• Terkini
  • Trending
  • Semua
Alasan Haji Her Imbau Petani Kurangi Jumlah Tanam Tembakau

Alasan Haji Her Imbau Petani Kurangi Jumlah Tanam Tembakau

1 tahun lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

2 jam lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

20 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

23 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

24 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

1 hari lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

1 hari lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

2 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

3 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

3 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

3 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Juni 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Alasan Haji Her Imbau Petani Kurangi Jumlah Tanam Tembakau

Produksi tembakau tahun 2024 meningkat hingga 35 persen dibandingkan produksi tembakau tahun 2023

oleh Hasbi Amrullah
22 Mei 2025
in Ekonomi
19 0
0
Alasan Haji Her Imbau Petani Kurangi Jumlah Tanam Tembakau
0
SHARES
187
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pengusaha tembakau Madura asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Haji Khairul Umam mengimbau kepada seluruh petani di Indonesia, khususnya di Madura, agar mengurangi jumlah tanam tembakau tahun ini. Alasan Haji Her karena berdasarkan kondisi stok tembakau di sejumlah gudang dan pabrik rokok sedang full stock.

Pria yang akrab disapa Haji Her ini menjelaskan, produksi tembakau di Madura dari tahun ke tahun terus bertambah. Hal itu tidak lepas dari kondisi cuaca dan kebutuhan pabrikan. Sejak tahun 2022, cuaca di Madura cukup bersahabat ketika memasuki musim tanam dan panen tembakau. Akibatnya, kualitas tembakau ikut bagus.

“Tahun 2022 itu, cuaca bagus dan produksi tembakau hanya 18 ribu ton. Jumlah produksi itu tidak sebanding dengan kebutuhan pabrikan sehingga harga tembakau mahal,” ujar Haji Her saat ditemui di kediamannya, Kamis (22/5/2025).

Alumni Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam, Kadur, Pamekasan ini menambahkan, karena stok tembakau di tahun 2022 kurang, maka petani meningkatkan produksinya. Jumlah produksi tembakau tahun 2023 sebanyak 28 ribu ton. Di tahun itu, cuaca bagus dan jumlah produksi cukup sehingga juga berdampak terhadap stabilnya harga.

“Kita tahu semua jika tahun 2023 harga bagus dan kualitas tembakau bagus. Sedangkan stoknya cukup sesuai dengan kebutuhan pabrik rokok,” imbuhnya.

Di tahun 2024 kemarin, stok tembakau mencapai 43 ribu ton dan cuaca di awal serta pertengahan musim tanam, sempat ada hujan deras. Namun petani tidak putus asa untuk menanam kembali meskipun banyak tembakaunya yang mati karena kebanjiran. Jika dibandingkan dengan produksi tahun 2023, ada kelebihan stok tembakau di tahun 2024.

“Kenaikan produksi tembakau Madura di tahun 2024 mencapai 43 ribu ton, atau meningkat 35 persen dari tahun 2023. Namun meskipun stoknya melimpah, pengusaha tetap membeli tembakau petani karena kualitas bagus dan cuacanya bagus,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, jika di tahun 2025 ini petani masih menanam tembakau dengan jumlah yang sama, maka dipastikan akan berdampak kepada harga tembakau sendiri. Bahkan, informasi dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tahun 2025 ini masa kemarau cukup pendek.

“Jika memaksakan diri menanam dengan jumlah banyak, maka spekulan yang akan mempermainkan harga tembakau karena melimpah. Saya tidak ingin petani rugi, sehingga penting kami imbau kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tags: Bawang MasBMKGHaji HerMaduraPamekasanTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version