• Terkini
  • Trending
  • Semua
‘Anak Haram’ Hembuskan Isu Pemotongan Dana Kapitasi di Puskesmas Talang

‘Anak Haram’ Hembuskan Isu Pemotongan Dana Kapitasi di Puskesmas Talang

1 tahun lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

8 jam lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

9 jam lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

23 jam lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

1 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

1 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

1 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

1 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

2 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

3 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

3 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

3 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, November 7, 2026
30 °c
Pamekasan
30 ° Ming
29 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

‘Anak Haram’ Hembuskan Isu Pemotongan Dana Kapitasi di Puskesmas Talang

Pengetatan Japel bagi staf Puskesmas Talang mengurangi pendapatan staf, namun diisukan pemotongan dana kapitasi

oleh Taufiqur Rahman
18 Juli 2025
in Pemerintahan
41 1
0
‘Anak Haram’ Hembuskan Isu Pemotongan Dana Kapitasi di Puskesmas Talang

Kepala Dinkes Pamekasan Syaifuddin dan Kepala Puskesmas Talang Khaliliya Syaifiati saat memberikan pernyataan pers, Kamis (17/7/2025) terkait isu pemotongan dana kapitasi.

0
SHARES
415
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kebiasaan tidak sehat mulai terendus di Puskesmas Talang, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, setelah adanya pengurangan jasa pelayanan (Japel) bagi karyawan. Pengurangan itu didasarkan kepada kinerja mereka yang selama ini pengawasannya kurang ketat.

Kehadiran Kepala Puskesmas Baru, Khaliliya Syaifiyati mulai memperketat Japel. Karyawan ‘nakal’, tidak disipilin, sering absen, tidak mengerjakan tugas sesuai target, terpaksa dipangkas Japelnya.

Terobosan ini menuai reaksi dari para karyawan. Akibatnya, berhembus isu pemotongan dana kapitasi untuk Japel karyawan. Dinkes Pamekasan bergerak cepat mendalami isu tersebut dengan mengadakan supervisi ke Puskesmas Talang.

Kepala Dinkes Pamekasan, Syaifuddin membantah adanya pemotongan dana kapitasi. Setelah ditelusuri, ternyata adanya pengurangan pendapatan Japel karyawan yang disebabkan pengetatan regulasi berupa Perbup Kabupaten Pamekasan nomor 7 tahun 2020 tentang Pedoman Tekhnis Penyelanggaraan Pola Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah pada UPT Dinas Kesehatan.

“Pemberian Japel itu berdasarkan poin jasa pelayanan, termasuk di dalamnya kedisiplinan, presensi, mengerjakan tugas dengan baik. Jika ada karyawan nakal minta Japel yang sama dengan yang rajin, maka ada hak orang yang rajin yang diambil. Ini tidak adil dan tidak sesuai dengan poin-poin remunerasi yang benar,” ujar Syaifuddin dalam pernyataan pers, Kamis (17/7/2025).

Pengetatan kebijakan inilah yang menyebabkan gejolak di internal Puskesmas Talang. Ada karyawan yang tidak puas sehingga menyebarkan isu negatif.

Kepala Puskesmas Talang, Khaliliya Syaifiyati enggan menyebut siapa sosok karyawan yang telah menghembuskan informasi tersebut. Bahkan nama inisial AH yang disebut-sebut dalam pemberitaan di sejumlah media, tidak ada yang identik dengan nama-nama karyawan Puskesmas.

“Saya tidak mencari tahu siapa staf Puskesmas AH dalam berita itu. Harusnya media jujur menyampaikan, tapi asumsi saya mungkin itu ‘anak haram’, bukan staf Puskesmas”, kata Khaliliya.

Semakin meluasnya informasi pemotongan dana kapitasi itu, tidak membuat Khaliliya kehilangan semangat. Apalagi informasi itu tidak benar. Hal itu hanya menimbulkan aura negatif di lingkungan kerjanya.

“Saya fokus bekerja karena banyak target Puskesmas yang harus diselesaikan. Saya enggan menanggapinya terlalu jauh karena menyebut angkanya saja di berita itu sudah salah. Mungkin itu selentingan yang dibesar-besarkan,” imbuh perempuan yang juga dokter gigi ini.

Tags: BPJSDana KapitasiDinkes PamekasanPuskemas TalangRemunerasi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version