• Terkini
  • Trending
  • Semua
Demonstrasi NGO Madura Diwarnai Makian kepada DPRD Pamekasan

Demonstrasi NGO Madura Diwarnai Makian kepada DPRD Pamekasan

1 tahun lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

1 jam lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

5 jam lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

6 jam lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

1 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

1 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

1 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

1 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

2 hari lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

2 hari lalu

Istri Kuli Bangunan Kabur Bawa Perhiasan Anaknya

3 hari lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

3 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, September 4, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Demonstrasi NGO Madura Diwarnai Makian kepada DPRD Pamekasan

Soroti pokir, hibah, hingga proyek jalan yang ditempatkan di luar Dapil dewan yang bersangkutan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
3 September 2025
in Peristiwa
15 0
0
Demonstrasi NGO Madura Diwarnai Makian kepada DPRD Pamekasan

Aksi demonstrasi Forum NGO Madura di depan kantor DPRD Pamekasan, menyikapi persoalan nasional dan Kabupaten Pamekasan, Rabu (3/9/2025).

0
SHARES
147
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum NGO Madura menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati dan DPRD Pamekasan, Rabu (3/9/2025).

Aksi ini menyoroti dugaan praktik korupsi, penyelewengan anggaran, dan penyalahgunaan program pokok-pokok pikiran (pokir) yang terjadi di DPRD Pamekasan.

Aksi dipimpin Abd Rahem, Abdus Marhaen, Abd Basid, M. Tosan, dan Zainal Erdogan. Mereka berangkat dari Monumen Arek Lancor dengan membawa mobil komando, pengeras suara, bendera Merah Putih, dan poster-poster bernada kritik.

Beberapa poster menuliskan tudingan keras, antara lain: “106 M untuk 70 Pokir dalam satu Dinas, Usut!”, “Awasi Penyelewengan Pokir 157 M, Hibah 121+170 M Tahun 2025”, serta “495 Pokmas Kejari Pamekasan Buta.”

Dalam orasi, Abd Rahem menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan. Mereka menuding, ada perbaikan jalan pejabat menggunakan APBD, sementara jalan warga harus diperbaiki dengan swadaya.

“Ini bentuk ketidakadilan. Jalan rakyat rusak dibiarkan, tapi jalan menuju rumah pejabat bisa mulus dengan anggaran daerah,” kata Abd Rahem.

Tak hanya bupati, DPRD Pamekasan juga menjadi sasaran kritik tajam. Massa menuding adanya praktik jual-beli proyek pokir dan pembagian alokasi yang tidak proporsional antar-daerah pemilihan. Bahkan, orator menggunakan bahasa kasar dengan menyebut “45 anggota DPRD otaknya isi kotoran”.

“Setiap anggota dewan boleh mengusulkan Pokir di luar Dapil. Kepalanya isi kotoran. Pokir itu hasil reses di Dapil masing-masing. Ini kok ada Pokir ditempatkan di daerah lain. Setelah itu, Ketua DPRD bicara seperti buang kotoran, boleh usulkan Pokir di luar Dapil,” kata Abdus Salam Marhaen.

Sekitar pukul 11.38 WIB, massa sempat ditemui oleh Asisten Administrasi Umum Pemkab Pamekasan, Akmalul Firdaus dan Kasatpol PP, Yusuf Wibiseno. Namun keduanya ditolak.

“Kami tidak mau ditemui siapa pun kecuali bupati dan ketua DPRD,” tegas Abdus.

Kekecewaan berlanjut ketika perwakilan massa masuk ke ruang kerja mencari keberadaan Bupati Pamekasan maupun Ketua DPRD. Namun, keduanya tidak ditemukan.

Sekitar pukul 11.50 WIB, massa melampiaskan kekecewaan dengan membakar ban bekas di depan kantor dewan. Api dan asap hitam sempat mengepul sebelum akhirnya aksi ditutup pada pukul 12.10 WIB.

Tags: Bupati PamekasandemontrasiDPRD PamekasankorupsiNang Neng NongNGO Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version