• Terkini
  • Trending
  • Semua

Lima Tahun Tekuni Penangkaran Bibit, Pemuda Pamekasan Jaga Kemurnian Tembakau dengan Kerudung

22 jam lalu

Bupati Pamekasan Targetkan 121 Kepala Sekolah Definitif Dilantik Agustus 2026

1 jam lalu

Museum Madilaras Kenalkan Alat Pertanian Tradisional kepada Pelajar, Disdik: Jangan Lupakan Peradaban Masa Lalu

20 jam lalu

Dua SD di Pamekasan Raih Program Nasional Kemendikdasmen

23 jam lalu

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

2 hari lalu

Semua Fraksi DPRD Pamekasan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

2 hari lalu

Harapan Hidup Sutiyama dalam Anyaman Selembar Tikar

2 hari lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

3 hari lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

3 hari lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

3 hari lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

4 hari lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

4 hari lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juli 29, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Lima Tahun Tekuni Penangkaran Bibit, Pemuda Pamekasan Jaga Kemurnian Tembakau dengan Kerudung

Berbekal lahan seluas 1.100 meter persegi, Khoiron Rosadi mengembangkan penangkaran bibit tembakau di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Sebanyak 2.000 tanaman induk ditutup menggunakan kain untuk menjaga kemurnian varietas dan menghasilkan benih unggul.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
29 Juli 2026
in Ekonomi
10 0
0

Khoiron Rosadi (31) tengah menyisir satu- persatu tembakaunya di lahan, Selasa (28/7/2026).

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Hamparan tanaman tembakau di lahan milik Khoiron Rosadi (31) tampak berbeda dari kebun pada umumnya. Satu per satu tanaman induk diselimuti kain putih yang menutupi bagian bunga.

Bagi pemuda asal Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, kerudung atau kain putih itu, bukan sekadar penutup tanaman. Cara itu menjadi bagian penting dalam menjaga kemurnian bibit tembakau agar menghasilkan benih unggul.

Di lahan seluas sekitar 1.100 meter persegi, Khoiron membudidayakan sekitar 2.000 tanaman tembakau khusus untuk penangkaran benih. Selama lima tahun terakhir, ia konsisten mengembangkan metode tersebut.

“Tahun sebelumnya dilakukan di Kecamatan Pegantenan. Desa Samatan, Kecamatan Proppo baru tahun ini,” ucapnya.

Saat di kebun, Selasa (28/7/2026), Khoiron tampak memeriksa satu per satu tanaman yang telah dikerudungi. Sesekali ia membenahi posisi kain penutup agar tetap rapat menutupi bunga tembakau.

Menurutnya, kualitas tembakau berawal dari benih. Karena itu, proses pembibitan menjadi tahapan yang tidak boleh diabaikan.

“Ini dibuat bibit agar tidak terjadi perkawinan silang. Jadi varietas yang dihasilkan nanti tetap murni sesuai dengan jenis tanamannya,” kata Khoiron.

Ia menjelaskan, kerudung dipasang untuk mencegah penyerbukan silang antartanaman yang dapat mengubah karakter varietas. Dengan cara tersebut, benih yang dihasilkan memiliki kemurnian genetik dan kualitas yang lebih seragam.

Selain menjaga kemurnian varietas, kain juga berfungsi melindungi bunga dan bakal biji dari serangan hama maupun cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi kualitas benih.

Pemuda Lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu mengatakan, tidak semua tanaman dijadikan indukan. Tanaman dipilih secara selektif berdasarkan kondisi pertumbuhan dan jumlah bunga yang dihasilkan.

“Tidak semua dikerudugi. Tetap dipilih indukan yang memiliki bunga banyak dan sehat,” ujarnya.

Khoiron mengakui, menghasilkan benih berkualitas membutuhkan ketelatenan serta biaya perawatan yang lebih besar dibandingkan menanam tembakau untuk diambil daunnya.

Meski demikian, ia meyakini benih yang baik menjadi investasi penting bagi petani karena mampu menghasilkan tanaman yang tumbuh lebih seragam dan memiliki kualitas daun yang lebih baik saat panen.

Menurutnya, menjaga kualitas benih juga menjadi tantangan tersendiri di tengah perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

Pada awal menerapkan metode tersebut, keberadaan tanaman yang diselimuti kerudung sempat mengundang perhatian warga. Bahkan, sebagian warga melontarkan candaan bahwa tembakaunya sudah “berangkat haji” lebih dulu karena bagian atas tanamannya tertutup kain putih.

“Semoga jadi harapan dan doa. Tapi setelah saya jelaskan tujuannya, mereka mengerti. Kalau awal-awal memang terkejut karena ini baru pertama di sini,” ujar Khoiron sambil tersenyum.

Pada musim tanam tahun ini, Khoiron menangkarkan dua varietas tembakau, yakni Prancak 95 dan Tarnyak Ulangan 1 N40. Kedua varietas tersebut dipilih karena dinilai memiliki karakter yang baik dan telah dikenal menghasilkan tembakau berkualitas.

“Kalau ini tujuannya untuk penangkaran, daunnya memang tidak untuk diperjualbelikan. Jadi yang dipelihara bukan daunnya, melainkan mahkota bunganya,” tandas Khoiron.

Tags: bibit tembakauDKPP PamekasanKabupaten PamekasanPertanianTembakauTembakau Prancak
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version