PAMEKASAN, MADURANET – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, menyalurkan bantuan benih jagung dan padi kepada 959 kelompok tani sepanjang 2026.
Bantuan tersebut diproyeksikan mendukung musim tanam Oktober, dengan sasaran lahan padi dan jagung seluas 13.630 hektare.
Kepala DKPP Pamekasan, Almarah Sugandi, menyampaikan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan kelompok tani, yang diajukan sebelumnya. Penyaluran dilakukan bertahap sesuai jenis komoditas dari bulan Juni dan ditargetkan selesai bulan ini.
“Untuk jagung sudah tersalurkan pada bulan Juni, sedangkan benih padi disalurkan pada Agustus dan September,” kata Gandi, Selasa (29/9/2026).
Benih padi menjadi alokasi terbesar dengan 661 kelompok tani sebagai penerima. Dia memberitahukan, DKPP menyalurkan 255.050 kilogram benih varietas Inpari 32 untuk lahan seluas 10.202 hektare, yang seluruhnya dipersiapkan menghadapi jadwal tanam Oktober 2026.
Sementara itu, lanjut Gandi, 298 kelompok tani menerima 51.420 kilogram benih jagung varietas RSA002. Bantuan tersebut mencakup lahan seluas 3.428 hektare, dan telah direalisasikan lebih awal pada Juni hingga Juli 2026.
Gandi menjelaskan, jumlah benih yang diterima setiap kelompok tidak sama karena disesuaikan dengan luas lahan dan jumlah anggota kelompok tani.
“Jumlahnya tergantung luas lahan dan jumlah anggotanya, termasuk varietasnya juga berbeda-beda,” katanya.
Ia berharap bantuan benih tersebut mampu memperkuat kesiapan petani memasuki musim tanam sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pamekasan.













