• Terkini
  • Trending
  • Semua
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

1 tahun lalu

Perubahan APBD Pamekasan 2026 Fokus Jalan, Jembatan, dan Layanan Kesehatan

18 jam lalu

3 Tim Peneliti UIN Madura Lolos Pendanaan Riset Indonesia Bangkit 2026

20 jam lalu

Santri PP SABAR Pamekasan Bakal Studi ke China Dalami Kemajuan Teknologi

22 jam lalu

Serapan Garam Pamekasan Baru 54 Persen, Stok 9.310 Ton Masih Tersimpan

2 hari lalu

MTQ XXXII Pamekasan Resmi Dibuka, Bupati: Al-Qur’an Harus Hadir dalam Kehidupan

2 hari lalu

Sepak Bola Bupati Cup Pamekasan Siap Digelar 30 September

2 hari lalu

P-APBD Pamekasan 2026: Pendapatan Naik Rp 63,8 Miliar, Defisit Tinggal 48 Persen

3 hari lalu

Haji Her Serap Garam Petani Madura

3 hari lalu

MTS Kyai Mudrikah Kembang Kuning Reformulasi Kurikulum

4 hari lalu

Petani Garam Pamekasan Tahan Stok, Harga Diprediksi Naik Menjelang Akhir Musim

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Minta 103 Pejabat Baru Tak Sekadar Ganti Posisi, tetapi Ubah Cara Kerja

5 hari lalu

Mutasi Gelombang III Bupati Pamekasan Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, September 24, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

Petani silahkan menanam seperti tahun kemarin. Soal harga, hukum pasar yang akan berlaku

oleh Muchsin Rasyid
20 April 2025
in Ekonomi
23 0
0
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh
0
SHARES
233
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Munculnya pernyataan dari Chief Executive Officer (CEO) PT Bawang Mas Grup, H Khairul Umam, yang mengimbau petani tembakau di Madura, agar pada musim tanam tembakau 2025 ini mengurangi jumlah tanaman. Hal itu lantaran persediaan tembakau di pabrik sedang penuh. Imbauan itu, sebaiknya tidak perlu ditanggapi dengan panik.

Sebab pernyataan Khairul Umam, yang juga Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) itu, sebatas imbauan.

“Kalau petani mau tetap menanam tembakau dengan luas lahan seperti tahun sebelumnya silakan. Mau mengurangi juga tidak apa-apa. Karena keuntungan dan kerugiannya ditanggung petani sendiri,” ujar Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pamekasan, Samukrah, kepada Maduranet, Minggu (20/4/2025).

Sampai saat ini APTI belum mendengar informasi dari pabrikan besar mengenai stok tembakau di pabrik. Beda dengan Haji Her, sapaan akrab Khairul Umam, karena H Her merupakan pengusaha tembakau yang bisa jadi selama ini lebih sering berkomunikasi dengan pabrikan besar. Sehingga mendapat informasi jika persediaan tembakau di pabrikan masih banyak.i

“Tinggi rendahnya harga tembakau itu, selain karena faktor iklim yang bagus juga karena faktor permintaan dan penawaran. Jika jumlah barang yang ditawarkan banyak, sementara permintaan sedikit, maka harganya bisa turun,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini pemerintah pusat menggalakkan program swasembada pangan. Tentu bagi lahan yang bukan kawasan tidak berpotensi untuk ditanami tembakau, jangan dipaksakan ditanami tembakau. Terutama di dataran rendah, apakah air cukup atau berlebih.

“Kalau saya sebagai petani, musim tanam tembakau tahun ini tetap akan menanam dengan jumlah seperti tahun kemarin,” kata Samukrah.

Begitu juga, bagi petani yang selama ini biasa tanam tembakau terutama lahannya yang memang berpotensi bagus untuk tembakau dan iklim bagus, silakan tanam. Namun tetap melihat kondisi lahan di lapangan.

“Misalnya tetangga kanan kirinya sudah tanam padi, sementara lahan miliknya berada di lokasi di tengah-tengah, pastinya berisiko. Karena padi membutuhkan banyak air. Sedang tembakau butuh airnya sedikit. Dan bila dipaksakan, bila di sekitarnya sudah banyak yang tanam padi, sementara tetap tanam tembakau, makau kualitas tembakaunya rusak dan bisa memicu konflik,” ungkapnya.

Samukrah berharap, musim tanam tembakau yang akan berlangsung antara Mei hingga Juni minggu ketiga, iklimnya bagus dan pabrik membeli sesuai dengan harapan petani dengan harga yang ditawarkan pabrikan di atas break even point (BEP).

“Semoga harga tembakau tahun sama dengan harga pada 2024, yang merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah. Jika tidak, minimal sama dengan harga tembakau pada 2023,” papar Samukrah.

Tags: APTIBawang MasCuacaPabrik TembakauStok TembakauTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version