• Terkini
  • Trending
  • Semua

IBS PKMKK dan Desa Lancar Mulai Survei Calon Lahan Wisata Edukatif-Religius

2 jam lalu

Polemik PT KAI dengan Pemilik Warung Makan di Pamekasan akan Berlanjut ke Polda Jatim

3 jam lalu

PCNU Pamekasan: Penggunaan APBN untuk Kurban Dibolehkan, Asal Tak Ganggu Kepentingan Publik

5 jam lalu

Desa Lancar Proyeksikan IBS PKMKK Jadi Kawasan Wisata Edukatif-Religius di Pamekasan

10 jam lalu

Sekda Sumenep Terima Silaturahmi IPNU-IPPNU, Bahas Sinergi Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif Pelajar

10 jam lalu

DKP Jamas Pusaka dan Peralatan Musik Daul di Malam 1 Sura

1 hari lalu

Ketua DPRD Pamekasan Ingin Temui Langsung Pemilik Lahan, Upayakan Segel SMK Kesehatan Nusantara Dibuka

2 hari lalu

1.843 Peserta Meriahkan Pawai 1 Muharram di Pamekasan, Bupati Ajak Perkuat Syiar Islam

2 hari lalu

500 Unit Rumah di Pamekasan Siap Dibedah, Bupati Masih Ajukan 7.000 Rumah Tak Layak Huni

3 hari lalu

Sengketa Lahan TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Muhammadiyah akan Digugat ke Pengadilan

5 hari lalu
Generasi Muda Madura Merasa Malu Berbahasa Madura

Generasi Muda Madura Merasa Malu Berbahasa Madura

5 hari lalu

Atasi Mahalnya Irigasi Pertanian Pemkab Pamekasan Siapkan 13 Sumur Bor

6 hari lalu

Bulog Gandeng Perkasa Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Pamekasan

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juni 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

IBS PKMKK dan Desa Lancar Mulai Survei Calon Lahan Wisata Edukatif-Religius

Kolaborasi IBS PKMKK dengan Pemerintah Desa Lancar, Pamekasan, mulai mematangkan pengembangan kawasan wisata edukatif-religius berbasis olahraga sunnah, pendidikan berkelanjutan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
18 Juni 2026
in Pendidikan
10 0
0

Kepala Desa Lancar, Muhammad Rosli bersama Direktur Utama IBS PKMKK, Achmad Muhlis, Kamis (18/6/2026).

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan bersama Pemerintah Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, mulai mematangkan rencana pembangunan kawasan wisata edukatif-religius yang terintegrasi dengan pendidikan, olahraga sunnah, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Konsep besar itu digagas melalui kerja sama pengembangan kawasan seluas sekitar 5 hingga 10 hektare yang nantinya akan difokuskan untuk pembangunan fasilitas olahraga sunnah berupa arena memanah, pacuan kuda, dan kolam renang edukatif.

Direktur Utama IBS PKMKK Pamekasan, Achmad Muhlis, mengatakan pembangunan lembaga pendidikan tidak bisa dipisahkan dari pembangunan masyarakat di sekitarnya. Menurut dia, pesantren harus hadir sebagai pusat peradaban yang terhubung dengan realitas sosial, ekonomi, budaya, hingga lingkungan.

“Kesepahaman antara IBS PKMKK dan Pemerintah Desa Lancar untuk mengembangkan kawasan olahraga sunnah ini bukan sekadar pembangunan sarana olahraga. Ini adalah embrio lahirnya model pembangunan desa berbasis pendidikan berkelanjutan, wisata edukatif-religius, dan ekonomi sirkular dalam satu ekosistem peradaban,” kata Muhlis, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, konsep olahraga sunnah yang diusung bukan hanya aktivitas fisik semata, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, memanah mengajarkan fokus, kesabaran, dan kemampuan menentukan arah hidup. Berkuda membentuk keberanian, kepemimpinan, serta keseimbangan emosi. Sedangkan berenang melatih daya tahan, kemampuan beradaptasi, dan keberanian menghadapi tantangan.

“Nilai-nilai seperti inilah yang dibutuhkan generasi muda saat ini, terutama di tengah krisis identitas, distraksi digital, dan tantangan sosial yang semakin kompleks,” ujarnya.

Muhlis menambahkan, kawasan tersebut nantinya tidak hanya menjadi sarana pendidikan pesantren, tetapi juga ruang ekonomi produktif bagi masyarakat sekitar.

Warga desa, kata dia, akan dilibatkan dalam ekosistem yang dibangun, mulai dari peternak kuda, pengelola UMKM, penyedia jasa wisata, kuliner lokal, instruktur olahraga, hingga mitra produksi pangan pesantren.

“Pesantren tidak boleh tumbuh terpisah dari masyarakat. Kami ingin hubungan antara pesantren dan warga berkembang dari hubungan sosial-keagamaan menjadi hubungan ekonomi-produktif yang saling menguatkan,” ucapnya.

Lebih jauh, lanjut dia, kawasan itu juga akan dikembangkan dengan konsep ekonomi sirkular, di mana seluruh sumber daya saling terintegrasi dalam siklus produktif berkelanjutan.

Ia juga merencanakan, rumput di sekitar lintasan pacuan kuda, akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sementara limbah kotoran ternak diolah menjadi pupuk organik untuk pertanian pesantren.

“Hasil pertanian bisa menjadi bahan pangan santri dan pengunjung, kawasan wisata menjadi pasar bagi produk UMKM masyarakat. Tidak ada sumber daya yang terbuang sia-sia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lancar, Muhammad Rosli, menegaskan pemerintah desa mendukung penuh pengembangan kawasan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus pengembangan ekonomi desa.

Ia mengatakan, pemerintah desa tengah menyiapkan kerja sama pemanfaatan lahan kas desa yang berada tepat di depan kawasan IBS PKMKK.

“Ini merupakan wujud dukungan pemerintah desa terhadap dunia pendidikan. Kami memberikan bantuan berupa kerja sama lahan yang nantinya akan dibangun kolam renang, tempat memanah, dan arena pacuan kuda,” kata Rosli.

Ia menegaskan, lahan tersebut bukan hibah, melainkan kerja sama pengelolaan bersama melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lancar.

Rosli mengungkapkan, saat ini penyusunan master plan kawasan sedang dilakukan dan survei awal di lapangan sudah mulai berjalan.

“Ini bukan hibah, tapi kerja sama dengan BUMDes Lancar. Master plan sedang digarap, tadi juga sudah mulai survei. Kami berkomitmen penuh mendukung program dari IBS ini,” tandasnya.

Tags: IBS PKMKKPemdes LancarpendidikanPondok PesantrenWisata edukatif religius
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version