• Terkini
  • Trending
  • Semua

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

5 bulan lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

8 jam lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

13 jam lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

16 jam lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

1 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

2 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

2 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

2 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

2 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

3 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

3 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

3 hari lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, September 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

Kasus bermula dari tawaran kerja sama tambang, berujung laporan polisi setelah alat tak kunjung datang

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
18 April 2026
in Hukum
10 0
0

Dokumentasi penangkapan terlapor di Pertokoan wilayah Sumenep, Jumat (17/4/2026). (Arsip Polres Pamekasan)

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 1 miliar oleh mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, berinisial L, ternyata bermula dari tawaran kerja sama tambang material.

Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan mengungkap, peristiwa itu terjadi pada Desember 2022 di kediaman korban, inisial HW, di Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Yoyok Hardianto, menjelaskan awalnya tersangka mendatangi korban dan menawarkan kerja sama pemanfaatan lahan tambang untuk kebutuhan proyek di Kabupaten Sumenep.

“Terduga pelaku mengaku memiliki lahan yang bisa ditambang untuk dijadikan urukan proyek-proyek di Kabupaten Sumenep. Namun, terduga pelaku L beralasan tidak memiliki alat berat (excavator/big huge),” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Dalam pembicaraan tersebut, korban sempat menolak skema kerja sama alat. Namun, korban kemudian menawarkan untuk membeli alat berat secara mandiri.

“Pelapor awalnya menolak jika bentuknya kerja sama alat. Namun, pelapor menawarkan diri membeli alat berat secara pribadi. Terduga pelaku L setuju, lalu menyarankan agar membeli alat berat bekas (second) di Jakarta karena dinilai lebih murah, dan ia sendiri yang menyanggupi untuk membelikannya,” kata Yoyok.

Pihaknya menerangkan, sehari setelah kesepakatan itu, tersangka meminta korban mentransfer dana sebesar Rp 1 miliar. Uang tersebut kemudian dikirim ke rekening BCA atas nama H, yang disebut sebagai istri tersangka.

“Namun, setelah dana dikirim, alat berat yang dijanjikan tak kunjung terealisasi,” sahutnya.

Korban akhirnya melapor ke Polres Pamekasan pada 19 Januari 2023 karena mengalami rugi besar.

“Dalam proses hukum yang berjalan, tersangka sempat melakukan berbagai upaya hukum, termasuk gugatan ke Pengadilan Negeri Pamekasan hingga Mahkamah Agung, serta mengajukan praperadilan. Namun, seluruhnya berujung pada penetapan status tersangka yang dinyatakan sah secara hukum,” terang Yoyok.

Polisi menangkap tersangka pada Jumat (17/4/2026) di rumahnya setelah tersangka dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

“Upaya paksa ini kami lakukan karena tersangka tidak koperatif,” ujarnya.

Saat ini, tersangka telah ditahan di rumah tahanan Polres Pamekasan. Polisi juga mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Kami berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas,” kata Yoyok.

Tags: Eks DPRD SumenepMaterial tambangPamekasanPejabatPenipuanPPPSumenep
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version