• Terkini
  • Trending
  • Semua
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Bupati Pamekasan Kaji Regulasi Sekolah Wajib Berbahasa Daerah dan Berbusana Batik

12 bulan lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

6 jam lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

7 jam lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

1 hari lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

1 hari lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

1 hari lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

1 hari lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

1 hari lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

2 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

2 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

2 hari lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

2 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Oktober 23, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Kaji Regulasi Sekolah Wajib Berbahasa Daerah dan Berbusana Batik

Bupati: efektif bangun akhlak, tapi regulasi harus matang

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 November 2025
in Pemerintahan, Politik
13 1
0
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Bupti Pamekasan, Kholilurrahman mengimbau kepada masyarakat agar menghentikan demonstrasi karena kondisi APBD masih devisit dan terjadi efisiensi, karena tidak semua aspirasi yang disampaikan dalam demonstrasi bisa dipenuhi.

0
SHARES
136
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Pemerintah Kabupaten Pamekasan tengah menggodok rencana penerapan penggunaan bahasa daerah dan seragam batik khas Pamekasan, bagi pejabat serta peserta didik dalam kegiatan sehari-hari. Kebijakan ini digadang mampu menjadi terobosan untuk memperkuat identitas lokal sekaligus membentuk karakter generasi muda.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menegaskan bahwa pemerintah daerah masih perlu menyusun mekanisme dan regulasi pelaksanaannya agar tidak tumpang tindih dengan aturan pemerintah pusat.

“Mekanisme pelaksanaannya masih perlu dikaji. Kita harus tahu apakah sudah ada aturan dari pusat atau belum,” ujar Bupati, Selasa (4/11/2025).

Bupati menilai penggunaan bahasa daerah, yang memiliki tingkatan tutur seperti ngoko, kromo, hingga kromo inggil, dinilai dapat menjadi medium yang kuat untuk membangun akhlak anak sejak usia dini.

“Penggunaan bahasa daerah sebenarnya lebih efektif dalam mendidik anak kita. Dengan demikian, kita bisa mengarahkan anak-anak untuk berakhlak melalui penggunaan bahasa pertama kali,” jelasnya.

Ia menyoroti menurunnya budaya hormat pada orang tua dalam keseharian, dan bahasa daerah yang sarat nilai kesopanan, dinilai mampu mengembalikan tradisi itu.

Bupati juga menyatakan bahwa Pamekasan masuk dalam daftar 10 daerah yang dinilai berhasil melestarikan bahasa lokal.

Meski menaruh harapan pada bahasa sebagai media pendidikan karakter, Bupati menegaskan bahwa penguatan akhlak tidak bisa berhenti pada aspek verbal.

“Pembentukan akhlakul karimah tidak cukup hanya melalui bahasa, tetapi juga melalui perilaku keseharian yang mencerminkan nilai moral,” ujarnya.

Selain bahasa daerah, pemerintah juga merancang aturan penggunaan batik khas Pamekasan sebagai seragam bagi ASN hingga siswa pada hari tertentu. Langkah ini diharapkan mampu memperluas rasa bangga masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memajukan UMKM batik di daerah.

Rencana tersebut menunggu rampungnya kajian teknis di tingkat pemerintah daerah.

“Rencananya, ada hari tertentu yang digunakan untuk berbahasa daerah sebagai wadah komunikasi, dan ada hari lain untuk menggunakan seragam batik khas Pamekasan,” jelas Bupati.

Jika terlaksana, kebijakan ini berpotensi menjadi model pelestarian budaya yang inovatif di tengah arus globalisasi. Namun pemerintah dituntut merumuskan desain regulasi yang jelas agar tidak membebani dunia pendidikan dan birokrasi, serta tetap sejalan dengan aturan nasional.

Di sisi lain, pelaksanaan kebijakan ini bisa membuka peluang bagi pengembangan ekonomi lokal, terutama bagi perajin batik Pamekasan.

Tags: Bahasa MaduraBupati Pamekasan KholilurrahmanPemerintah kabupaten Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version