• Terkini
  • Trending
  • Semua
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

1 tahun lalu

Peringati Tahun Baru Islam Bupati Pamekasan Ajak Warga Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

2 jam lalu

PMII Desak Penutupan Tambang Galian C Ilegal di Pamekasan

7 jam lalu

RSUD Smart Pamekasan Bangun Ruang Operasi Baru dan Tambah 10 Unit Hemodialisis

1 hari lalu

Investor Asal Yordania Tertarik Kembangkan Kerja Sama Pendidikan dan Wisata di IBS PKMKK Pamekasan

2 hari lalu

Guru di Pamekasan Boleh Libur tapi Wajib Piket Bergantian

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Kebut Penetapan 121 Kepala Sekolah Definitif

2 hari lalu

Demam Piala Dunia 2026 Menjalar ke Pesisir Pamekasan Madura

3 hari lalu

9 Kapus di Pamekasan Masih Berstatus Plt, Pemkab Targetkan Tahun Ini Definitif

3 hari lalu

Bupati Sidak RSUD Smart, Nilai Pelayanan Sudah Baik dan Minta Evaluasi Dilakukan Berkala

3 hari lalu

1.384 Jemaah Pamekasan Raih Predikat Haji Pemkab Ajak Mereka Jadi Teladan Masyarakat

5 hari lalu

DBHCHT Pamekasan Turun 50 Persen, BLT 2026 Hanya Cukup untuk Buruh Rokok

5 hari lalu

Guru ASN Tetap Masuk Meskipun Liburan

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juni 25, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

Petani silahkan menanam seperti tahun kemarin. Soal harga, hukum pasar yang akan berlaku

oleh Muchsin Rasyid
20 April 2025
in Ekonomi
23 0
0
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh
0
SHARES
233
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Munculnya pernyataan dari Chief Executive Officer (CEO) PT Bawang Mas Grup, H Khairul Umam, yang mengimbau petani tembakau di Madura, agar pada musim tanam tembakau 2025 ini mengurangi jumlah tanaman. Hal itu lantaran persediaan tembakau di pabrik sedang penuh. Imbauan itu, sebaiknya tidak perlu ditanggapi dengan panik.

Sebab pernyataan Khairul Umam, yang juga Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) itu, sebatas imbauan.

“Kalau petani mau tetap menanam tembakau dengan luas lahan seperti tahun sebelumnya silakan. Mau mengurangi juga tidak apa-apa. Karena keuntungan dan kerugiannya ditanggung petani sendiri,” ujar Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pamekasan, Samukrah, kepada Maduranet, Minggu (20/4/2025).

Sampai saat ini APTI belum mendengar informasi dari pabrikan besar mengenai stok tembakau di pabrik. Beda dengan Haji Her, sapaan akrab Khairul Umam, karena H Her merupakan pengusaha tembakau yang bisa jadi selama ini lebih sering berkomunikasi dengan pabrikan besar. Sehingga mendapat informasi jika persediaan tembakau di pabrikan masih banyak.i

“Tinggi rendahnya harga tembakau itu, selain karena faktor iklim yang bagus juga karena faktor permintaan dan penawaran. Jika jumlah barang yang ditawarkan banyak, sementara permintaan sedikit, maka harganya bisa turun,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini pemerintah pusat menggalakkan program swasembada pangan. Tentu bagi lahan yang bukan kawasan tidak berpotensi untuk ditanami tembakau, jangan dipaksakan ditanami tembakau. Terutama di dataran rendah, apakah air cukup atau berlebih.

“Kalau saya sebagai petani, musim tanam tembakau tahun ini tetap akan menanam dengan jumlah seperti tahun kemarin,” kata Samukrah.

Begitu juga, bagi petani yang selama ini biasa tanam tembakau terutama lahannya yang memang berpotensi bagus untuk tembakau dan iklim bagus, silakan tanam. Namun tetap melihat kondisi lahan di lapangan.

“Misalnya tetangga kanan kirinya sudah tanam padi, sementara lahan miliknya berada di lokasi di tengah-tengah, pastinya berisiko. Karena padi membutuhkan banyak air. Sedang tembakau butuh airnya sedikit. Dan bila dipaksakan, bila di sekitarnya sudah banyak yang tanam padi, sementara tetap tanam tembakau, makau kualitas tembakaunya rusak dan bisa memicu konflik,” ungkapnya.

Samukrah berharap, musim tanam tembakau yang akan berlangsung antara Mei hingga Juni minggu ketiga, iklimnya bagus dan pabrik membeli sesuai dengan harapan petani dengan harga yang ditawarkan pabrikan di atas break even point (BEP).

“Semoga harga tembakau tahun sama dengan harga pada 2024, yang merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah. Jika tidak, minimal sama dengan harga tembakau pada 2023,” papar Samukrah.

Tags: APTIBawang MasCuacaPabrik TembakauStok TembakauTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version