• Terkini
  • Trending
  • Semua

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

2 bulan lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

1 jam lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

6 jam lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

22 jam lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

23 jam lalu

Istri Kuli Bangunan Kabur Bawa Perhiasan Anaknya

1 hari lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

2 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

2 hari lalu
Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

3 hari lalu

Penerimaan Santri di IBS PKMKK Pamekasan Akan Dibuka Kembali Tahun 2029

3 hari lalu

Serapan DBHCHT 2026 di Pamekasan Baru 42 Persen

3 hari lalu

Pamekasan Masuk 6 Besar Program Pengelolaan Sampah Nasional

5 hari lalu

Seorang Adik Laporkan Kakaknya karena Jual Tanah Warisan Diam-Diam

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, September 3, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

Achmad Mulyadi, resmi menerima penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama. Ia menjadi satu-satunya akademisi asal Madura yang memperoleh gelar tersebut pada Periode III Tahun 2025.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
13 Juli 2026
in Pendidikan
9 1
0

Achmad Mulyadi bersama istri usai menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 di Jakarta, Senin (13/7/2026).

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali menambah jajaran guru besar, dosen Pascasarjana UIN Madura, Achmad Mulyadi, resmi menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Achmad Mulyadi mengatakan, capaian itu bukan sekadar penghargaan akademik, melainkan amanah untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui kajian Ilmu Falak.

“Alhamdulillah, saya merasa bangga dan bersyukur atas amanah ini. Namun, yang lebih penting, gelar Guru Besar menjadi tantangan bagi saya untuk terus memperkuat dan memperdalam keilmuan yang selama ini saya tekuni, khususnya Ilmu Falak,” ujarnya.

Ia berharap doa dan dukungan dari masyarakat, sivitas akademika, serta para mahasiswa agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik.

“Saya memohon doa dari semua pihak agar tugas ini dapat saya laksanakan sebaik-baiknya dan ilmu yang kami miliki benar-benar bermanfaat bagi umat,” katanya.

Menurut guru besar ilmu falak tersebut, setelah resmi menyandang gelar Guru Besar, fokus pengabdiannya akan diarahkan pada penguatan kajian Ilmu Falak yang berkaitan langsung dengan kebutuhan umat Islam, mulai dari penentuan arah kiblat, waktu salat, penanggalan Hijriah, hingga astronomi Islam.

Dalam waktu dekat, ia juga akan terlibat mendukung Program Indonesia Berqiblat yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia. Katanya, program nasional tersebut bertujuan memastikan ketepatan arah kiblat masjid, musala, dan fasilitas ibadah di seluruh Indonesia melalui pendekatan ilmiah dan sesuai kaidah syariat.

“Kementerian Agama saat ini sedang melaksanakan Program Indonesia Berqiblat. Ini menjadi tugas sekaligus tantangan bagi kami. Insya Allah pada 15-16 Juli 2026 kami bersama tim akan ikut menyukseskan program tersebut,” ucapnya.

Ia berharap program itu mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, mengenai pentingnya akurasi arah kiblat berdasarkan metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Mulyadi menegaskan, sebagai Guru Besar dirinya berkomitmen terus mengembangkan riset, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pembinaan generasi muda di bidang Ilmu Falak.

“Saya berharap dapat terus mengabdikan keilmuan agama sesuai arahan Menteri Agama. Semoga keberadaan Guru Besar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan Islam,” tuturnya.

Tags: Guru Besar Ilmu FalakGuru besar UIN MadurapendidikanTambahan guru beasar UIN MaduraUniversitas IsIam Negeri Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version