• Terkini
  • Trending
  • Semua

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

3 bulan lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

39 menit lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

4 jam lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

7 jam lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

10 jam lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

12 jam lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

1 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

2 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

2 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

2 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

2 hari lalu
Musik Daul Semut Ireng Tercatat Sebagai Pemegang Sertifikat HAKI Komunal

Musik Daul Semut Ireng Tercatat Sebagai Pemegang Sertifikat HAKI Komunal

3 hari lalu

Upacara Hari Jadi Pamekasan ke-496 Digelar dengan Berbahasa Madura

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, November 6, 2026
29 °c
Pamekasan
30 ° Sab
30 ° Ming
29 ° Sen
29 ° Sel
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

Pengeboran sumur sedalam 80 meter di Desa Ponteh, Kecamatan Galis, semula dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air pertanian. Namun, sumur justru mengeluarkan gas yang menyala saat disulut api, sehingga aktivitas pengeboran dihentikan sementara.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 Juli 2026
in Peristiwa
10 0
0

Pipa sumur bor mengeluarkan api di Dusun Kramat, Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Ahad (26/7/2026).

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Proyek pengeboran sumur untuk kebutuhan pertanian di Dusun Kramat, Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mendadak mengeluarkan gas yang memicu kobaran api saat disulut menggunakan korek, Ahad (26/7/2026).

Penggarap lahan, Firman (44), mengatakan pengeboran dilakukan di tanah milik Syamsudin dengan harapan memperoleh sumber air untuk mengairi lahan pertanian. Namun, hingga kedalaman 80 meter, tutur dia, sumur tidak kunjung menghasilkan air dalam jumlah yang diharapkan.

Menurutnya, pada kedalaman sekitar 60 meter sempat muncul air, tetapi debitnya sangat kecil sehingga pengeboran dilanjutkan.

“Pada kedalaman 60 meter memang sempat keluar air, tapi sedikit. Karena itu pengeboran diteruskan sampai 80 meter, ternyata air juga tidak keluar,” kata Firman.

Empat hari setelah proses pengeboran, warga justru dikejutkan dengan munculnya aroma gas dari ujung pipa sumur. Rasa penasaran membuat mereka mencoba menyulut ujung pipa menggunakan korek api. Di luar dugaan, gas tersebut langsung terbakar.

“Setelah empat hari sumur bor tidak keluar air, kami kaget saat ujung pipa disulut menggunakan korek malah keluar api,” ujarnya.

Firman menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Api yang muncul berwarna biru dan sempat membesar sehingga menarik perhatian warga sekitar.

“Banyak warga kemudian berdatangan ke lokasi karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Meski demikian, tambah dia, kondisi api kini sudah padam. Aktivitas pengeboran pun dihentikan sementara, sementara pipa bekas pengeboran masih dibiarkan terbuka.

“Tapi sekarang api sudah padam. Untuk sementara kami hentikan,” kata Firman.

Firman menjabarkan, selain mengeluarkan gas, sumur tersebut juga sempat mengeluarkan air berwarna putih keruh. Aroma gas juga tercium dari dalam sumur meski tidak terlalu menyengat.

Selama proses pengeboran, lanjut Fiman, mata bor banyak menembus lapisan bebatuan. Ia mengaku pasrah karena harapannya mendapatkan sumber air bersih untuk pertanian belum terwujud.

“Rencananya untuk pertanian. Tapi mau bagaimana lagi kalau memang tidak keluar air,” ucapnya.

Kapolsek Galis Iptu Mohammad Kadarisman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Tadi malam sudah mendatangi lokasi kejadian. Kami juga masih menunggu perkembangan berikutnya,” kata Kadarisman.

Pihaknya memastikan situasi di lokasi masih aman dan api yang muncul dari sumur bor sudah jauh lebih kecil.

Tags: Desa PontehGas BumiKecamatan GalisKementerian SDMPamekasanSumur borSumur Bor Pertanian
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version