• Terkini
  • Trending
  • Semua

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

2 bulan lalu

Sepak Bola Bupati Cup Pamekasan Siap Digelar 30 September

3 jam lalu

P-APBD Pamekasan 2026: Pendapatan Naik Rp 63,8 Miliar, Defisit Tinggal 48 Persen

6 jam lalu

Haji Her Serap Garam Petani Madura

15 jam lalu

MTS Kyai Mudrikah Kembang Kuning Reformulasi Kurikulum

2 hari lalu

Petani Garam Pamekasan Tahan Stok, Harga Diprediksi Naik Menjelang Akhir Musim

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Minta 103 Pejabat Baru Tak Sekadar Ganti Posisi, tetapi Ubah Cara Kerja

3 hari lalu

Mutasi Gelombang III Bupati Pamekasan Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

3 hari lalu

Daging Beras dan Cabai Jadi Penyumbang Utama Perubahan Harga di Kabupaten Pamekasan

3 hari lalu
Sangat Merugikan, Potongan Tembakau Petani oleh Bandol Mencapai 5 Kilo

Sangat Merugikan, Potongan Tembakau Petani oleh Bandol Mencapai 5 Kilo

4 hari lalu

Empat Dekade “Sarmalem” di Kabupaten Pamekasan

4 hari lalu

BLT DBHCHT untuk Buruh Tani Pamekasan Dapat Tambahan Lagi

4 hari lalu

Rian ABK KM Virgo Transport 8 asal Pamekasan Sudah Penuhi Kebutuhan Anaknya Sebelum Berlayar

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, September 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Pilihan

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

oleh Muchsin Rasyid
27 Juli 2026
in Pilihan
10 0
0

Sarasehan Literasi dan Kajian Buku di Aula lantai 4, Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, di Pamekasan, Senin (27/7/2026).

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) mulai menyusun peta jalan penguatan identitas daerah. Langkah itu diawali melalui penerbitan buku Pamekasan Mencari Identitas.

Buku itu dibedah dalam Sarasehan Literasi dan Kajian Buku, yang digelar di Aula lantai 4, Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, di Pamekasan, Senin (27/7/2026). Kegiatan itu menjadi rangkaian rapat kerja AJP sekaligus memeriahkan Hari Lahir ke-60 UIN Madura.

Sarasehan dihadiri sejumlah tokoh. Di antaranya Bupati Pamekasan Kholilurrahman, keynote speaker Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari, Rektor UIN Madura Saiful Hadi, dan Rektor UNIBA Madura Rachmad Hidayat.

Hadir pula Ketua LPPM UTM Iskandar Dzulkarnaen, Sekjen DPP APSI Sulaisi Abdurrazaq, serta penulis buku Ghozi Mujtaba. Akademisi, insan pers, mahasiswa, dan tamu undangan lainnya juga memadati lokasi kegiatan.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, mengapresiasi konsistensi AJP menggelar kegiatan ilmiah. Dia berharap insan pers ikut mengawal arah pembangunan daerah.

Menurut dia, penguatan literasi harus menjadi gerakan bersama. Apalagi, derasnya arus teknologi dan informasi berpotensi mengikis jati diri daerah.

“Saya berharap AJP bersama berbagai komunitas dapat mewujudkan Pamekasan sebagai kabupaten pendidikan. Identitas itu harus dibangun bersama,” ujar Kholilurrahman.

Rektor UIN Madura, Saiful Hadi, menyambut baik inisiatif AJP. Menurut dia, menerbitkan sebuah buku merupakan kerja akademik yang tidak ringan.

Dia menilai isi buku itu layak dikembangkan menjadi bahan diskusi. Bahkan, dapat menjadi pijakan menyusun peta jalan pembangunan Pamekasan bersama seluruh perguruan tinggi di Madura.

Saiful menilai, Pamekasan memiliki modal kuat sebagai kota pendidikan. Sebab, daerah itu memiliki banyak lembaga pendidikan umum maupun pesantren.

Ketua AJP M. Khairul Umam, mengatakan, buku tersebut lahir dari kegelisahan para jurnalis. Sebab, hingga kini Pamekasan dinilai belum memiliki identitas yang benar-benar tegas.

“Selama ini muncul banyak sebutan. Ada kota batik, kota pendidikan, Gerbang Salam, kota tembakau, hingga kota garam. Lalu, identitas Pamekasan yang paling tepat apa,” katanya.

Menurut Irul, sapaan akrabnya, pertanyaan itu kerap muncul saat jurnalis bertugas di lapangan. Karena itu, AJP menyusun buku tersebut sebagai referensi untuk mempertegas jati diri Pamekasan.

Irul berharap buku itu menjadi pijakan lahirnya gagasan baru. Sekaligus menjadi rujukan dalam menyusun arah pembangunan daerah.

Selanjutnya Irul menyampaikan terima kasih kepada UIN Madura yang mendukung pelaksanaan sarasehan. Dia juga mengapresiasi seluruh narasumber dan tamu undangan yang hadir.

AJP juga menyiapkan agenda lanjutan. Dalam waktu dekat, organisasi itu akan menggelar Silaturahmi Kebangsaan di Gedung Grahadi, Surabaya.

“Kami ingin mempertemukan kepala daerah, legislator, dan pengusaha asal Madura. Tujuannya mempertegas identitas Madura secara bersama-sama,” pungkas Irul.

Tags: AJPBupati KholilurrahmanPemkab PamekasanpendidikanUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version