• Terkini
  • Trending
  • Semua

Kasus Kekerasan Seksual di Pamekasan Belum Dapat Pendampingan

7 bulan lalu

Menyamar Pembeli Wanita Berparas Ayu Embat Gelang Emas di Toko Perhiasan Jakarta Pamekasan

5 jam lalu

Nelayan Pamekasan Merasa Diperas Rp 30 Juta dengan Tudingan Merusak Terumbu Karang di Sumenep

21 jam lalu

30 Koperasi Desa di Pamekasan Dapat Mobil Pickup dari PT Agrinas

22 jam lalu

Saat Keberangkatan Haji Arek Lancor Streril dari Kendaraan Pengantar Jemaah Haji

23 jam lalu

Calon Haji Lansia dan Disabilitas Pamekasan Dapat Pelayanan Khusus

1 hari lalu

Polres Pamekasan Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Proppo

2 hari lalu

BPS Pamekasan Buka Kesempatan Kerja untuk 1.109 Petugas Sensus Ekonomi

2 hari lalu

Satpol PP Pamekasan Tertibkan 300 Reklame Bermasalah

2 hari lalu

Modus Kulakan Solar untuk Ditimbun Polres Pamekasan Ciduk Pria asal Pasean

3 hari lalu

Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

3 hari lalu

Sejumlah Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Rawan Kebakaran saat El Nino

3 hari lalu
Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Mei 9, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Kriminal

Kasus Kekerasan Seksual di Pamekasan Belum Dapat Pendampingan

Dinas masih menunggu permintaan resmi karena lokasi kejadian di wilayah Sumenep

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
16 Oktober 2025
in Kriminal
14 0
0

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pamekasan, Munapik.

0
SHARES
144
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pamekasan mengungkapkan, hingga saat ini belum melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh warga asal Prenduan, Kabupaten Sumenep, berinisial W terhadap wanita asal Pamekasan. Diketahui aksi bejat tersebut dilakukan di kota asal korban.

Kepala DP3AKB Pamekasan, Munapik, menjelaskan bahwa pihaknya belum menerima permintaan pendampingan resmi, baik dari keluarga korban maupun pihak kepolisian. Kerena mekanisme pendampingan dilakukan menunggu koordinasi antar instansi.

“Pendampingan dari kami biasanya dimintakan secara resmi, bisa dari Polres atau langsung dari pihak korban. Kami masih menunggu dan terus memantau perkembangannya,” ujar Munapik, Rabu (16/10/2025).

Ia menegaskan, bentuk pendampingan yang diberikan DP3AKB lebih berfokus pada aspek psikologis korban, bukan pada proses hukum.

“Pendampingan kami lebih ke psikologinya, bukan hukumnya. Kalau belum ada permintaan, kami belum bisa masuk secara langsung, tetapi kami tetap pantau prosesnya,” ujarnya.

Munapik menambahkan, koordinasi lintas daerah penting dilakukan untuk memastikan setiap korban kekerasan mendapatkan perlindungan yang memadai.

“Kalau permintaan sudah masuk, kami siap turun langsung mendampingi korban,” katanya.

Selama tahun 2025, jelas Munapik, DP3AKB Pamekasan mencatat 15 kasus kekerasan terhadap perempuan yang telah mendapat pendampingan. Kasus tersebut meliputi kekerasan dalam rumah tangga (3 kasus), kekerasan fisik (1), psikis (2), seksual (3), penelantaran (3), eksploitasi (1), dan perceraian (2).

“Semua kasus yang sudah mendapat pendampingan adalah laporan yang secara resmi dimintakan kepada kami. Prinsipnya, kami bekerja berdasarkan koordinasi dengan aparat penegak hukum atau pihak korban,” kata Munafik.

Sementara itu, menurut keterangan Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, proses hukum terhadap kasus dugaan kekerasan seksual tersebut masih dalam tahap penyidikan sampai saat ini.

“Untuk kasus yang terjadi di Pamekasan dan penangkapan pelaku di Pragaan Sumenep ini, masih dalam taham pengumpulan berkas untuk naik ke proses berikutnya,“ jelasnya.

Tags: DP3AKBKekerasan SeksualPamekasanpolres Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version