PAMEKASAN, MADURANET – Bazar Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, tingkat Jawa Timur di Arek Lancor, Pamekasan, tidak hanya menjadi pusat transaksi produk koperasi dan UMKM. Setiap malam, panitia menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya untuk menghibur pengunjung hingga penutupan acara pada, Ahad (26/7/2026).
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Pamekasan, Buna’i, mengatakan hiburan sengaja disiapkan setiap malam untuk meningkatkan antusiasme masyarakat berkunjung ke bazar.
“Setiap malam pada kegiatan bazar memang kami sediakan hiburan agar masyarakat merasa terhibur. Sambil belanja di stan, pengunjung juga bisa menikmati penampilan yang kami sajikan,” kata Buna’i, Jumat (24/7/2026).
Menurut dia, kehadiran hiburan diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung sehingga berdampak pada meningkatnya transaksi pelaku UMKM dan koperasi yang mengikuti bazar.
“Panitia melibatkan sejumlah lembaga pendidikan yang memiliki potensi di bidang seni, di antaranya kelompok seni karawitan dari SMAN 3 Pamekasan, band dari SMAN 1 Pamekasan, serta hadrah Al-Banjari dari MAN 1 Pamekasan,” papar dia.
Selain itu, lanjut Buna’i, sejumlah sanggar seni lokal juga turut tampil, seperti musik Ul-Daul Makan Hati, Paramuda Keroncong, dan Gambus Infada.
Pada pembukaan bazar, pihaknya juga menghadirkan pertunjukan Sape Sonok sebagai bagian dari upaya memperkenalkan seni dan budaya khas Madura kepada masyarakat.
“Semua itu kami lakukan atas instruksi Bupati Pamekasan karena beliau ingin seni dan budaya Pamekasan semakin dikenal masyarakat luas,” ujar Buna’i.
Ia menambahkan, pemilihan jenis hiburan juga disesuaikan dengan identitas Kabupaten Pamekasan sebagai Kota Gerbang Salam. Karena itu, pertunjukan hadrah Al-Banjari dimasukkan ke dalam rangkaian acara untuk menghadirkan nuansa Islami di tengah kegiatan bazar.
“Kami ingin bazar ini tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga menghadirkan suasana Islami. Pengunjung bisa berdzikir dan bershalawat sambil menikmati kegiatan bazar,” katanya.
Terlihat, setiap malam pengunjung memadati area depan panggung utama. Mereka duduk berjejer menyaksikan pertunjukan seni, sembari menikmati aneka makanan dan minuman yang dibeli dari stan bazar.













