• Terkini
  • Trending
  • Semua

7,6 Miliar Dana Permodalan UMKM di Pamekasan Mengendap

1 minggu lalu
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

2 jam lalu
Harga Garam Naik 400 Ribu Tapi Petani Rugi

Petani Garam Minta HPP Garam Rp 1.700 Per Kilo

5 jam lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

9 jam lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

14 jam lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

2 hari lalu

Pamekasan Targetkan Produksi Tembakau Berkualitas di Musim 2026

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

2 hari lalu

Harga Beras dan Minyak Goreng di Pasar Kolpajung Ditemukan HET

2 hari lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

4 hari lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

7,6 Miliar Dana Permodalan UMKM di Pamekasan Mengendap

Pemkab Pamekasan terus memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui sejumlah program kredit berbunga rendah hingga tanpa agunan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
2 Juni 2026
in Ekonomi
10 1
0

Potret salah satu lokasi usaha mikro Kabupaten Pamekasan di sekitar monumen Arek Lancor.

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM Naker) terus mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai skema bantuan permodalan.

Meski demikian, hingga pertengahan 2026, masih terdapat sekitar Rp 7,6 miliar dana permodalan yang belum terserap oleh pelaku usaha di Kabupaten Pamekasan.

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, pemerintah daerah saat ini menjalankan dua program utama pembiayaan UMKM, yakni skema Modal Usaha Daerah (MODAH) dan Wirausaha Baru (WUB).

“Dua program ini masih terus berjalan dan terbuka bagi masyarakat yang memiliki usaha maupun yang ingin mengembangkan usahanya,” kata Achmad Sjaifuddin, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data Diskop UKM Naker Pamekasan, program MODAH memiliki pagu dana sebesar Rp 9 miliar yang disalurkan melalui mekanisme channeling bersama Bank Jatim.

“Dari total dana tersebut, hingga saat ini telah tersalurkan sebesar Rp 6.037.699.200 kepada pelaku UMKM. Artinya, masih tersedia dana sekitar Rp 2.962.300.800 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk pengembangan usaha,” ucapnya.

Sementara itu, lanjut dia, pada program Wirausaha Baru (WUB), pemerintah menyediakan anggaran Rp 6 miliar dengan bunga pinjaman hanya 1 persen. Namun, realisasi penyalurannya baru mencapai Rp 1.288.828.900 atau sekitar 21 persen dari total anggaran yang tersedia.

“Dengan demikian, masih tersisa dana sekitar Rp 4,7 miliar yang belum dimanfaatkan oleh calon penerima,” ujarnya.

Selain dua program tersebut, Achmad juga menjalin kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.

Dalam kerja sama tersebut, BTN menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp 15 miliar dengan bunga 6 persen dan tanpa agunan.

Menurut Achmad, keberadaan berbagai skema pembiayaan itu menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dari sektor UMKM.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penguatan sektor usaha kecil dan menengah,” katanya.

Berdasarkan data tahun 2022, jumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro di Kabupaten Pamekasan mencapai sekitar 49.000 orang. Dengan jumlah tersebut, pemerintah menilai potensi pemanfaatan program permodalan masih sangat besar.

“Jadi sebanyak 49 ribu pengusaha mikro berkesempatan mendapatkan bantuan modal tersebut,” tegas Achmad.

Karena itu, Diskop UKM Naker Pamekasan terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang telah disediakan pemerintah.

“Kami ingin masyarakat memanfaatkan peluang ini. Semakin banyak UMKM yang berkembang, semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” Pungkas Achmad.

Tags: Bank JatimBTNDiskop UMKM Naker PamekasanModal usahaUMKM
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version