• Terkini
  • Trending
  • Semua
Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

1 tahun lalu

57 CPNS Dilantik Bupati Pamekasan Berpesan Agar Maksimal Layani Masyarakat

18 jam lalu

Berangkat Sebelum Subuh, Pulang Membawa IPK 4,00

20 jam lalu

Anak Korban Pencabulan Ayah Kandung Lahir di Toilet

21 jam lalu

Cek Pembelian Tembakau Bupati Pamekasan Tidak Temukan Sampel Dibeli Berdasarkan Perda

1 hari lalu
Aktivis Perempuan Desak Penegakan Hukum Tegas atas Kasus Kekerasan Seksual di Pamekasan

Ayah di Pamekasan Setubuhi Anaknya Hingga Hamil dan Melahirkan

3 hari lalu

BPBD Pamekasan Respons Krisis Air Bersih di Tiga Dusun Desa Kertagenah Laok

4 hari lalu

Warga Desa Ketargenah Pamekasan Krisis Air Bersih, Satu Sumur Diperebutkan Tiga Dusun

5 hari lalu

Ajudan dan Bupati Pamekasan Bantah Isu Pemukulan

5 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Diduga Karena Pengaruh Sabu-Sabu Pemuda Bacok Pemuda

6 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Dipercaya Jalankan Program Ekonomi Mandiri

6 hari lalu

Pelaku yang Habisi Nyawa Anaknya Jadi Tersangka Namun Tak Ditahan

6 hari lalu

Bupati Pamekasan Upayakan Pilkades Digelar 2027

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Agustus 25, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

Besarnya banjir menyebabkan warga harus dievakuasi menggunakan tandu manual

oleh Muchsin Rasyid
8 Maret 2025
in Peristiwa
23 0
0
Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

Seorang Lansia dievakuasi oleh relawan untuk menghindar dari kepungan banjir. Foto : FRPB for Maduranet

0
SHARES
230
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Hujan lebat yang mengguyur Pamekasan di di siang hari, dengan durasi cukup lama dan intensitas tinggi, menyebabkan puluhan rumah di Kelurahan Gladak Anyar dan Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota, Pamekasan, terendam banjir dengan ketinggian antara 50 cm hingga 1 meter, Sabtu (8/3/2025).

Di antara rumah warga di Kelurahan Gladak Anyar yang terendam banjir itu, di Jl KH Amin Jakfar Gang III, Jl Sersan Mesrul Gang V. Kemudian di Jl Jembatan Baru Gang II, Gang IV dan Gang V. Di kelurahan ini terdapat sekitar 70 rumah warga yang terdampak banjir.

Sementara di Kelurahan Patemon, Gang II dan barat sungai juga terdampak yang menimpa 10 kepala keluarga.

“Saat banjir berlangsung, terdapat enam warga Gladak Anyar yang dievakuasi menggunakan tandu manual ke kantor kelurahan Gladak Anyar,” kata Chandra Kirana, Ketua Harian Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan.

Chandra mengakui, sehari sebelumnya, Jumat (7/3/2025), rumah beberapa rumah warga di Kelurahan Gladak Anyar dan Kelurahan Patemon, juga diterjang banjir. Sehingga belum selesai warga membersihkan lumpur sisa banjir itu, sekarang kembali dilanda banjir.

“Dan banjir kali ini karena hujan dengan intensitas tinggi dan debit air yang mengalir ke sungai tidak mampu ditampung, sehingga meluap menimpa rumah warga,”papar Chandra Kirana.

Amli, warga Jalan Jembatan Baru IV, RT 02/RW 06, Kelurahan Gladak Anyar, yang rumahnya terendam banjir, air masuk ke rumahnya pada Sabtu (8/3/2025), sekitar pukul 16.00. Kala itu, keluarganya dan beberapa tetangga sekitar sudah mengantisipasi lebih dulu datangnya banjir. Sehingga ketika kondisi sungai yang berjarak sekitar 15 dari rumahnya sudah meninggi, warga beramai-ramai memindahkan perabot rumah tangganya ke tempat yang lebih tinggi, seperti tempat tidur, kursi, lemari dan kulkas.

“Ketika adzan maghrib berkumandang, saya dan keluarga hanya makan mie instan goreng. Sebab untuk masak nasi dan sayur sudah tidak memungkinkan, karena kondisi rumah sudah terendam air sampai lutut. Untuk barang-barang ini, saya biarkan dulu di tempat yang tinggi, khawatir ada banjir susulan,” kata Amli, kepada MADURANET.

Menurut Amli, yang airnya mulai surut sekitar pukul 19.00, selama dua bulan pada 2025, sudah dua kali dilanda banjir. Ia berharap pada tahun ini, banjir tidak datang lagi.

“Kami berharap kepada pemerintah, secepatnya mencari solusi, bagaimana warga bisa terbebas dari banjir,” kata Amli, yang mendapatkan bantuan nasi bungkus dari dermawan.

Tags: BanjirGladak AnyarKelurahan PatemonPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version