• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pebecak di Pamekasan Malu Pakai Becak Listrik

Pebecak di Pamekasan Malu Pakai Becak Listrik

1 tahun lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

2 jam lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

6 jam lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

1 hari lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

2 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

2 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

3 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

3 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

3 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

4 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

4 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, September 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Pebecak di Pamekasan Malu Pakai Becak Listrik

Ketiadaan fasilitas pengisian daya (charging station) di area pangkalan jadi sebab tidak beroperasi

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
22 Juli 2025
in Ekonomi
15 1
0
Pebecak di Pamekasan Malu Pakai Becak Listrik

Pebecak Pamekasan saat menerima bantuan becak listrik. Mereka malu menggunakan becak listrik karena banyak pebecak lainnya yang tidak menerima bantuan sehingga mereka memilih untuk memarkir becak listrik di rumahnya.

0
SHARES
156
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Bantuan becak listrik yang diserahkan di Pamekasan melalui program pemerintah pusat dan Yayasan Gerakan Sosial Nasional (YGSN), belum sepenuhnya berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Sebagian besar unit yang seharusnya menopang aktivitas ekonomi tukang becak, justru mangkrak di rumah-rumah penerima.

Hasil pemantauan di sejumlah titik seperti Pasar Sore dan Kolpajung memperlihatkan minimnya unit becak listrik yang beroperasi.

Samhari, tukang becak engkol asal Blumbungan yang biasa mangkal di Pasar Sore, mengaku belum pernah melihat becak listrik beroperasi di kawasan itu.

“Belum ada yang narik pakai becak listrik di sini. Katanya sih gak kuat bawa belanjaan berat ibu-ibu,” ujar Samhari, Selasa (22/7/2025).

Namun pernyataan ini dibantah oleh Ketua YGSN Pamekasan, Azmi. Ia menegaskan bahwa kapasitas becak listrik sebetulnya cukup kuat untuk digunakan mengangkut beban.

“Dari uji coba, becak listrik mampu menopang beban hingga 80 kilogram. Jadi bukan soal tenaga. Tapi lebih kepada fasilitas dan kondisi sosial,” jelas Azmi saat ditemui kemarin.

Menurutnya, kendala utama justru terletak pada ketiadaan fasilitas pengisian daya (charging station) di area pangkalan. Sejumlah pebecak memilih menyimpan becak di rumah lantaran tidak bisa mengisi daya di tempat umum.

“Beberapa penerima mengaku tidak enak hati terhadap teman-temannya yang belum dapat. Akhirnya, becaknya hanya dipakai untuk keperluan pribadi atau disimpan di rumah,” ungkap Azmi.

Ia menambahkan, salah satu penerima becak listrik yang ditemui di sekitar Monumen Arek Lancor juga mengaku lebih banyak menyimpan becaknya di rumah.

“Belum saya pakai narik. Bingung mau ngecas di mana, terus kalau jalan sendiri, kasihan teman-teman yang masih pakai becak engkol,” ujarnya.

Melihat situasi ini, YGSN saat ini tengah mengupayakan penyediaan titik pengisian daya di lokasi-lokasi strategis dan mengajukan tambahan unit agar distribusi lebih merata.

“Kalau fasilitas pendukung terpenuhi dan distribusinya adil, kami yakin becak listrik akan lebih optimal mendukung penghasilan para tukang becak,” pungkas Azmi.

Program becak listrik semestinya menjadi solusi transportasi ramah lingkungan sekaligus peningkatan ekonomi mikro. Namun tanpa dukungan infrastruktur dan pendekatan sosial yang matang, bantuan ini dikhawatirkan hanya berhenti sebagai proyek simbolis.

Tags: becak listrikPamekasantukang becakYGSN
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version