• Terkini
  • Trending
  • Semua
Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer

Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer

5 tahun lalu

Menyamar Pembeli Wanita Berparas Ayu Embat Gelang Emas di Toko Perhiasan Jakarta Pamekasan

4 jam lalu

Nelayan Pamekasan Merasa Diperas Rp 30 Juta dengan Tudingan Merusak Terumbu Karang di Sumenep

19 jam lalu

30 Koperasi Desa di Pamekasan Dapat Mobil Pickup dari PT Agrinas

21 jam lalu

Saat Keberangkatan Haji Arek Lancor Streril dari Kendaraan Pengantar Jemaah Haji

21 jam lalu

Calon Haji Lansia dan Disabilitas Pamekasan Dapat Pelayanan Khusus

1 hari lalu

Polres Pamekasan Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Proppo

2 hari lalu

BPS Pamekasan Buka Kesempatan Kerja untuk 1.109 Petugas Sensus Ekonomi

2 hari lalu

Satpol PP Pamekasan Tertibkan 300 Reklame Bermasalah

2 hari lalu

Modus Kulakan Solar untuk Ditimbun Polres Pamekasan Ciduk Pria asal Pasean

3 hari lalu

Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

3 hari lalu

Sejumlah Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Rawan Kebakaran saat El Nino

3 hari lalu
Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Mei 9, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer

Kondisi global dan nasional, berkontribusi terhadap mengerasnya pemikiran akhir-akhir ini.

oleh Taufiqur Rahman
17 November 2020
in Pendidikan, Peristiwa
34 1
0
Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer
0
SHARES
348
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura, menyelenggarakan Seminar Nasional Daring, Selasa (17/11/2020). Kegiatan ini sebagai respon terhadap dinamika pemikiran keagamaan yang berkembang belakangan ini. Tema yang diusung yaitu, Visi Moderasi Beragama di Tengah Kontestasi Gerakan Islam Kontemporer.

Tiga narasumber dihadirkan dalam seminar daring ini, yakni Prof. Dr. Suyitno, M.Ag (Direktur Diktis Kemenag RI), Aceng Abdul Azis, M.Pd (Ketua Pokja Moderasi Beragama Kemenag RI), dan Dr. Kholid Syeirazi, M.Si (Sekjen ISNU).

Ketua Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura, Ahmad Fawaid dalam rilis tertulis yang diterima Maduranet menjelaskan, moderasi beragama menjadi pilihan tepat di tengah “mengerasnya” pemikiran dan tindakan beragama umat Islam yang dipicu oleh dinamika politik global di satu sisi, dan dinamika politik nasional di sisi yang lain.

“Kondisi global dan nasional, berkontribusi terhadap mengerasnya pemikiran akhir-akhir ini,” ujar Ahmad Fawaid.

Khalid Syeirazi, Sekjen ISNU menjelaskan, konsepsi moderatisme (wasathiyah) Islam, berdiri di tengah dua ekstremisme, ekstremisme liberal di satu sisi dan ekstremisme radikal-fundamentaslis di sisi yang lain.

Menurutnya, ekstrem liberal mendesak agama ke ranah privat dan melarang tempat bagi agama di ruang publik. Di sisi yang lain, ekstrem radikal bertolak dari asumsi bahwa Islam mengatur segalanya, termasuk tata negara, dengan petunjuk baku dan pasti.

“Dua kecenderungan ini tentu saja berbahaya. Bukan saja karena keduanya memiliki tingkat ektremitas yang tinggi, tetapi juga karena keduanya merasa benar pada dirinya masing-masing,” kata Khalid Syeirazi.

Karena itulah, diperlukan visi dan nalar moderasi beragama. Visi moderasi beragama ini diharapkan, sebagaimana diungkapkan Aceng Abdul Azis, bisa mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan, moral, dan watak sebagai ekspresi sikap keagaaman individu dan kelompok tertentu.

Selain itu, dengan visi moderasi beragama, diharapkan bisa terjadi keseimbangan dalam memahami ajaran agama. Sikap seimbang tersebut diekspresikan secara konsisten dalam memegangi prinsip ajaran agamanya, dengan mengakui keberadaan pihak lain, bukan saling menyalahkan satu dengan lainnya.

“Visi dan nalar moderasi ini meniscayakan agar kehadiran kita, baik dalam ucapan maupun tindakan, bisa membuat orang lain aman, nyaman, dan tentram selaras dengan pesan profetik, yaitu: al-muslimūn man salima al-muslimūna bilisānih wa yadih (Orang Islam adalah mereka yang membuat lainnya nyaman, aman, dan selamat dari ucapan dan tindakannya),” ungkap Ahmad Fawaid.

Tags: EkstrimismeIAIN MaduraradikalismeRumah moderasi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version