• Terkini
  • Trending
  • Semua
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

18 jam lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

5 jam lalu

Pemkab Pamekasan Andalkan Duta Daerah untuk Perkuat Promosi Wisata dan Batik

23 jam lalu

Pemkab Pamekasan Cari Investor Kembangkan Sejumlah Destinasi Wisata

2 hari lalu

Guru Honorer di Pamekasan Masih Dibayangi Ketidakpastian, Disdik Pastikan Pendataan Dapodik Sudah Tuntas

3 hari lalu

Gerakan Indonesia Asri di Pamekasan Diikuti Berbagai Instansi dan Pelajar

3 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Ayah di Pamekasan Serahkan Anaknya Kecanduan Narkoba ke Polisi

3 hari lalu

27 Orang di Sampang Terlibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

4 hari lalu

Enam Tahun Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan Masih Buram

4 hari lalu
Jurnalis Pamekasan Patungan Beli Air Bersih dan Tandon untuk Warga Kekeringan

338 Dusun se-Kabupaten Pamekasan Tahun 2026 Terdampak Kekeringan

4 hari lalu

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Bagikan Coklat dan Suvenir Pada Pengendara

4 hari lalu

Tim Kementerian PU Survei Lahan Calon Sekolah Rakyat di Pamekasan

5 hari lalu

Pilkades Serentak di Pamekasan Berpotensi Digelar Akhir 2027

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Juli 13, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

oleh Taufiqur Rahman
12 Juli 2026
in Pemerintahan
10 0
0
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bukti donasi ASN Pemkab Pamekasan ke Satgas Bencana Baitul Mal Aceh diserahkan ke Bupati Pamekasan.

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan, Kholilurrahman meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengkaji ulang data potensi kekeringan tahun 2026. Pasalnya, data yang diajukan kepadanya, diperkirakan masih ada tambahan potensi. Hal itu berdasarkan banyak pesan pribadi yang masuk melalui hand phone, terkait permintaan bantuan air bersih.

“Saya masih ragu dan tidak yakin 100 persen, data yang diajukan BPBD valid. Oleh sebab itu, saya minta BPBD untuk lebih selektif lagi mendata potensi kekeringan di Pamekasan,” ujar Kholilurrahman, Ahad (12/7/2026).

Menurut Kholilurrahman, Kecamatan Pakong yang dinyatakan nol potensi kekeringan, masih berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar BPBD untuk berkordinasi lagi dengan camat dan kepala desa di wilayah tersebut.

“Pakong sama sekali tidak ada potensi kekeringan. Menurut saya, ini perlu dikaji dan perlu kordinasi dengan camat dan kades guna memastikan data,” imbuhnya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi menjelaskan, selama sepekan ini tim survei sedang bekerja di lapangan untuk memverifikasi data. 33 dusun se-Kabupaten Pamekasan yang telah disampaikan kepada Bupati Pamekasan, masih berpotensi bertambah atau berkurang.

“Potensi berkurang dan bertambah masih ada. Tim kami di lapangan sedang verifikasi data. Minggu ini sudah kelar dan akan disampaikan kepada Bupati terkait perkembangannya,” kata Dhofir.

Menurut Dhofir, potensi bekurangnya data bisa terjadi karena peran desa yang melakukan pengeboran air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di masing-masing dusun.

“Ada desa yang sebagian dana desanya digunakan untuk pengeboran. Maka, secara otomatis dusun yang sebelumnya kekurangan air bersih, sudah bisa terpenuhi melalui pengeboran tersebut,” imbuhnya.

Tahun ini, BPBD Pamekasan memprediksi potensi kekeringan terjadi di seluruh kecamatan di Pamekasan, kecuali Kecamatan Pakong. Sedangkan 12 kecamatan lainnya, berpotensi mengalami kekeringan. Empat kecamatan paling parah yakni Kecamatan Batumarmar dengan 11 desa terdampak. Kecamatan Waru dengan 11, Kecamatan Palengaan dengan 10 desa terdampak, dan Kecamatan Tlanakan dengan 10 desa terdampak.

Sedangkan Kecamatan Pamekasan, yang sebelumnya tidak pernah merasakan dampak kekeringan, tahun ini diprediksi ada satu desa dengan 3 dusun yang akan terdampak.

Secara keseluruhan, desa yang diprediksi terdampak kekeringan tahun ini, berjumlah 85 desa yang terbagi ke dalam 338 dusun se-Kabupaten Pamekasan.

Adapun puncak musim kemarau, akan terjadi pada Agustus hingga September. BPBD akan melakukan persiapan lebih awal agar distribusi air bersih dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Tags: Air BersihBPBDBupati PamekasanKekeringanKemarauKholilurrahmanPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version