• Terkini
  • Trending
  • Semua

Camat di Pamekasan yang Abaikan Tugas Siap-siap Dipecat

7 bulan lalu

Guru Honorer di Pamekasan Masih Dibayangi Ketidakpastian, Disdik Pastikan Pendataan Dapodik Sudah Tuntas

3 jam lalu

Gerakan Indonesia Asri di Pamekasan Diikuti Berbagai Instansi dan Pelajar

5 jam lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Ayah di Pamekasan Serahkan Anaknya Kecanduan Narkoba ke Polisi

23 jam lalu

27 Orang di Sampang Terlibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

1 hari lalu

Enam Tahun Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan Masih Buram

1 hari lalu
Jurnalis Pamekasan Patungan Beli Air Bersih dan Tandon untuk Warga Kekeringan

338 Dusun se-Kabupaten Pamekasan Tahun 2026 Terdampak Kekeringan

1 hari lalu

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Bagikan Coklat dan Suvenir Pada Pengendara

2 hari lalu

Tim Kementerian PU Survei Lahan Calon Sekolah Rakyat di Pamekasan

3 hari lalu

Pilkades Serentak di Pamekasan Berpotensi Digelar Akhir 2027

3 hari lalu

Kasus Suspek Campak di Pamekasan Turun Drastis, Dinkes: Mayoritas Pasien Belum Diimunisasi

4 hari lalu

Santri IBS PKMKK Dibekali Pendidikan Antiperundungan

4 hari lalu

Harga Telur Terjun Usai MBG Libur

1 minggu lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Juli 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Camat di Pamekasan yang Abaikan Tugas Siap-siap Dipecat

Koordinasi dinilai tersendat di tingkat kecamatan, Bupati minta jalur pelaporan dibuka tanpa hambatan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
11 Desember 2025
in Pemerintahan, Pilihan
10 0
0

Bupati Kholilurrahman dan Wakil Bupati, Sukriyanto saat melakukan serap aspirasi bersama Ikasa Tlanakan, Kamis (11/12/2025).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan akan menjatuhkan sanksi kepada Camat yang tidak merespons aduan masyarakat maupun laporan dari kepala desa. Penegasan itu ia sampaikan dalam agenda serap aspirasi Ikatan Kepala Desa (IKASA) Kecamatan Tlanakan, yang digelar di rumah Kepala Desa Branta, Kecamatan Tlanakan, Kamis (11/12/2025).

Menurut Kholilurrahman, Camat merupakan perpanjangan tangan pemerintah kabupaten. Karena itu, ia meminta setiap laporan dari desa ditangani cepat, terutama terkait warga yang kondisinya kritis atau membutuhkan bantuan mendesak.

“Kalau ada warga yang perlu bantuan atau sakit, langsung komunikasi dengan Camat setempat. Apabila tidak dipedulikan, akan saya sanksi camat-camat tersebut waktu itu juga,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, kepala desa agar lansung berkoordinasi dengan camat atau bisa langsung menghubungi Bupati dan wakil Bupati. Ia menambahkan, tidak jarang dirinya turun langsung karena informasi tersendat di kecamatan.

“Saya kadang-kadang turun sendiri. Seperti kasus yang perutnya kembung di Tlanakan. Juga, kalau ada masyarakat yang rumahnya saja tidak layak huni dan perlu pertolongan kesehatan, pasti akan langsung dibantu oleh bupati dan wakil bupati,” kata Bupati

Dalam forum itu, beberapa kepala desa menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Kepala Desa Ambat misalnya, mempertanyakan pelaksanaan UHC, terutama terkait kebijakan warga yang tidak masuk desil 1–5, namun membutuhkan layanan kesehatan mendesak. Sementara Kepala Desa Ceguk melaporkan bahwa UHC di daerahnya tidak ada masalah dan aman.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati menegaskan bahwa jalur koordinasi harus berjalan baik dari desa ke kecamatan kemudian ke kabupaten. Ia meminta kepala desa aktif berkomunikasi, dan memastikan tidak ada laporan yang berhenti di tingkat camat.

“Kalau bisa komunikasinya dengan kami jangan terputus,” tegasnya kembali.

Bupati juga menyinggung rencananya menyusun data mandiri Pamekasan, karena menurutnya data DTSEN banyak yang tidak lagi sesuai kondisi lapangan. Upaya itu disebutnya penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Saya rencananya untuk Pamekasan akan membuat data sendiri. Karena data dari BPS itu sudah banyak yang kurang tepat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto meminta, seluruh kepala desa untuk satu koordinasi.

”Mari saling koordinasi untuk bersama melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kepala desa tetap proaktif dalam melaporkan kebutuhan warga dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

“Saya berharap kepala desa aktif untuk bersama membangun Pamekasan,” pungkas Wabub.

Tags: Bupati KholilurrahmanCamatKesehatan PamekasanPemerintah kabupaten PamekasanTlanakanUHCWabub Sukriyanto
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version