• Terkini
  • Trending
  • Semua
SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook

SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook

11 bulan lalu

Empat Truk Diduga Rokok Ilegal Masuk Kantor Bea Cukai Madura Wartawan Dilarang Meliput

5 jam lalu

Bupati Pamekasan Targetkan 121 Kepala Sekolah Definitif Dilantik Agustus 2026

12 jam lalu

Museum Madilaras Kenalkan Alat Pertanian Tradisional kepada Pelajar, Disdik: Jangan Lupakan Peradaban Masa Lalu

1 hari lalu

Lima Tahun Tekuni Penangkaran Bibit, Pemuda Pamekasan Jaga Kemurnian Tembakau dengan Kerudung

1 hari lalu

Dua SD di Pamekasan Raih Program Nasional Kemendikdasmen

1 hari lalu

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

2 hari lalu

Semua Fraksi DPRD Pamekasan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

2 hari lalu

Harapan Hidup Sutiyama dalam Anyaman Selembar Tikar

2 hari lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

3 hari lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

3 hari lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

4 hari lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 30, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook

Penentuan sekolah penerima bantuan sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
8 September 2025
in Pendidikan
12 0
0
SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook
0
SHARES
119
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Kepala SMK Negeri 1 Pamekasan, Rustam Efendy, menegaskan sekolahnya tidak pernah menerima bantuan perangkat Chromebook dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Bahkan, menurut dia, seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Pamekasan juga tidak pernah tersentuh distribusi perangkat itu.

”Sekolah kami tidak pernah menggunakan Chromebook karena memang tidak memiliki. Untuk sekolah negeri di Pamekasan, baik SMA maupun SMK, tidak ada yang menerima bantuan itu,” kata Rustam, Senin (8/9/2025).

Rustam menambahkan, sejak awal, penentuan sekolah penerima bantuan sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Pada saat pembagian berlangsung, situasi masih dalam masa pandemi Covid-19. Kini, untuk jenjang SMK, mekanisme penyaluran bantuan sudah terpusat melalui aplikasi Takola, platform daring yang dikembangkan Kementerian Pendidikan.

“Untuk SMA, saya tidak tahu nama aplikasinya,” ujarnya.

Rustam mengaku pihak sekolah sudah berupaya mengajukan bantuan sesuai prosedur. Namun, hingga kini belum ada hasil.

“Tahun kemarin sudah saya ajukan, tetapi belum dapat sampai sekarang. Untuk persyaratan, kami sudah memenuhi dan sudah mengajukan,” katanya.

Rustam yang baru menjabat kepala sekolah juga tengah menelusuri apakah sekolahnya pernah mendapatkan bantuan TIK pada periode sebelumnya, yakni tahun 2020–2021.

“Untuk masalah pernah mendapatkan bantuan TIK di tahun sebelumnya, saya cek dulu. Soalnya saya baru jadi kepala,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kemendikbudristek menetapkan sejumlah syarat bagi sekolah penerima bantuan Chromebook pada periode 2021–2022. Syarat itu antara lain:

Memiliki akses listrik dan internet yang memadai,  belum menerima bantuan TIK Kemendikbudristek atau DAK Fisik pada tahun 2020 dan 2021, Mendukung digitalisasi sekolah, agar perangkat bisa menjadi infrastruktur dasar pembelajaran digital bagi guru dan siswa.

Selain itu, menunjang pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Bantuan diperuntukkan bagi berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, hingga SKB.

Dengan aturan ini, banyak sekolah di daerah sebenarnya masuk kategori layak, termasuk yang sudah memiliki jaringan listrik dan internet. Namun, fakta di Pamekasan menunjukkan bahwa tidak semua pengajuan dikabulkan, meski persyaratan formal sudah dipenuhi.

Program bantuan Chromebook sejatinya ditujukan mempersempit kesenjangan digital di sekolah. Namun, kenyataan di Pamekasan menunjukkan sebaliknya. Sekolah sudah mengajukan, memenuhi syarat, tetapi tetap tidak mendapatkan bantuan.

”Tidak semua pengajuan itu diterima. Yang menentukan pihak pusat dan provinsi,” pungkas Rustam.

Tags: ChromebookDisdik PamekasanKemdikbudSMASMK
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version