PAMEKASAN, MADURANET – Fasilitas di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pamekasan makin memprihatinkan. Atap gedung bocor, plafon ambruk, dan kerusakan lainnya tampak jelas di berbagai sudut atap bangunan. Bahkan, genangan air hujan menciptakan kolam di tengah gedung pelayanan itu.
Kondisi tersebut terungkap saat Maduranet meninjau langsung lokasi bersama Ilham Wahyudi, salah satu warga sekitar MPP. Ilham mengungkapkan, kerusakan MPP ini sebenarnya sudah lama terjadi dan tidak pernah ada perbaikan dari pemerintah.
“Ini rusaknya sudah sejak tahun 2023 sampai sekarang tidak kunjung diperbaiki. Bocornya parah, atapnya sudah bolong, di lantai atas itu ada kolam penampungan air hujan,” terang warga tersebut, Sabtu (5/7/2025).
Tak hanya itu, di beberapa bagian lain juga terlihat kaca jendela pecah dan atap luar gedung yang rusak. Bagian dalam di lantai dua juga tidak luput dari kerusakan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, Taufikurrachman, mengakui kondisi MPP yang sangat memprihatinkan. Ia menyebut faktor usia bangunan menjadi penyebab utamanya.
“Gedung ini memang sudah lama tidak dilakukan perawatan. Saat hujan, atap bocor, air menggenang di lantai atas, dan menyebabkan pelapukan di beberapa bagian,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler.
Pria yang juga Plt Kadiskomimfo Pamekasan ini memastikan, pemeliharaan gedung DPMPTSP dan Disdukcapil akan dilakukan tahun ini. Fokus utamanya tetap pada bagian atap yang menjadi sumber kerusakan.
“Insyaallah, tahun ini gedung ini akan dilakukan pemeliharaan, terutama bagian atap,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, perencanaan pemeliharaan sudah tuntas dan tinggal menunggu pelaksanaan.
“Perencanaannya sudah dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP). Mudah-mudahan pelaksanaan fisiknya bisa segera diselesaikan tahun ini,” tambahnya.
Meski begitu, lanjut Taufik, kerusakan tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas pelayanan. Semua pelayanan di Mall Pelayanan Publik tetap berjalan seperti biasa.
“Yang mengalami kerusakan di gedung depan (aula), pelayanan dibagian belakang. Jadi masyarakat tetap bisa kami layani dengan baik,” pungkasnya.













