• Terkini
  • Trending
  • Semua
Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

6 bulan lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

13 jam lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

1 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

1 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

3 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

3 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

3 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

3 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

4 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

4 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

4 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

5 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, April 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

Ongkus kuli garam tergantung harga garam. Jika garam mahal, ongkos mereka tak ada kenaikan. Justru saat garam murah, ongkos mereka turun.

oleh Taufiqur Rahman
13 Oktober 2025
in Ekonomi
11 1
0
Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

Arsimo, salah satu kuli angkut garam asal Desa Polagan, Kecamatan Galis, kabupaten Pamekasan. Lahan satu hektar, digarap bertiga dengan ongkos kuli Rp 200.000. (Foto: Taufiqur Rahman)

0
SHARES
122
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Keringat terus membasahi sekujur tubuh Sayuri. Matahari terik seakan tak terasa, karena ia ingin segera menuntaskan pekerjaannya. 1 hektar garam harus terangkut sebelum mentari kembali ke peraduannya. Bolak-bolak ia mengais garam ke dalam gerobaknya kemudian ia angkut ke dalam gudang yang letaknya tak jauh dari tambak garam.

Sayuri tak sendirian. Dua temannya, Arsimo dan Saman ikut bekerja mengangkut garam. Arsimo yang tak suka bajunya basah dengan keringat, memilih melepasnya. Cukup celana pendek dan topi combat melekat di tubuhnya.

Para kuli angkut garam itu, memulai mengais tumpukan garam yang sudah mengeras itu pukul 14.00 WIB. Cuaca di Dusun Candi Utara, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. mencapai 35 derajat selsius. Sangat panas untuk ukuran orang yang tak biasa berjemur di terik mentari.

Namun, bagi mereka teriknya mentari tak terasa demi upah Rp 200.000 yang dibutuhkan untuk mencukupi kehidupan keluarganya. Kuli angkut garam, pilihan nyata untuk menyambung hidup mereka.

“Mau kerja apa kalau orang pesisir seperti kami. Garam adalah kehidupan kami, walau kami hanya kuli angkut,” ujar Sayuri, awal pekan bulan Oktober ini.

Sayuri, salah satu kuli angkut garam asal Desa Polagan, Kecamatan Galis, kabupaten Pamekasan. Lahan satu hektar, digarap bertiga dengan ongkos kuli Rp 200.000. (Foto: Taufiqur Rahman)

Kuli angkut garam, bagi Sayuri masih lebih baik jika dibandingkan kuli bangunan. Untuk menghabiskan garam seluas satu hektar, cukup butuh 4 jam dibantu kedua temannya. Uang Rp 200.000 sudah di kantong.

Sedangkan kuli bangunan, butuh 8 jam untuk mendapatkan ongkos sebesar Rp 140.000.

“Secara pendapatan, ongkos kuli angkut garam lebih besar dibanding kuli bangunan. Namun, kerja kuli angkut garam harus ngoyo dan melawan terik matahari. Sedangkan kuli bangunan, agak sedikit santai,” imbuh Sayuri.

Saat ini, harga garam sedang mahal. Per ton mencapai Rp 1.800.000 untuk Kw 1. Namun, itu tak berpengaruh kepada para kuli angkut. Yang untung besar, tetap pemilik tambak garam. Ongkos kuli, tidak ada perubahan karena harga garam mahal. Justru ketika harg garam murah, ongkos mereka ikut turun.

“Kalau garam murah, ongkos turun. Kalau garam mahal, tetap Rp 200.000 per hektar untuk tiga orang,” terang Sayuri.

Saman, salah satu kuli angkut garam asal Desa Polagan, Kecamatan Galis, kabupaten Pamekasan. Lahan satu hektar, digarap bertiga dengan ongkos kuli Rp 200.000. (Foto: Taufiqur Rahman)

Tahun ini, cuaca sedang tidak berpihak kepada petani garam dan petani tembakau. Orang Madura menyebutnya Nambere’ Raket atau kemarau basah. Produksi garam tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Pendapatan kuli angkut juga menurun.

“Tahun-tahun sebelumnya, bulan Mei sudah panen garam sampai November. Tahun ini tak menent, tiba-tiba malam hari hujan sehingga garam yang sudah waktunya panen, jadi cair lagi,” ujar Saman, kuli angkut garam lainnya.

Meskipun ongkos kuli angkut garam tergolong tinggi, namun belum sebanding dengan tingginya harga kebutuhan bahan pokok yang terus melambung. Para kuli angkut garam, tak cukup biaya untuk menabung untuk kebutuhan mereka di masa depan, terutama untuk kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

“Kebutuhan pokok sekarang serba mahal. Uang Rp 100.000, dibawa ke pasar hanya cukup dibelanjakan untuk kebutuhan sehari saja. Susah bagi kami menyisihkan uang untuk menabung sekadarnya,” ungkap Saman.

Tags: Kabupaten PamekasanKuli Angkut GaramMaduraPT GaramPulau Garam
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version