• Terkini
  • Trending
  • Semua
Dugaan Korupsi Mobil Sigap, Kejari Minta Keterangan Ahli

Kasus Mobil Sigap Pamekasan Terganjal Audit Inspektorat

5 tahun lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

2 jam lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

18 jam lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

23 jam lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

1 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

1 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

1 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

2 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

2 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

3 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

3 hari lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

4 hari lalu
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Kasus Mobil Sigap Pamekasan Terganjal Audit Inspektorat

Audit kerugian negara di Inspektorat belum final

oleh Hasbi Amrullah
19 Januari 2021
in Hukum, Peristiwa
56 5
0
Dugaan Korupsi Mobil Sigap, Kejari Minta Keterangan Ahli
0
SHARES
606
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kasus tindak pidana korupsi pengadaan mobil Sigap di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Pamekasan yang ditangani Kejasaan Negeri (Kejari) Pamekasan mandeg. Kasus yang sudah ditingkatkan ke penyidikan ini, masih belum menemukan titik terang tersangkanya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pamekasan, Ginung Pratidina saat dihubungi Maduranet, Selasa (19/1/2021) menjelaskan, kelanjutan penanganan kasus korupsi mobil Sigap masih menunggu hasil final penghitungan kerugian negara oleh Inspektorat Pemkab Pamekasan. Jika ternyata ada kerugian negara dan harus ada pengembalian penuh sejumlah kerugian negara, percuma kasus tersebut disidangkan.

“Sabar mas, karena kita juga pingin cepat, dan kalau ternyata ada kerugian negara harus ada pengembalian penuh sejumlah kerugian negara, percuma kita sidangkan tapi kerugian negara tidak pulih,” terang Ginung melalui pesan whatsapp.

Penghitungan kerugian negara ini, sudah diajukan oleh Kejari Pamekasan sejak bulan November 2020 kemarin. Bahkan Kejari Pamekasan menggandeng 3 lembaga auditor yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat.

Namun, menururt Ginung, BPK sangat sibuk untuk melakukan audit khusus mobil Sigap karena banyaknya tugas audit di akhir tahun.

Dalam kasus ini, anggaran yang digunakan bersumber dari APBD Kabupaten Pamekasan tahun 2020 sebesar Rp 35.650.000.000,00. Anggaran ini dibelanjakan kepada tiga item. Pertama pengadaan mobil station wagon, kedua pengadaan tandu dan kotak P3K pasien dan ketiga, perubahan karoseri dan asesoris serta branding mobil bergambar Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan.

Ungkap Kerugian Mobil Sigap Kejari Pamekasan Gandeng 3 Auditor

Sejumlah saksi sudah dipanggil oleh Kejari Pamekasan untuk dimitai keterangan. Di antaranya, 52 Kepala Desa, pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pamekasan dan pihak ketiga sebagai pemenang tender. Dalam pemeriksaan saksi-saksi, sudah ditemukan adanya kerugian negara. Namun Kejari Pamekasan belum memastikan besarnya kerugian negara.

“Meskipun ada pengembalian kerugian dalam kasus ini, tidak kemudian menutup kasus korupsi ini untuk diproses hukum,” ungkap Ginung.

Tags: baddrud TamamBupati Pamekasanmobil sehatMobil SigapPamekasanPamekasan Hebat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version