• Terkini
  • Trending
  • Semua

Warga Desa Pandan Kecamatan Galis Tertipu Pemasangan Air Bersih PDAM

3 jam lalu

Bea Cukai Madura Musnahkan 21,7 Juta Batang Rokok Ilegal

1 jam lalu

Empat Truk Diduga Rokok Ilegal Masuk Kantor Bea Cukai Madura Wartawan Dilarang Meliput

18 jam lalu

Bupati Pamekasan Targetkan 121 Kepala Sekolah Definitif Dilantik Agustus 2026

1 hari lalu

Museum Madilaras Kenalkan Alat Pertanian Tradisional kepada Pelajar, Disdik: Jangan Lupakan Peradaban Masa Lalu

2 hari lalu

Lima Tahun Tekuni Penangkaran Bibit, Pemuda Pamekasan Jaga Kemurnian Tembakau dengan Kerudung

2 hari lalu

Dua SD di Pamekasan Raih Program Nasional Kemendikdasmen

2 hari lalu

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

3 hari lalu

Semua Fraksi DPRD Pamekasan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

3 hari lalu

Harapan Hidup Sutiyama dalam Anyaman Selembar Tikar

3 hari lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

4 hari lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

4 hari lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 30, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Warga Desa Pandan Kecamatan Galis Tertipu Pemasangan Air Bersih PDAM

Krisis air bersih yang melanda Desa Pandan selepas pergantian kepala desa memaksa sebagian warga beralih menjadi pelanggan PDAM. Namun, seorang warga mengaku harus membayar dua kali untuk satu sambungan air setelah proses pengurusan melalui perantara tak kunjung membuahkan hasil.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
30 Juli 2026
in Peristiwa
10 0
0

Shafiuddin tertunduk di teras rumah, sembari menceritakan pengalamannya, Kamis (30/7/2026).

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Air bersih menjadi barang mahal bagi Shafiuddin, warga Dusun Capak, Desa Pandan, Kabupaten Pamekasan, yang berprofesi serabutan. Bukan karena tarifnya, melainkan ongkos yang harus ia keluarkan untuk memperoleh satu sambungan air ke rumahnya.

Ia mengaku telah membayar biaya pemasangan hingga dua kali. Totalnya Rp 4 juta. Padahal, warga lain yang mendaftar bersamanya hanya sekali membayar.

Persoalannya, berawal setelah saluran air bersih yang selama ini digunakan warga terputus seusai pemilihan kepala desa. Menurut Shafiuddin, banyak warga kemudian memilih beralih menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan.

Pada Oktober 2025, ia bersama dua warga lainnya, menyerahkan uang masing-masing Rp 2 juta kepada seorang aparat Desa Pandan, Taufik Haryono, untuk mengurus pemasangan sambungan PDAM.

“Katanya akan diurus sampai terpasang,” ujar Shafiuddin saat ditemui, Kamis (30/7/2026).

Menurut dia, uang dari ketiga warga itu kemudian diserahkan kepada seorang oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) berinisial D. Oknum D disebut memiliki akses untuk mengurus pemasangan sambungan saluran PDAM.

Namun, bulan demi bulan berganti tanpa kejelasan. Sampai tujuh bulan, tak ada pemasangan pipa maupun informasi mengenai kelanjutan proses tersebut.

Shafiuddin menuturkan, warga lain sempat meminta penjelasan kepada D. Namun jawabannya hanya berjanji bahwa pemasangan segera dilakukan.

“Karena tak kunjung ada pemasangan jaringan, Desember 2025, saya memutuskan mendatangi kantor PDAM di Kecamatan Galis untuk mengajukan pemasangan secara resmi. Saya keluarkan biaya lagi,” ungkapnya.

Kali ini prosesnya berjalan cepat. Setelah pembayaran dilakukan, petugas PDAM memasang sambungan air ke rumahnya.

“Saya terpaksa bayar lagi  Rp 1.350.000, karena air memang dibutuhkan setiap hari,” katanya.

Kejanggalan baru muncul beberapa bulan kemudian. Pada April 2026, dua warga yang mendaftar bersamaan dengan Shafiuddin melalui jalur pertama, justru mendapatkan sambungan PDAM tanpa diminta membayar ulang.

“Infonya, pembayaran yang pertama itu tidak disetor ke PDAM. Raib entah kemana,” tuturnya heran.

Fakta itu membuat Shafiuddin menduga uang Rp 2 juta yang ia serahkan pada Oktober 2025, sebenarnya telah masuk dalam proses administrasi pemasangan. Hanya saja, karena tak kunjung ada kepastian, ia lebih dulu mengajukan permohonan baru melalui jalur resmi. Akibatnya, ia menjadi satu-satunya warga yang mengeluarkan biaya dua kali untuk satu sambungan air.

Shafiuddin berharap PDAM Pamekasan menelusuri aliran dana pembayaran pertama, yang ia setor melalui perantara tersebut. Ia berharap uang sebesar Rp 2 juta dapat dikembalikan, apabila memang tercatat sebagai pembayaran yang sah.

Saat dikonfirmasi, Taufik Haryono tidak menjawab substansi pertanyaan mengenai uang pendaftaran tersebut.

“Saya masyarakat biasa, coba tanyakan ke PDAM,” katanya.

Ia kemudian menambahkan, kalau mau tahu semua tentang PDAM, dirinya akan buka. Tapi sebelumnya pihak PDAM harus memperbaiki semua pipa di Kecamatan Galis.

Hingga berita ini ditulis, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan Samsul Arifin belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum memperoleh respons.

Tags: Administrasi PDAMAir BersihKabupaten PamekasanPDAM PamekasanPemerintah kabupaten PamekasanPotret rakyat kecil
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version