikan penyaluran BBM subsidi sesuai ketentuan, pihaknya juga mengingatkan SPBU agar tidak melayani pembelian menggunakan jeriken tanpa rekomendasi.

“Kami mengimbau agar SPBU tidak melayani pembelian memakai jeriken tanpa rekomendasi, dan mengutamakan pelayanan rekomendasi yang dikeluarkan oleh lembaga di Kabupaten Pamekasan,” tegas Puji.

Terkait temuan pembelian menggunakan jeriken tanpa rekomendasi, ia menegaskan bahwa Bagian Perekonomian tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan.

“Kalau penindakan bukan bagian Perekonomian. Jika ada temuan kami pasti laporkan ke bagian penindakan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap, monitoring tersebut dapat menjaga distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran sekaligus mencegah praktik penimbunan.

“Dengan distribusi yang kembali lancar, antrean panjang di SPBU diharapkan dapat berkurang dan masyarakat tidak kembali melakukan pembelian secara berlebihan,” pungkas Puji.

Tags: Bagian Perekonomian Setda Kabupaten PamekasanBBMBBM BersubsidiKabag Perekonomian PamekasanPemkab PamekasanSPBU Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version