• Terkini
  • Trending
  • Semua
Cucu Kiai As’ad Syamsul Arifin Hijrah ke PDIP

Cucu Kiai As’ad Syamsul Arifin Hijrah ke PDIP

5 tahun lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 jam lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

6 jam lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

10 jam lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

1 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

1 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

1 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

2 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

2 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

2 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

2 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

3 hari lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, September 5, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik

Cucu Kiai As’ad Syamsul Arifin Hijrah ke PDIP

Jadi politisi PKB Ning Dyah memutuskan hijrah ke PDIP

oleh Hasbi Amrullah
3 Januari 2022
in Politik
132 2
0
Cucu Kiai As’ad Syamsul Arifin Hijrah ke PDIP
0
SHARES
1.3k
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Nyai Hj. Aisyah As’adiyah atau akrab disapa Ning Dyah, pengasuh pondok pesantren Al Huda Sumber Nangka, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, menyatakan diri hijrah ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sebelumnya, Ning Dyah sempat bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menjadi calon legislatif pada Pemilu 2019 lalu.

Hijrahnya Ning Dyah ini, digelar spesial melalui pengukuhan di kantor DPC PDIP Pamekasan komplek perumahan Graha Indah Tlanakan, Pamekasan, Senin (3/1/2022). Ibunda Ning Dyah, Ny. Hj. Makkiah As’ad turut serta menyaksikan seremonial tersebut.

Dalam pidatonya, Makkiah mengatakan, dengan bergabungnya Ning Dyah ke PDIP bisa menjadikan PDIP lebih religius karena selama ini, partai yang dilahirkan oleh Bung Karno ini, distigma sebagai partai pendukung komunisme.

“Harapan kami ke depan agar PDIP bisa menjalankan misi damai Rasulullah dalam demokrasi yang dilandasi dengan nilai-nilai keislaman,” ujar perempuan yang akrab dengan sebutan Nyai Makkiyah ini.

Istri mantan Ketua PCNU Pamekasan KH. Sidqi Mudhar ini menambahkan, Bung Karno memiliki hubungan erat dengan ayahnya KH. As’ad Syamsul Arifin ketika keduanya masih sama-sama dalam perjuangan. Bahkan Bung Karno sering mengaku kepada Kiai As’ad bahwa dirinya adalah pengikut NU.

“Sejarah ini sebagai bagian dari rangkaian acara hari ini, ananda Ning Dyah berjuang di PDIP,” ungkapnya.

Keputusan Ning Dyah hijrah partai ini bukan keputusan instan, namun dilakukan dengan pertimbangan yang cukup matang disertai dengan istikharah. Oleh sebab itu, Ning Dyah memiliki misi bahwa dirinya akan berjuang menghapus stigma negatif PDIP yang berkembang selama ini.

“Jika PDIP dianggap partai kafir dan komunis, maka saya akan berusaha untuk merubahnya lebih islami,” kata Ning Dyah dalam sambutannya.

Bahkan, Ning Dyah sudah siap dengan berbagai konsekuensi dan kontroversi yang akan dihadapinya ke depan. Menurutnya, perjuangan memang penuh tantangan dan hambatan. Perjuangan tidak selama di pesantren dan masjid, tetapi di politik juga ada.

Sekretaris DPC PDIP Pamekasan Nadi Mulyadi menyambut riang bergabungnya Ning Dyah ke partai berlambang kepala banteng ini. Sosok Ning Dyah akan menjadi modal untuk mendongkrak elektabilitas partai pada Pemilu mendatang. Kosongnya kursi PDIP di DPRD Pamekasan saat ini, menjadi potensi untuk diisi oleh tokoh yang memiliki modal sosial yang tinggi.

“Ning Dyah akan menjadi modal sosial dan modal politik yang besar untuk membangkitkan PDIP Pamekasan yang dinilai terpuruk saat ini,” ujar Nadi Mulyadi.

Tags: As'ad Syamsul ArifinNing DyahPamekasanPDIPPKBSalafiyah Syafiiyah
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version