• Terkini
  • Trending
  • Semua

UIN Madura Tutup Tahun 2025 dengan Tambahan Dua Profesor Baru

10 bulan lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

10 jam lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

10 jam lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

12 jam lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

12 jam lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

13 jam lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

1 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

1 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

1 hari lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

1 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

2 hari lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Oktober 23, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

UIN Madura Tutup Tahun 2025 dengan Tambahan Dua Profesor Baru

Menag tekankan guru besar harus jadi mursyid

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
16 Desember 2025
in Pendidikan, Peristiwa
11 0
0

Achmad Muhlis bersama Mohamad Ali Al-Humaidy resmi dikukuhkan sebagai guru besar.

0
SHARES
113
VIEWS

PAMEKASAN,MADURANET — Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menutup akhir tahun 2025 dengan capaian akademik penting. Dua dosennya resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar rumpun ilmu agama oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar.

Kedua guru besar tersebut yakni Achmad Muhlis sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Pendidikan Islam dan Mohamad Ali Al-Humaidy sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Politik Islam.

Pengukuhan dilakukan melalui penyerahan Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode II Tahun 2025 yang digelar di Hall Room Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Banten, Senin (15/12/2025).

Dalam acara itu, Menag Nasaruddin Umar mengukuhkan total 116 profesor rumpun ilmu agama dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia. Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan bahwa jabatan Guru Besar tidak boleh dimaknai sebatas capaian akademik semata.

Menurut dia, gelar profesor merupakan amanah keilmuan dan moral yang menuntut tanggung jawab besar untuk membimbing umat.

“Seorang Guru Besar harus mampu melihat apa yang disampaikan dan siapa yang menyampaikan,” ujar Nasaruddin.

Ia menjelaskan, penguasaan Al-Qur’an juga tidak cukup dipahami hanya sebagai Kitabullah, tetapi harus dihayati sebagai Kalamullah agar ilmu yang diajarkan memiliki kedalaman spiritual dan mampu membentuk karakter.

Menag pun mengingatkan bahwa ilmu sejatinya adalah cahaya yang tidak dapat dilepaskan dari akhlak. Ia menekankan, cahaya ilmu tidak akan diberikan kepada orang yang mengabaikan nilai-nilai moral.

“Ilmu itu cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat,” katanya.

Lebih lanjut, Nasaruddin menekankan bahwa Guru Besar idealnya berperan sebagai mursyid, yakni figur teladan yang membimbing mahasiswa dan masyarakat, baik dalam aspek keilmuan maupun akhlak. Menurut dia, keberhasilan seorang profesor tidak hanya diukur dari publikasi ilmiah, tetapi juga dari keteladanan sikap dan perilaku.

Dalam pengembangan keilmuan di lingkungan PTKI, Menag mendorong penerapan metodologi khadari, yang diawali dengan proses tazkiyah sebelum ta’lim, agar ilmu tidak kering dari nilai-nilai spiritual.

Dengan tambahan dua guru besar baru di UIN Madura ini, maka jumlah guru besar menjadi 17 orang. Tambahan tersebut semakin memantapkan langkah kampus yang baru beralih status itu, untuk bersaing dengan kampus besar lainnya di Indonesia.

Tags: Guru BesarGuru besar UIN MaduraMenagMentri AgamaUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version