• Terkini
  • Trending
  • Semua

Modus Stafsus Kapolri Pria Tipu Korban 500 Juta

7 bulan lalu

Menyamar Pembeli Wanita Berparas Ayu Embat Gelang Emas di Toko Perhiasan Jakarta Pamekasan

3 jam lalu

Nelayan Pamekasan Merasa Diperas Rp 30 Juta dengan Tudingan Merusak Terumbu Karang di Sumenep

19 jam lalu

30 Koperasi Desa di Pamekasan Dapat Mobil Pickup dari PT Agrinas

20 jam lalu

Saat Keberangkatan Haji Arek Lancor Streril dari Kendaraan Pengantar Jemaah Haji

21 jam lalu

Calon Haji Lansia dan Disabilitas Pamekasan Dapat Pelayanan Khusus

1 hari lalu

Polres Pamekasan Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Proppo

2 hari lalu

BPS Pamekasan Buka Kesempatan Kerja untuk 1.109 Petugas Sensus Ekonomi

2 hari lalu

Satpol PP Pamekasan Tertibkan 300 Reklame Bermasalah

2 hari lalu

Modus Kulakan Solar untuk Ditimbun Polres Pamekasan Ciduk Pria asal Pasean

3 hari lalu

Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

3 hari lalu

Sejumlah Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Rawan Kebakaran saat El Nino

3 hari lalu
Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Mei 9, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Kriminal

Modus Stafsus Kapolri Pria Tipu Korban 500 Juta

Polres Pamekasan ingatkan warga: Tidak ada jalur khusus masuk polri dengan uang

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
23 Oktober 2025
in Kriminal, Peristiwa
12 1
0

Ilustrasi

0
SHARES
125
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Seorang warga asal Kabupaten Pamekasan kehilangan uang Rp 500 juta setelah ditipu oleh seorang pria yang mengaku sebagai ajudan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Kasus ini diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pamekasan, yang berhasil menangkap pelaku berinisial MZ (55), warga Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan. Korbannya adalah ASH (35), warga Desa Lembung, Kecamatan Galis, Pamekasan.

Menurut Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi, MZ menipu korban dengan mengaku bisa membantu meloloskan adik korban dalam rekrutmen anggota Polri T.A 2025 melalui jalur khusus di Mabes Polri.

“Pelaku mengaku sebagai staf khusus Mabes Polri dan ajudan Kapolri. Ia meyakinkan korban bahwa bisa membantu proses penerimaan anggota Polri,” kata Jupriyadi, Rabu (22/10/2025).

Kasus bermula ketika adik korban gagal dalam seleksi penerimaan Polri di tingkat daerah pada Mei 2025. Dari situ, korban mencari jalan lain dan bertemu seseorang berinisial ALSA, yang mengaku memiliki kenalan di Mabes Polri.

“ALSA menjelaskan bahwa mempunyai kenalan di Mabes Polri (Pelaku inisial MZ) yang menurut ALSA pelaku merupakan staf khusus Mabes Polri dan pernah menunjukkan ID Card staf khusus Mabes Polri kepada ALSA,” ujar AKP Jupriadi.

Korban yang percaya kemudian mentransfer uang Rp 500 juta ke rekening pelaku melalui Bank Jatim Unit Larangan, Kecamatan Larangan, pada 30 Juni 2025. Namun, setelah berbulan-bulan, adik korban tidak juga diloloskan sebagai anggota Polri, dan uang itu tidak dikembalikan.

Merasa ditipu, karena adik korban tak kunjung diterima sebagai anggota Polri. Keluarga korban akhirnya melapor ke Polres Pamekasan.

“Kami segera menindaklanjuti laporan dan menangkap pelaku setelah dilakukan penyelidikan mendalam,” ujar Jupriadi.

AKP Jupriadi menegaskan, kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang mengaku bisa meloloskan calon anggota Polri dengan imbalan uang.

“Tidak ada jalur khusus masuk Polri. Semua seleksi dilakukan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” tegasnya.

Menurutnya, pelaku penipuan semacam ini sering memanfaatkan nama besar institusi dan jabatan publik untuk meyakinkan korban.

“Mereka bermain di sisi psikologis, menargetkan calon peserta yang pesimis atau tidak percaya diri,” ujarnya.

Atas perbuatannya, MZ dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Tags: Calo jadi PolisiMabes PolriPolisi T.A 2025polres Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version