• Terkini
  • Trending
  • Semua

Atasi Mahalnya Irigasi Pertanian Pemkab Pamekasan Siapkan 13 Sumur Bor

2 bulan lalu

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

15 jam lalu

Semua Fraksi DPRD Pamekasan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

17 jam lalu

Harapan Hidup Sutiyama dalam Anyaman Selembar Tikar

20 jam lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

2 hari lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

2 hari lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

2 hari lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

3 hari lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

3 hari lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

3 hari lalu

Menteri Koperasi Dorong Pembangunan SPBUN di Pamekasan, Pemkab Siap Permudah Perizinan

4 hari lalu

Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Ajang Promosi Identitas Gebang Salam. 

4 hari lalu
Kerusakan SDN 4 Teja, Dusun Jalan Tinggi, Teha Timur, Pamekasan, akibat kebakaran.

Kondisi Ratusan Gedung SD di Pamekasan Rusak

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Juli 28, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Atasi Mahalnya Irigasi Pertanian Pemkab Pamekasan Siapkan 13 Sumur Bor

Pemerintah menargetkan bantuan sumur bor tersebar di seluruh kecamatan untuk mendukung produktivitas pertanian, namun petani di sejumlah wilayah menilai biaya akses air masih menjadi persoalan serius.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
12 Juni 2026
in Pemerintahan
10 0
0

Petani asal Galis saat merawat tembakaunya sebelum panen.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyiapkan bantuan 13 titik sumur bor pertanian pada 2026 yang akan disebar di 13 kecamatan sebagai upaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat.

Program tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan petani terhadap ketersediaan air, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi persoalan irigasi dan keterbatasan sumber air untuk lahan pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan Almarah Sugandi mengatakan, pemerintah daerah menargetkan bantuan sumur bor dapat menjangkau seluruh kecamatan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi geografis masing-masing wilayah.

“Tahun 2026 ini ada bantuan bor air pertanian sebanyak 13 titik yang akan disebar di 13 kecamatan. Tentu kami melihat kebutuhan dan potensi wilayah, apakah memang daerah tersebut membutuhkan sumur bor atau tidak,” kata Almarah Sugandi, Jumat (12/6/2026).

Menurut dia, program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat di Pamekasan.

DKPP, kata Almarah, saat ini fokus mendorong peningkatan kualitas maupun kuantitas hasil pertanian agar produktivitas petani terus berkembang.

“Hal ini dilakukan guna mendorong hasil pertanian petani. Kami fokus bagaimana kualitas dan kuantitas hasil pertanian masyarakat bisa semakin berkembang,” ujarnya.

Meski demikian, hingga pertengahan Juni 2026, realisasi pembangunan sumur bor tersebut masih belum berjalan. Pemerintah daerah masih melakukan pemetaan wilayah untuk menentukan lokasi prioritas yang dinilai paling membutuhkan bantuan tersebut.

“Sampai Juni ini belum ada realisasi, karena kami masih melihat wilayah mana yang memang membutuhkan,” katanya.

Di sisi lain, kebutuhan air untuk pertanian masih menjadi persoalan utama yang dihadapi sebagian petani, terutama di kawasan yang memiliki karakteristik tanah dengan kadar garam tinggi.

Moh Dikkrih, petani asal Kecamatan Galis, mengaku keberadaan program sumur bor cukup membantu aktivitas pertanian masyarakat. Namun, ia menilai biaya yang harus dibayar petani untuk mendapatkan air dari fasilitas sumur bor masih relatif mahal.

Menurut dia, tarif penggunaan air dari sumur bor hampir setara dengan biaya yang sebelumnya harus dikeluarkan saat membeli air dari layanan PDAM.

“Program ini sebenarnya membantu, tapi yang disayangkan harga airnya masih bisa dibilang sama dengan ketika kami ambil dari PDAM,” kata Dikkrih.

Ia menjelaskan, untuk satu kali masa panen, petani harus membayar sekitar Rp 600.000 ke pihak Desa untuk kebutuhan air dari sumur bor.

Sementara jika menggunakan layanan PDAM, biaya yang dikeluarkan berkisar Rp 85.000 per bulan.

Meski demikian, ia mengaku tidak memiliki banyak pilihan karena tanaman yang dibudidayakan, khususnya tembakau, sangat bergantung pada ketersediaan air.

“Sekarang saya tanam tembakau. Mau tidak mau tetap harus bayar, karena kalau tidak, tanaman tidak akan hidup,” ujarnya.

Dikkrih mengatakan kondisi geografis di wilayahnya menjadi tantangan tersendiri bagi petani. Sebagian lahan pertanian di daerahnya berada di kawasan sekitar area pegaraman dengan karakter air tanah cenderung asin sehingga kebutuhan air bersih untuk pertanian harus dipenuhi dengan cara membeli.

“Di daerah kami yang notabene dekat kawasan garam, airnya asin. Jadi untuk kebutuhan pertanian memang harus beli air,” katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa selain pembangunan infrastruktur pertanian, persoalan akses air dengan biaya terjangkau juga menjadi tantangan yang masih harus diselesaikan agar produktivitas petani di Pamekasan dapat meningkat secara berkelanjutan.

Tags: DKPP PamekasanPemkab PamekasanPertanianPetani TembakauSumur borTembakau Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version