• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pabrik Asal China ke Madura Diharap Tidak Merusak Tatanan Akar Budaya

1 jam lalu

BPP Tembakau Pamekasan 2026 Naik, Lahan Sawah Tertinggi 9,92 Persen

6 jam lalu

Diduga Gas Bocor Dua Rumah di Pamekasan Hangus

9 jam lalu

Lapas Pamekasan Gandeng Bupati Kholilurrahman Semarakkan HUT Ke-81 RI Bersama Warga Binaan

1 hari lalu

Bupati Minta Jangan Ada Rekayasa Harga Tak Wajar Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat

1 hari lalu

Gerak Jalan Tingkat SD di Pamekasan, Bupati Tekankan Sportivitas Dibanding Juara

1 hari lalu

Bening’s Clinic Pamekasan Andalkan Teknologi Laser, Pernah Raih Rekor MURI

2 hari lalu

RSUD Smart Pamekasan Bantah Praktik Jual Beli Jabatan, Plt Dirut: Tidak Ada Rekrutmen Pegawai

2 hari lalu

Terlibat Penyerobotan Lahan Warga Direktur CV Dzarrin Putra Utama Gresik Dijemput Paksa

2 hari lalu

Bupati Pamekasan: Besarnya Anggaran Desa Tak Menjamin Besarnya Manfaat

2 hari lalu

Cahaya Muda Pamekasan ke Final BRI Youth Championship League, Dapat Coaching Clinic dari Barca Academy

3 hari lalu

Tanpa Dukukungan Sultan, Kontestan DA8 dari Madura Sulit ke Grand Final

3 hari lalu

Kapolres Pamekasan Baru Perketat Penanganan Balap Liar

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Agustus 13, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Pilihan

Pabrik Asal China ke Madura Diharap Tidak Merusak Tatanan Akar Budaya

Sebelum pabrik itu dipindah ke Madura, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, karena ini penting menyangkut Madura ke depan

oleh Muchsin Rasyid
13 Agustus 2026
in Pilihan
10 0
0

Ilustrasi Gemini Ai.

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Rencana sejumlah pabrik asal China akan dipindah ke Kawasan Industri Madura, di Bangkalan, merupakan angin segar bagi warga Madura. Sebab adanya pabrik yang bergerak di sektor padat karya ini, akan menyerap ribuan tenaga kerja.

Hanya saja, sebelum pabrik itu dipindah ke Madura, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, karena ini penting menyangkut Madura kedepan. Sebab dikhawatirkan bisa membawa dampak kurang baik bagi kondisi Madura.

Ketua Lembaga Pusat Penelitian Pengembangan Madura (LP3M) Pamekasan, Suroso, menyatakan pihaknya mendukung adanya industri di Madura. Hanya saja perlu keterlibatan ulama dan parah tokoh Madura. Khususnya dalam proses perencanaan dan pengawasan, agar keberadaannya tidak merusak tatanan dan akar budaya Madura.

“Dengan adanya industri di Madura, pasti banyak tenaga kerja dari luar Madura. Apalagi jika tenaga kerja yang didatangkan dari luar negeri hanya sebagai pekerja kasar. Sehingga membanjirnya tenaga asing, di kawasan industri dengan latar budaya dan norma sosial yang berbeda-beda, bila tidak dilakukan pengawasan, akan berdampak negatif terhadap tatanan dan akar budaya Madura,” ujar Suroso, kepada Maduranet, Kamis (13/8/2026).

Suroso, mantan konsultan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur mempertanyakan,
apakah Bangkalan yang dijadikan tempat pindahan pabrik-pabrik China sudah dilakukan kajian hal azas manfaat dan mudaratnya bagi sosial, ekonomi dan politis masyarakat Madura.

Kemudian jika sudah dilakukan, apakah melibatkan akademisi, tokoh dan ulama Madura, lalu bagaimana hasilnya. Dan begitu juga dengan mesin-mesin serta peralatan akan digunakan barang bekas atau sudah kadaluarsa. Kemudian, bagaimana dengan regulasi yang mengatur penggunaan tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal yang maksimal.

“Lalu, apakah para ulama dan tokoh-tokoh Madura mendukung dan setuju terhadap rencana pemindahan pabrik China ke Madura. Begitu pula bagaimana sistem pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang dipekerjakan di pabrik itu,” pungkas Suroso.

Sekadar diketahui, industri yang disiapkan mempunyai karakter manufaktur dan pengolahan yang cukup beragam. Di antaranya pabrik plastik, pabrik benang, furniture, cokelat, matras, pengalengan ikan, kemasan makanan, semuanya diperuntukkan untuk ekspor.

Dan rencana pemindahan pabrik asal China ini, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kawasan Industri di Guangdong, China dengan Wiraraja Madura Industrial Park. Kerja sama itu menjadi bagian dari skema Two Countries Twin Park antara Indonesia dan China.

Tags: Akar BudayaInvestor AsingKabupaten BangkalanMaduraPabrik ChinaPengusaha Asing
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version