PAMEKASAN, MADURANET – Pembangunan 2 rumah unit oleh Bawang Mas Center (BMC) telah tuntas dikerjakan. Kedua rumah itu, masing-masing milik Karim Saputra, di Desa Trasak dan rumah milik Hatima di Desa Konang, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.
Dua rumah tersebut dimulai pekerjaannya pada minggu pertama bulan Juli 2025. Pembina BMC, Haji Khairul Umam dan KH. Abbas Muhammad Rofii turun langsung melakukan peletakan batu pertama di Desa Konang.
Azif Mawardi, Kordinator Bidang Pembangunan Rumah BMC menjelaskan, pembangunan rumah dilakukan tiap minggu 2 kali. Pembangunan tersebut dilakukan dengan cara survei terlebih dahulu, dengan memperhatikan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh BMC.
“Untuk tahap awal ini, pembangunan rumah tidak layak huni diprioritaskan untuk keluarga anak yatim dan yatim piatu,” ujar Azif Mawardi kepada Maduranet, Selasa (22/7/2025).
Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan ini menambahkan, setelah dua pembangunan rumah itu tuntas, maka akan segera bergeser ke daerah yang lain yang sudah disurvei oleh tim.
“Yang sudah disurvei di Desa Poto’an dan Desa Larangan Slampar,” ungkap Azif.
BMC sendiri, sudah membangun lebih 1.000 rumah sejak BMC berdiri pada tahun 2022 lalu. Program bedah rumah tidak layak huni ini, merupakan program untuk membantu Presiden RI Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan di Madura. Secara bertahap, program ini akan dilaksanakan di 4 kabupaten di Madura.
“Harapan kami, selama beberapa tahun ke depan tidak ada lagi rumah kumuh di Pamekasan khususnya dan Madura secara umum,” kata Haji Her, sapaan Haji Khairul Umam.













