• Terkini
  • Trending
  • Semua
Wayang Kulit Madura dan Tari Ronding Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Wayang Kulit Madura dan Tari Ronding Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

8 bulan lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

11 menit lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

1 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

3 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

7 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

1 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

2 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

3 hari lalu

Muhammadiyah Siap Layani Gugatan Lahan TK Aisyiyah Laden Pamekasan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Wayang Kulit Madura dan Tari Ronding Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Persyaratan secara administratif sudah lengkap tinggal menungu sidang ketiga dengan agenda penetapan.

oleh Taufiqur Rahman
26 September 2025
in Budaya
17 1
0
Wayang Kulit Madura dan Tari Ronding Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Sudirman, satu-satunya dalang berbahasa Madura saat pementasan di Lapangan Sedandang, Pamekasan. Wayang kulit Madura diajukan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) ke Kemndikbud RI

0
SHARES
177
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, mengajukan dua kebudayaan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Dua budaya itu berupa Wayang Kulit dan Tari Ronding.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Pamekasan, Siti Fatimah menjelaskan, dua kebudayaan yang diajukan ke Kemendikbud, secara administratif sudah lengkap. Tahapan selanjutnya tinggal menunggu sidang penetapan di Jakarta.

“Pada tahap seleksi administrasi, ada beberapa poin yang direvisi agar dilengkapi. Namun, secara keseluruhan kedua kebudayaan yang kami ajukan tinggal menunggu penetapan,” terang Siti Fatimah, Jumat (26/9/2025).

Perempuan yang akrab disapa Fatim ini menambahkan, Tari Ronding merupakan kebudayaan asli Pamekasan. Seni pertunjukan ini sampai saat ini masih eksis dan dalam setiap kegiatan resmi Pemkab Pamekasan, selalu ditampilkan.

Tari Ronding merupakan tarian khas Pamekasan yang lahir pada awal abad 19 sebagai simbol perlawanan terhadap penjajahan di Kabupaten Pamekasan. Tari Ronding diajukan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) ke Kemendikbud

Yang mengkawatirkan yaitu kondisi Wayang Kulit. Wayang kulit satu-satunya di Madura ini, merupakan koleksi pribadi Kosala Mahinda, penjaga Vihara Avalokitesvara Dusun Candi Utara, Desa Polagan, Kecamatan Galis. Jumlah wayang milik Kosala itu, ada yang usianya lebih dari 3 abad dan masih tersimpan rapi dalam peti kayu.

“Ada wayang kullit yang berusia ratusan tahun dan ada pula yang baru. Kondisinya bisa punah jika tidak kita rawat bersama-sama,” imbuh Fatim.

Jumlah dalang wayang yang ada di Pamekasan, dikatakan Fatim, sudah semakin sedikit. Bahkan hanya tinggal seorang saja, dimana setiap pementasan hanya satu dalang.

“Sudah ada regenerasi dalang wayang kulit asli Madura dengan mendalang bahasa Madura. Makanya, kami lestarikan dengan pementasan rutin di Vihara tiap bulan agar generasinya jalan,” ungkapnya.

Tags: DisdikbudKabupaten PameksanKemendikbud RITari RondingVihara AvalokitesvaraWarisan Budaya Tak BendaWayang Kulit MaduraWBTBI
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version