• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pemkab Pamekasan Ajukan Tambahan 810 KL Bio Solar

4 bulan lalu

Polisi Patroli SPBU di Pamekasan, Cegah Penimbunan BBM

6 jam lalu

Dekopinda Pamekasan Siap Dampingi KDKMP, Pembangunan Capai 95 Persen

9 jam lalu

Bupati Pamekasan Tekankan Sinkronisasi Pemerintahan di Hari Otonomi Daerah

10 jam lalu

Pererat Jarak Sosial BIP Santuni 2.000 Anak Disabilitas

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Minta Sekolah Perhatikan Anak Penyandang Disabilitas

1 hari lalu

Pelaku Curanmor di Pamekasan Ditangkap Warga, Polisi Amankan di Lokasi

1 hari lalu

Siswa “Intip” Dapur Ketahanan Pangan, BULOG Madura Buka Gudang untuk Edukasi

2 hari lalu

Karakter Gotong Royong Jadi Modal Kuat Pamekasan Kembangkan Koperasi

2 hari lalu

Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Kancab Madura Bangga Jadi Bagian Sejarah

3 hari lalu

NU dan Muhammadiyah Kompak Dukung Pamekasan Jadi Kabupaten Al-Qur’an

3 hari lalu

Setiap Jumat Bupati Pamekasan Ajak Warga Gotong Royong

3 hari lalu

BEMNUS Jatim Dorong Cukai UMKM “Layer III” di Tengah Isu Rokok Ilegal

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, April 27, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Pilihan

Pemkab Pamekasan Ajukan Tambahan 810 KL Bio Solar

Langkah diambil menyusul antrean panjang kendaraan diesel di sejumlah SPBU

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
25 Desember 2025
in Pilihan
10 0
0

Antrean kendaraan di SPBU Jalan Raya Trunojoyo, Desa Kangenan, Kecamatan Pamekasan, Rabu (24/12/2025).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Pemerintah Kabupaten Pamekasan merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang memicu antrean panjang kendaraan diesel di sejumlah SPBU setempat dengan mengajukan tambahan kuota bio solar ke Pertamina.

Kepala Bagian Perekonomian Setkab Pamekasan Bachtiar Effendy mengatakan, pengajuan tambahan pasokan telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Jumlah yang diajukan mencapai 810 kilo liter, atau sama dengan 810.000 liter.

“Sudah. Kemaren pemkab sudah mengajukan tambahan bio solar sebanyak 810 kilo liter ke Pertamina,” ujar Bahtiar, Kamis (25/12/2025).

Bahtiar membenarkan bahwa kondisi stok solar subsidi di Pamekasan saat ini berada pada titik kritis. Berdasarkan data yang diterimanya, sisa stok solar di wilayah tersebut hanya sekitar 2 persen.

“Ya benar, di Pamekasan untuk solar tersisa 2%,” katanya.

Namun demikian, Bahtiar mengaku belum mengetahui secara pasti rincian volume solar yang tersisa dari persentase tersebut, “untuk rician liter dari 2% itu saya kurang paham,” ujarnya.

Sebelumnya, kelangkaan solar memicu antrean kendaraan roda empat, khususnya kendaraan diesel, di sejumlah SPBU di Kabupaten Pamekasan sejak Senin (22/12/2025) hingga Rabu (24/12/2025).

Salah satu titik antrean terpantau di SPBU Jalan Raya Trunojoyo, Desa Kangenan, Kecamatan Pamekasan, dengan panjang antrean mencapai sekitar 100 meter.

Antrean terjadi sejak pagi hingga sore hari. Meski solar belum tersedia, sejumlah pengendara tetap bertahan menunggu karena kondisi tangki kendaraan mereka hampir kosong.

“Saya hendak mengirim LPG ke pelanggan, namun karena solar sudah mau habis terpaksa harus antri sampai nanti SPBU dapat kiriman,” ujar Ridwan, pemilik pangkalan LPG.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, sebelumnya menjelaskan bahwa stok solar di Kabupaten Pamekasan memang telah menipis sejak pertengahan Desember 2025.

“Karena sudah akhir tahun, stok Solar untuk Kabupaten Pamekasan sudah menipis. Catatan kami sampai 18 Desember kemarin, sudah tersisa 2 persen,” kata Ahad.

Ia menegaskan, karena solar merupakan BBM bersubsidi, penambahan stok tidak bisa dilakukan secara langsung tanpa pengajuan dari pemerintah daerah.

“Jika Pemkab membutuhkan tambahan stok Solar, maka harus mengajukan kepada pemerintah. Jika disetujui, maka kami siap untuk menambah karena stok kami selalu tersedia di terminal,” ujarnya.

Sambil menunggu kepastian tambahan kuota, Pertamina juga mengimbau masyarakat pengguna kendaraan diesel untuk memanfaatkan BBM non-subsidi sebagai alternatif.

“Alternatif untuk kendaraan diesel ada Dexlite non subsidi. Silahkan masyarakat memanfaatkannya,” kata Ahad.

Tags: Antrian panjangBio SolarMobilPertaminaSPBU
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version