• Terkini
  • Trending
  • Semua

Camat di Pamekasan yang Abaikan Tugas Siap-siap Dipecat

4 bulan lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

1 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

1 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

1 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

2 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

2 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

3 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

3 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

3 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

4 hari lalu
Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

4 hari lalu

Jemaah Calon Haji Pamekasan 2026 Berangkat Sesuai Jadwal

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, April 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Camat di Pamekasan yang Abaikan Tugas Siap-siap Dipecat

Koordinasi dinilai tersendat di tingkat kecamatan, Bupati minta jalur pelaporan dibuka tanpa hambatan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
11 Desember 2025
in Pemerintahan, Pilihan
10 0
0

Bupati Kholilurrahman dan Wakil Bupati, Sukriyanto saat melakukan serap aspirasi bersama Ikasa Tlanakan, Kamis (11/12/2025).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan akan menjatuhkan sanksi kepada Camat yang tidak merespons aduan masyarakat maupun laporan dari kepala desa. Penegasan itu ia sampaikan dalam agenda serap aspirasi Ikatan Kepala Desa (IKASA) Kecamatan Tlanakan, yang digelar di rumah Kepala Desa Branta, Kecamatan Tlanakan, Kamis (11/12/2025).

Menurut Kholilurrahman, Camat merupakan perpanjangan tangan pemerintah kabupaten. Karena itu, ia meminta setiap laporan dari desa ditangani cepat, terutama terkait warga yang kondisinya kritis atau membutuhkan bantuan mendesak.

“Kalau ada warga yang perlu bantuan atau sakit, langsung komunikasi dengan Camat setempat. Apabila tidak dipedulikan, akan saya sanksi camat-camat tersebut waktu itu juga,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, kepala desa agar lansung berkoordinasi dengan camat atau bisa langsung menghubungi Bupati dan wakil Bupati. Ia menambahkan, tidak jarang dirinya turun langsung karena informasi tersendat di kecamatan.

“Saya kadang-kadang turun sendiri. Seperti kasus yang perutnya kembung di Tlanakan. Juga, kalau ada masyarakat yang rumahnya saja tidak layak huni dan perlu pertolongan kesehatan, pasti akan langsung dibantu oleh bupati dan wakil bupati,” kata Bupati

Dalam forum itu, beberapa kepala desa menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Kepala Desa Ambat misalnya, mempertanyakan pelaksanaan UHC, terutama terkait kebijakan warga yang tidak masuk desil 1–5, namun membutuhkan layanan kesehatan mendesak. Sementara Kepala Desa Ceguk melaporkan bahwa UHC di daerahnya tidak ada masalah dan aman.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati menegaskan bahwa jalur koordinasi harus berjalan baik dari desa ke kecamatan kemudian ke kabupaten. Ia meminta kepala desa aktif berkomunikasi, dan memastikan tidak ada laporan yang berhenti di tingkat camat.

“Kalau bisa komunikasinya dengan kami jangan terputus,” tegasnya kembali.

Bupati juga menyinggung rencananya menyusun data mandiri Pamekasan, karena menurutnya data DTSEN banyak yang tidak lagi sesuai kondisi lapangan. Upaya itu disebutnya penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Saya rencananya untuk Pamekasan akan membuat data sendiri. Karena data dari BPS itu sudah banyak yang kurang tepat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto meminta, seluruh kepala desa untuk satu koordinasi.

”Mari saling koordinasi untuk bersama melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kepala desa tetap proaktif dalam melaporkan kebutuhan warga dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

“Saya berharap kepala desa aktif untuk bersama membangun Pamekasan,” pungkas Wabub.

Tags: Bupati KholilurrahmanCamatKesehatan PamekasanPemerintah kabupaten PamekasanTlanakanUHCWabub Sukriyanto
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version