• Terkini
  • Trending
  • Semua
Dugaan Korupsi Mobil Sigap, Kejari Minta Keterangan Ahli

Kasus Mobil Sigap Pamekasan Terganjal Audit Inspektorat

5 tahun lalu

1.384 Jemaah Pamekasan Raih Predikat Haji Pemkab Ajak Mereka Jadi Teladan Masyarakat

1 hari lalu

DBHCHT Pamekasan Turun 50 Persen, BLT 2026 Hanya Cukup untuk Buruh Rokok

2 hari lalu

Guru ASN Tetap Masuk Meskipun Liburan

3 hari lalu

Setengah Ons Narkoba Jerat Tiga Tersangka di Pamekasan

3 hari lalu

Pamekasan Raih Penghargaan SDM Kesehatan Terbaik se-Jawa Timur, Geser Surabaya dari Posisi Puncak

3 hari lalu

Program Rutin Pamekasan Bersih Bakal Diperluas ke Seluruh Kecamatan

3 hari lalu

Sistem Buka Tutup Jalan Raya Tangkel Berakhir Hingga Minggu Depan

3 hari lalu

IBS PKMKK dan Desa Lancar Mulai Survei Calon Lahan Wisata Edukatif-Religius

4 hari lalu

Polemik PT KAI dengan Pemilik Warung Makan di Pamekasan akan Berlanjut ke Polda Jatim

4 hari lalu

PCNU Pamekasan: Penggunaan APBN untuk Kurban Dibolehkan, Asal Tak Ganggu Kepentingan Publik

4 hari lalu

Desa Lancar Proyeksikan IBS PKMKK Jadi Kawasan Wisata Edukatif-Religius di Pamekasan

4 hari lalu

Sekda Sumenep Terima Silaturahmi IPNU-IPPNU, Bahas Sinergi Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif Pelajar

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Juni 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Kasus Mobil Sigap Pamekasan Terganjal Audit Inspektorat

Audit kerugian negara di Inspektorat belum final

oleh Hasbi Amrullah
19 Januari 2021
in Hukum, Peristiwa
56 5
0
Dugaan Korupsi Mobil Sigap, Kejari Minta Keterangan Ahli
0
SHARES
606
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kasus tindak pidana korupsi pengadaan mobil Sigap di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Pamekasan yang ditangani Kejasaan Negeri (Kejari) Pamekasan mandeg. Kasus yang sudah ditingkatkan ke penyidikan ini, masih belum menemukan titik terang tersangkanya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pamekasan, Ginung Pratidina saat dihubungi Maduranet, Selasa (19/1/2021) menjelaskan, kelanjutan penanganan kasus korupsi mobil Sigap masih menunggu hasil final penghitungan kerugian negara oleh Inspektorat Pemkab Pamekasan. Jika ternyata ada kerugian negara dan harus ada pengembalian penuh sejumlah kerugian negara, percuma kasus tersebut disidangkan.

“Sabar mas, karena kita juga pingin cepat, dan kalau ternyata ada kerugian negara harus ada pengembalian penuh sejumlah kerugian negara, percuma kita sidangkan tapi kerugian negara tidak pulih,” terang Ginung melalui pesan whatsapp.

Penghitungan kerugian negara ini, sudah diajukan oleh Kejari Pamekasan sejak bulan November 2020 kemarin. Bahkan Kejari Pamekasan menggandeng 3 lembaga auditor yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat.

Namun, menururt Ginung, BPK sangat sibuk untuk melakukan audit khusus mobil Sigap karena banyaknya tugas audit di akhir tahun.

Dalam kasus ini, anggaran yang digunakan bersumber dari APBD Kabupaten Pamekasan tahun 2020 sebesar Rp 35.650.000.000,00. Anggaran ini dibelanjakan kepada tiga item. Pertama pengadaan mobil station wagon, kedua pengadaan tandu dan kotak P3K pasien dan ketiga, perubahan karoseri dan asesoris serta branding mobil bergambar Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan.

Ungkap Kerugian Mobil Sigap Kejari Pamekasan Gandeng 3 Auditor

Sejumlah saksi sudah dipanggil oleh Kejari Pamekasan untuk dimitai keterangan. Di antaranya, 52 Kepala Desa, pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pamekasan dan pihak ketiga sebagai pemenang tender. Dalam pemeriksaan saksi-saksi, sudah ditemukan adanya kerugian negara. Namun Kejari Pamekasan belum memastikan besarnya kerugian negara.

“Meskipun ada pengembalian kerugian dalam kasus ini, tidak kemudian menutup kasus korupsi ini untuk diproses hukum,” ungkap Ginung.

Tags: baddrud TamamBupati Pamekasanmobil sehatMobil SigapPamekasanPamekasan Hebat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version