• Terkini
  • Trending
  • Semua
Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

1 tahun lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

10 jam lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

1 hari lalu

Pamekasan Targetkan Produksi Tembakau Berkualitas di Musim 2026

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

2 hari lalu

Harga Beras dan Minyak Goreng di Pasar Kolpajung Ditemukan HET

2 hari lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

3 hari lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

3 hari lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

3 hari lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

4 hari lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

4 hari lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

Besarnya banjir menyebabkan warga harus dievakuasi menggunakan tandu manual

oleh Muchsin Rasyid
8 Maret 2025
in Peristiwa
23 0
0
Dua Hari Pamekasan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

Seorang Lansia dievakuasi oleh relawan untuk menghindar dari kepungan banjir. Foto : FRPB for Maduranet

0
SHARES
229
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Hujan lebat yang mengguyur Pamekasan di di siang hari, dengan durasi cukup lama dan intensitas tinggi, menyebabkan puluhan rumah di Kelurahan Gladak Anyar dan Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota, Pamekasan, terendam banjir dengan ketinggian antara 50 cm hingga 1 meter, Sabtu (8/3/2025).

Di antara rumah warga di Kelurahan Gladak Anyar yang terendam banjir itu, di Jl KH Amin Jakfar Gang III, Jl Sersan Mesrul Gang V. Kemudian di Jl Jembatan Baru Gang II, Gang IV dan Gang V. Di kelurahan ini terdapat sekitar 70 rumah warga yang terdampak banjir.

Sementara di Kelurahan Patemon, Gang II dan barat sungai juga terdampak yang menimpa 10 kepala keluarga.

“Saat banjir berlangsung, terdapat enam warga Gladak Anyar yang dievakuasi menggunakan tandu manual ke kantor kelurahan Gladak Anyar,” kata Chandra Kirana, Ketua Harian Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan.

Chandra mengakui, sehari sebelumnya, Jumat (7/3/2025), rumah beberapa rumah warga di Kelurahan Gladak Anyar dan Kelurahan Patemon, juga diterjang banjir. Sehingga belum selesai warga membersihkan lumpur sisa banjir itu, sekarang kembali dilanda banjir.

“Dan banjir kali ini karena hujan dengan intensitas tinggi dan debit air yang mengalir ke sungai tidak mampu ditampung, sehingga meluap menimpa rumah warga,”papar Chandra Kirana.

Amli, warga Jalan Jembatan Baru IV, RT 02/RW 06, Kelurahan Gladak Anyar, yang rumahnya terendam banjir, air masuk ke rumahnya pada Sabtu (8/3/2025), sekitar pukul 16.00. Kala itu, keluarganya dan beberapa tetangga sekitar sudah mengantisipasi lebih dulu datangnya banjir. Sehingga ketika kondisi sungai yang berjarak sekitar 15 dari rumahnya sudah meninggi, warga beramai-ramai memindahkan perabot rumah tangganya ke tempat yang lebih tinggi, seperti tempat tidur, kursi, lemari dan kulkas.

“Ketika adzan maghrib berkumandang, saya dan keluarga hanya makan mie instan goreng. Sebab untuk masak nasi dan sayur sudah tidak memungkinkan, karena kondisi rumah sudah terendam air sampai lutut. Untuk barang-barang ini, saya biarkan dulu di tempat yang tinggi, khawatir ada banjir susulan,” kata Amli, kepada MADURANET.

Menurut Amli, yang airnya mulai surut sekitar pukul 19.00, selama dua bulan pada 2025, sudah dua kali dilanda banjir. Ia berharap pada tahun ini, banjir tidak datang lagi.

“Kami berharap kepada pemerintah, secepatnya mencari solusi, bagaimana warga bisa terbebas dari banjir,” kata Amli, yang mendapatkan bantuan nasi bungkus dari dermawan.

Tags: BanjirGladak AnyarKelurahan PatemonPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version