• Terkini
  • Trending
  • Semua
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

1 tahun lalu

Menyamar Pembeli Wanita Berparas Ayu Embat Gelang Emas di Toko Perhiasan Jakarta Pamekasan

28 detik lalu

Nelayan Pamekasan Merasa Diperas Rp 30 Juta dengan Tudingan Merusak Terumbu Karang di Sumenep

15 jam lalu

30 Koperasi Desa di Pamekasan Dapat Mobil Pickup dari PT Agrinas

17 jam lalu

Saat Keberangkatan Haji Arek Lancor Streril dari Kendaraan Pengantar Jemaah Haji

17 jam lalu

Calon Haji Lansia dan Disabilitas Pamekasan Dapat Pelayanan Khusus

1 hari lalu

Polres Pamekasan Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Proppo

2 hari lalu

BPS Pamekasan Buka Kesempatan Kerja untuk 1.109 Petugas Sensus Ekonomi

2 hari lalu

Satpol PP Pamekasan Tertibkan 300 Reklame Bermasalah

2 hari lalu

Modus Kulakan Solar untuk Ditimbun Polres Pamekasan Ciduk Pria asal Pasean

3 hari lalu

Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

3 hari lalu

Sejumlah Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Rawan Kebakaran saat El Nino

3 hari lalu
Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Mei 9, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

Petani silahkan menanam seperti tahun kemarin. Soal harga, hukum pasar yang akan berlaku

oleh Muchsin Rasyid
20 April 2025
in Ekonomi
23 0
0
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh
0
SHARES
233
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Munculnya pernyataan dari Chief Executive Officer (CEO) PT Bawang Mas Grup, H Khairul Umam, yang mengimbau petani tembakau di Madura, agar pada musim tanam tembakau 2025 ini mengurangi jumlah tanaman. Hal itu lantaran persediaan tembakau di pabrik sedang penuh. Imbauan itu, sebaiknya tidak perlu ditanggapi dengan panik.

Sebab pernyataan Khairul Umam, yang juga Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) itu, sebatas imbauan.

“Kalau petani mau tetap menanam tembakau dengan luas lahan seperti tahun sebelumnya silakan. Mau mengurangi juga tidak apa-apa. Karena keuntungan dan kerugiannya ditanggung petani sendiri,” ujar Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pamekasan, Samukrah, kepada Maduranet, Minggu (20/4/2025).

Sampai saat ini APTI belum mendengar informasi dari pabrikan besar mengenai stok tembakau di pabrik. Beda dengan Haji Her, sapaan akrab Khairul Umam, karena H Her merupakan pengusaha tembakau yang bisa jadi selama ini lebih sering berkomunikasi dengan pabrikan besar. Sehingga mendapat informasi jika persediaan tembakau di pabrikan masih banyak.i

“Tinggi rendahnya harga tembakau itu, selain karena faktor iklim yang bagus juga karena faktor permintaan dan penawaran. Jika jumlah barang yang ditawarkan banyak, sementara permintaan sedikit, maka harganya bisa turun,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini pemerintah pusat menggalakkan program swasembada pangan. Tentu bagi lahan yang bukan kawasan tidak berpotensi untuk ditanami tembakau, jangan dipaksakan ditanami tembakau. Terutama di dataran rendah, apakah air cukup atau berlebih.

“Kalau saya sebagai petani, musim tanam tembakau tahun ini tetap akan menanam dengan jumlah seperti tahun kemarin,” kata Samukrah.

Begitu juga, bagi petani yang selama ini biasa tanam tembakau terutama lahannya yang memang berpotensi bagus untuk tembakau dan iklim bagus, silakan tanam. Namun tetap melihat kondisi lahan di lapangan.

“Misalnya tetangga kanan kirinya sudah tanam padi, sementara lahan miliknya berada di lokasi di tengah-tengah, pastinya berisiko. Karena padi membutuhkan banyak air. Sedang tembakau butuh airnya sedikit. Dan bila dipaksakan, bila di sekitarnya sudah banyak yang tanam padi, sementara tetap tanam tembakau, makau kualitas tembakaunya rusak dan bisa memicu konflik,” ungkapnya.

Samukrah berharap, musim tanam tembakau yang akan berlangsung antara Mei hingga Juni minggu ketiga, iklimnya bagus dan pabrik membeli sesuai dengan harapan petani dengan harga yang ditawarkan pabrikan di atas break even point (BEP).

“Semoga harga tembakau tahun sama dengan harga pada 2024, yang merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah. Jika tidak, minimal sama dengan harga tembakau pada 2023,” papar Samukrah.

Tags: APTIBawang MasCuacaPabrik TembakauStok TembakauTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version