• Terkini
  • Trending
  • Semua
Betulkah Pesanan Proyek di Balik Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan ke DPRD?

Betulkah Pesanan Proyek di Balik Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan ke DPRD?

12 bulan lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

20 jam lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

23 jam lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

1 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

2 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

2 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

2 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

2 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

3 hari lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

3 hari lalu

Istri Kuli Bangunan Kabur Bawa Perhiasan Anaknya

3 hari lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

4 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, September 5, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Betulkah Pesanan Proyek di Balik Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan ke DPRD?

Ia menegaskan landasan pemakzulan adalah dugaan pelanggaran sumpah jabatan dan aturan hukum, bukan kepentingan proyek

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
5 September 2025
in Pemerintahan
18 0
0
Betulkah Pesanan Proyek di Balik Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan ke DPRD?
0
SHARES
183
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Polemik usulan pemakzulan Bupati Pamekasan semakin ramai diperbincangkan setelah muncul kabar, bahwa langkah tersebut didorong oleh pesanan proyek senilai Rp2 miliar ke Bupati Pamekasan yang tidak disetujui.

Namun, tudingan ini tegas dibantah oleh Ach. Suhairi, pihak yang mengajukan aspirasi pemakzulan ke DPRD Pamekasan, Jumat (5/9/2025).

Menurut Suhairi, pesanan proyek itu hanya isu belaka. Sebab, sumber isu itu tidak berani muncul ke publik ketika sudah pemakzulan mencuat.

“Kabar mengenai tidak disetujuinya proyek Rp2 miliar itu hanya isu,” kata Suhairi saat dihubungi melalui sambungan telpon Whatsapp.

Menurut Suhairi, landasan utama usulan pemakzulan bukanlah proyek, melainkan dugaan pelanggaran sumpah/janji bupati dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dugaan pelanggaran ini terkait pelanggaran sumpah/janji bupati dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Bahkan ada indikasi pelanggaran pidana, tapi itu nanti akan kami laporkan setelah hak angket berjalan di DPRD,” jelasnya.

Suhairi menegaskan, bahwa proses selanjutnya kini sepenuhnya berada di tangan DPRD Pamekasan.

“Saya sudah pasrahkan prosesnya ke DPRD. Alangkah lebih tepat kalau perkembangannya ditanyakan langsung ke lembaga legislatif,” ujarnya.

Sebelumnya, ramai pemberitaan menyinggung dugaan bahwa usulan pemakzulan dipicu oleh penolakan proyek Rp 2 miliar. Spekulasi ini memunculkan narasi bahwa proses politik sarat dengan kepentingan tertentu.

Namun, pernyataan Suhairi menekankan bahwa arah usulan ini murni berdasarkan aspek hukum dan integritas jabatan kepala daerah.

Pria yang berprofesi sebagai advokat ini mengatakan, pemakzulan itu hanya ditujukan kepada Bupati Kholilurrahman, tidak berlaku kepada Wakil Bupati Sukriyanto. Padahal, pada saat pengambilan sumpah jabatan, dilakukan secara berpasangan bukan sendiri-sendiri.

Tidak hanya itu, Suhairi tidak mengelak bahwa dirinya juga memiliki beberapa perusahaan komanditer. Namun, kepemilikan perusahaan itu, disebutkan tidak ada hubungannya dengan upaya pemakzulan terhadap bupati.

Suhairi, juga sempat melakukan unjuk rasa ke DPRD Pamekasan dan ke Bupati Pamekasan. Namun, ia tidak ditemui oleh Bupati. Ia kemudian mengancam akan demonstrasi lagi dengan jumlah massa sebanyak 1.000 orang. Namun aksi tersebut dibatalkan.

Tags: DPRDMasyarakatPamekasanPemakzulan BupatiProyek 2M
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version