PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan, Kholilurrahman menyoroti ketidakhadiran dua Camat pada saat penutupan MTQ XXXII di taman Arek Lancor, Pamekasan, Kamis (24/9/2026). Kedua Camat tersebut masing-masing Camat Galis; Syaifurrahman dan Camat Batumarmar; Nur Arifin.
Ketidakhadiran kedua Camat tersebut, terungkap saat Bupati memanggil satu persatu 13 Camat, sebelum menyampaikan sambutan dan arahan penutupan MTQ. Hanya kedua Camat tersebut yang tidak tampak berdiri di jajaran kursi undangan para pejabat. Sedangkan 11 Camat lainnya, hadir dengan seragam batik MTQ yang sudah disiapkan oleh panitia.
Bupati Kholilurrahman mengatakan, dirinya berprasangka baik kepada kedua Camat yang tidak hadir tersebut. Mereka kemungkinan memiliki tugas yang lebih penting dari sekadar hadir acara penutupan MTQ.
“Saya husnu dzan saja kepada kedua Camat yang tidak hadir. Mudah-mudahan karena uzur. Terima kasih untuk yang tidak hadir,” ujar Kholilurrahman.
Menurutnya, kehadiran para pejabat dalam setiap kegiatan Pemkab, merupakan bentuk komitmen tinggi terhadap tugas-tugas yang sudah diamanatkan kepada pejabat tersebut.
“Saya ingin menjaga kekompakan bersama seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan. Jadi, mereka menjalankan tugas bukan karena paksaan, tetapi karena kesadaran dan tanggungjawab mereka sendiri,” imbuh Kholilurrahman.
Mantan anggota DPR RI ini mengungkapkan, memeriksa kehadiran setiap pejabat dalam beberapa kegiatan, sudah sering dilakukan. Tujuannya agar mereka memperhatian betul kegiatan yang dilakukan.
“Saya akan santun menyapa para pejabat. Saya ingin kehadiran para pejabat karena kesadaran, bukan karena tekanan, apalagi ancaman,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh pejabat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, berdasarkan kesadaran dan tanggungjawab.













