• Terkini
  • Trending
  • Semua

57 CPNS Dilantik Bupati Pamekasan Berpesan Agar Maksimal Layani Masyarakat

2 jam lalu

Berangkat Sebelum Subuh, Pulang Membawa IPK 4,00

5 jam lalu

Anak Korban Pencabulan Ayah Kandung Lahir di Toilet

6 jam lalu

Cek Pembelian Tembakau Bupati Pamekasan Tidak Temukan Sampel Dibeli Berdasarkan Perda

20 jam lalu
Aktivis Perempuan Desak Penegakan Hukum Tegas atas Kasus Kekerasan Seksual di Pamekasan

Ayah di Pamekasan Setubuhi Anaknya Hingga Hamil dan Melahirkan

2 hari lalu

BPBD Pamekasan Respons Krisis Air Bersih di Tiga Dusun Desa Kertagenah Laok

3 hari lalu

Warga Desa Ketargenah Pamekasan Krisis Air Bersih, Satu Sumur Diperebutkan Tiga Dusun

4 hari lalu

Ajudan dan Bupati Pamekasan Bantah Isu Pemukulan

5 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Diduga Karena Pengaruh Sabu-Sabu Pemuda Bacok Pemuda

5 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Dipercaya Jalankan Program Ekonomi Mandiri

5 hari lalu

Pelaku yang Habisi Nyawa Anaknya Jadi Tersangka Namun Tak Ditahan

6 hari lalu

Bupati Pamekasan Upayakan Pilkades Digelar 2027

6 hari lalu

82 Desa Nikmati Air Bersih Bantuan BPBD Pamekasan

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Agustus 24, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

57 CPNS Dilantik Bupati Pamekasan Berpesan Agar Maksimal Layani Masyarakat

Sebanyak 57 CPNS Pamekasan resmi diangkat menjadi PNS. Selain itu, 64 orang mengikuti pengambilan sumpah/janji PNS, termasuk enam lulusan IPDN.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
24 Agustus 2026
in Pemerintahan
10 0
0
0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta, aparatur sipil negara (ASN) yang baru diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS), tidak menjadikan status kepegawaian sebagai tujuan akhir. Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang nyata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kholilurrahman dalam agenda penyerahan petikan surat keputusan (SK), pengangkatan CPNS daerah menjadi PNS daerah, sekaligus pengambilan sumpah/janji PNS di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (24/8/2026). Sebanyak 57 CPNS hasil rekrutmen 2024 menerima SK pengangkatan PNS, terdiri dari 23 tenaga kesehatan dan 34 tenaga teknis.

Kholilurrahman mengatakan, pengangkatan sebagai PNS membawa tanggung jawab yang lebih besar, karena aparatur tidak hanya bekerja untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga telah menyatakan kesediaan mengabdi kepada negara dan melayani masyarakat.

“Jangan menjadikan status PNS sebagai tujuan akhir. Jadikan status itu sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik kepada nusa, bangsa, dan negara,” kata Kholilurrahman.

Ia mengatakan masyarakat kini memiliki ekspektasi tinggi terhadap pelayanan pemerintah. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, profesional, dan berkeadilan. Karena itu, keberadaan aparatur di tengah masyarakat menjadi penting untuk membangun kepercayaan terhadap pemerintah.

Tidak kupa, Kholilurrahman berpesan, agar PNS baru tidak merasa paling tahu atau paling hebat, setelah memperoleh status dan kewenangan. Mereka diminta terus belajar serta melayani masyarakat dengan hati nurani.

“Jangan pernah merasa bahwa masyarakat adalah pihak yang membutuhkan kepada aparatur. Kita yang diberi amanat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan,Mohamad Alwi, menjelaskan pengambilan sumpah/janji PNS diikuti 64 orang.

Selain 57 CPNS formasi 2024, lajut dia, terdapat satu CPNS formasi 2021 serta enam lulusan IPDN yang sebelumnya telah berstatus PNS dan tinggal menjalani pengambilan sumpah.

“Yang dilantik 57. Yang disumpah 64. Ada enam orang dari STPDN, mereka sudah dilantik menjadi pegawai, tinggal disumpah,” kata Alwi.

Menurut Alwi, satu CPNS formasi 2021 baru menjalani pengangkatan karena sebelumnya terdapat kendala yang perlu diselesaikan, termasuk berkaitan dengan kesehatan.

Sementara enam lulusan IPDN yang mengikuti sumpah di Pamekasan tidak seluruhnya bertugas di lingkungan Pemkab Pamekasan. Mereka hanya menjalani pengambilan sumpah, selanjutnya kembali ke instansi asal.

Tags: ASNBKPSDM PamekasanBupati Pamekasan KholilurrahmanCPNSPelantikan PNS di PamekasanPemkab PamekasanPNS
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version