PAMEKASAN, MADURANET – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pamekasan menyiapkan pengawasan khusus bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan disabilitas menjelang keberangkatan haji pada 10 Mei 2026.
Kepala Kantor Kemenhaj Pamekasan Abdul Halim mengatakan, dari total 1.384 jamaah haji asal Pamekasan, terdapat 120 jamaah lansia dan 10 jamaah disabilitas.
“Untuk usia, jamaah tertua 96 tahun, sedangkan yang paling muda 14 tahun,” ujar Abdul Halim, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyiagakan tenaga medis selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji.
Menurut dia, pemetaan kesehatan jamaah juga telah dilakukan, terutama bagi jamaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Kami sudah melakukan pemetaan terhadap jamaah yang memiliki riwayat penyakit. Mereka terus dipantau oleh Dinkes dan dokter kloter,” katanya.
Setiap kelompok (kloter), lanjut Halim, akan didampingi empat petugas haji, yakni ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat.
“Sebanyak 1.384 jamaah haji Pamekasan akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter Sub 73, 74, 75, dan Sub 76,” terang Halim.

Selain memastikan kesiapan kesehatan jamaah, pihaknya juga mengimbau keluarga jamaah agar tidak khawatir terhadap kondisi keamanan di Timur Tengah.
Ia menegaskan, aktivitas penyelenggaraan ibadah haji berjalan normal dan lancar.
“Konflik di Timur Tengah sudah reda dan pelaksanaan haji berjalan seperti biasa,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta seluruh petugas pendamping dan tenaga medis memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah.
“Jamaah haji adalah tamu Allah, jadi harus dihormati dan tidak boleh ditelantarkan,” ujar Kholilurrahman.
Ia menegaskan, petugas haji memiliki tanggung jawab penuh dalam mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah.
“Mereka berangkat dengan biaya negara, sehingga punya kewajiban untuk mengurus jamaah, bukan sekadar ikut perjalanan,” tegasnya.
Bupati Kabupaten Pamekasan berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.













