• Terkini
  • Trending
  • Semua
Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

12 bulan lalu

Disperindag Pamekasan Layani Perajin Batik dengan Penerbitan NIB Gratis

2 hari lalu

Layanan Data Kependudukan Wilayah Barat Pamekasan Diluncurkan di Kecamatan Proppo

2 hari lalu

Bupati Kholilurrahman Tegaskan Warga Sakit Kritis Langsung ke RS Pembayaran Belakangan

2 hari lalu

MTQ XXXII Pamekasan Ditutup, 807 Peserta Disiapkan Menuju Jawa Timur

2 hari lalu

Pekan Budaya akan Semarakkan Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Cek Bantuan Aspal Jalan Swadaya Bermanfaat

3 hari lalu

537 Buruh PT Jawara Internasional Pamekasan Terima BLT DBHCHT

3 hari lalu

Perubahan APBD Pamekasan 2026 Fokus Jalan, Jembatan, dan Layanan Kesehatan

4 hari lalu

3 Tim Peneliti UIN Madura Lolos Pendanaan Riset Indonesia Bangkit 2026

4 hari lalu

Santri PP SABAR Pamekasan Bakal Studi ke China Dalami Kemajuan Teknologi

4 hari lalu

Serapan Garam Pamekasan Baru 54 Persen, Stok 9.310 Ton Masih Tersimpan

5 hari lalu

MTQ XXXII Pamekasan Resmi Dibuka, Bupati: Al-Qur’an Harus Hadir dalam Kehidupan

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, September 27, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

Ongkus kuli garam tergantung harga garam. Jika garam mahal, ongkos mereka tak ada kenaikan. Justru saat garam murah, ongkos mereka turun.

oleh Taufiqur Rahman
13 Oktober 2025
in Ekonomi
11 1
0
Kuli Angkut Garam Bertaruh Nasib dengan Musim

Arsimo, salah satu kuli angkut garam asal Desa Polagan, Kecamatan Galis, kabupaten Pamekasan. Lahan satu hektar, digarap bertiga dengan ongkos kuli Rp 200.000. (Foto: Taufiqur Rahman)

0
SHARES
123
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Keringat terus membasahi sekujur tubuh Sayuri. Matahari terik seakan tak terasa, karena ia ingin segera menuntaskan pekerjaannya. 1 hektar garam harus terangkut sebelum mentari kembali ke peraduannya. Bolak-bolak ia mengais garam ke dalam gerobaknya kemudian ia angkut ke dalam gudang yang letaknya tak jauh dari tambak garam.

Sayuri tak sendirian. Dua temannya, Arsimo dan Saman ikut bekerja mengangkut garam. Arsimo yang tak suka bajunya basah dengan keringat, memilih melepasnya. Cukup celana pendek dan topi combat melekat di tubuhnya.

Para kuli angkut garam itu, memulai mengais tumpukan garam yang sudah mengeras itu pukul 14.00 WIB. Cuaca di Dusun Candi Utara, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. mencapai 35 derajat selsius. Sangat panas untuk ukuran orang yang tak biasa berjemur di terik mentari.

Namun, bagi mereka teriknya mentari tak terasa demi upah Rp 200.000 yang dibutuhkan untuk mencukupi kehidupan keluarganya. Kuli angkut garam, pilihan nyata untuk menyambung hidup mereka.

“Mau kerja apa kalau orang pesisir seperti kami. Garam adalah kehidupan kami, walau kami hanya kuli angkut,” ujar Sayuri, awal pekan bulan Oktober ini.

Sayuri, salah satu kuli angkut garam asal Desa Polagan, Kecamatan Galis, kabupaten Pamekasan. Lahan satu hektar, digarap bertiga dengan ongkos kuli Rp 200.000. (Foto: Taufiqur Rahman)

Kuli angkut garam, bagi Sayuri masih lebih baik jika dibandingkan kuli bangunan. Untuk menghabiskan garam seluas satu hektar, cukup butuh 4 jam dibantu kedua temannya. Uang Rp 200.000 sudah di kantong.

Sedangkan kuli bangunan, butuh 8 jam untuk mendapatkan ongkos sebesar Rp 140.000.

“Secara pendapatan, ongkos kuli angkut garam lebih besar dibanding kuli bangunan. Namun, kerja kuli angkut garam harus ngoyo dan melawan terik matahari. Sedangkan kuli bangunan, agak sedikit santai,” imbuh Sayuri.

Saat ini, harga garam sedang mahal. Per ton mencapai Rp 1.800.000 untuk Kw 1. Namun, itu tak berpengaruh kepada para kuli angkut. Yang untung besar, tetap pemilik tambak garam. Ongkos kuli, tidak ada perubahan karena harga garam mahal. Justru ketika harg garam murah, ongkos mereka ikut turun.

“Kalau garam murah, ongkos turun. Kalau garam mahal, tetap Rp 200.000 per hektar untuk tiga orang,” terang Sayuri.

Saman, salah satu kuli angkut garam asal Desa Polagan, Kecamatan Galis, kabupaten Pamekasan. Lahan satu hektar, digarap bertiga dengan ongkos kuli Rp 200.000. (Foto: Taufiqur Rahman)

Tahun ini, cuaca sedang tidak berpihak kepada petani garam dan petani tembakau. Orang Madura menyebutnya Nambere’ Raket atau kemarau basah. Produksi garam tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Pendapatan kuli angkut juga menurun.

“Tahun-tahun sebelumnya, bulan Mei sudah panen garam sampai November. Tahun ini tak menent, tiba-tiba malam hari hujan sehingga garam yang sudah waktunya panen, jadi cair lagi,” ujar Saman, kuli angkut garam lainnya.

Meskipun ongkos kuli angkut garam tergolong tinggi, namun belum sebanding dengan tingginya harga kebutuhan bahan pokok yang terus melambung. Para kuli angkut garam, tak cukup biaya untuk menabung untuk kebutuhan mereka di masa depan, terutama untuk kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

“Kebutuhan pokok sekarang serba mahal. Uang Rp 100.000, dibawa ke pasar hanya cukup dibelanjakan untuk kebutuhan sehari saja. Susah bagi kami menyisihkan uang untuk menabung sekadarnya,” ungkap Saman.

Tags: Kabupaten PamekasanKuli Angkut GaramMaduraPT GaramPulau Garam
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version